YoonHae Fanfics Library



[Chapter] Be My Partner (Part 1)

Author : Riana

Genre : [chapter 1] , Romantic Comedy

Cast : Yoona x Donghae x Seungri x Taeyeon

Rating : PG-13

Title : Be My Partner 

Part 1

The First Meet

Sinar sang surya yang menguasai pagi, memberikan kehangatan untuk tiap tangan-tangan manusia yang memulai harinya.  Seorang gadis berdiri dengan sepeda disampingnya, ia membuka telapak tangannya dan merasakan hangatnya matahari di tempat tinggal barunya.Seoul, sudah satu hari ia berada disana, berpisah dari kedua orang tua dan teman-teman baiknya.  Meninggalkan kampung halaman tercintanya, pulau Jeju. Tempat terindah yang pernah dilihatnya selama 18 tahun hidup di dunia ini.

Tiba-tiba saja lamunannya terhenti mendengar suara bising bis yang lewat. Beberapa siswa berlarian dan memasuki bis itu, berbeda dengan Yoon A. Ia mulai mengayuh sepedanya dengan hati-hati di tepian jalan raya menuju sekolah barunya. Terdengar lantunan lirik lagu dari bibir kecilnya, ia bernyanyi untuk menghilangkan bosannya pada keramaian jalan raya.

”Benar-benar keterlaluan, dia pergi lebih dulu tanpa menungguku. Bukankah biasanya saat di pulau Jeju kami selalu pergi bersama-sama.” Gerutunya mengingat sahabat dekatnya yang mendahuluinya sampai di sekolah baru.

Perlahan sepeda yang ditungganginya memasuki kawasan sekolah elite, ia mengayuh sepeda itu dengan santai, tiba-tiba sepeda itu melaju begitu saja menuruni tanjakan. Ia berusaha menghentikan sepeda itu dengan mengacak kedua remnya.

Disaat bersamaan seorang laki-laki, pakaiannya terlihat licin, aroma wangi tercium dari tubuhnya. Tapi dia terlihat berantakan, rambutnya tidak tertata rapi, tas pun tergantung disalah satu bahunya. Dasi yang tidak melingkar dengan teratur dan jas tidak dikancing seluruhnya. Membuatnya tampak seperti seorang berandalan, hanya saja dia keluar dari mobil mewah dimana empat orang yang tampak terlatih bela dirinya menjaga di sekelilingnya. Ia keluar dengan wajah sinisnya menatap sekolah yang mulai bosan padanya, bosan melihat keangkuhannya.

Sejenak laki-laki itu menghentikan langkahnya, salah seorang pesuruh menutup pintu mobil. ”Jangan lupa untuk tidak menjemputku hari ini, aku akan pulang bersama Tae Yeon. Paham!” Ucapnya mengingatkan kemudian melangkahkan kakinya menuju gerbang sekolah.

Tiba-tiba Yoon A melintas di depannya dan menabraknya. Dong Hae, sang tuan muda pun terjatuh, tampak goresan kecil di punggung telapak tangannya .

Tidak jauh dari mobil itu, Yoon A terjatuh di rerumputan hijau depan sekolah. Bersama sepedanya, ia terbaring disana dan tak kuasa untuk bangkit. Dong Hae lekas berdiri dibantu orang-orang suruhan orang tuanya, ia bangkit, sekejap wajah angkuhnya berubah marah. Ia menghampiri Yoon A, tubuhnya yang tinggi menutupi cahaya matahari yang menerpa wajah Yoon A.

Yoon A lekas berdiri sambil membersihkan seragam sekolahnya, dan bersiap menghadapi kemarahan Dong Hae yang semakin menggebu-gebu. ”Apa yang kau lakukan? Berani sekali menabrakku. Apa kau sudah bosan hidup?” Dong Hae lekas meluapkan kemarahannya.

”Maafkan aku. Aku tidak sengaja.” Yoon A memelas kasihan sambil menepuk bagian belakangnya.

”Dan lihat ini.” Dong Hae memperlihatkan luka di tangannya pada Yoon A.  ”Kau membuatku terluka.” Tukasnya.

Yoon A lekas meraih tangan itu dan mengamatinya, ”Goresan kecil seperti ini saja kau merengek seperti ini anak kecil. Apa kau laki-laki lemah yang cengeng seperti bayi?” Balas Yoon A sambil berkacak pinggang membalas Dong Hae yang terdengar membentaknya.

Terdengar mobil berhenti di sekitar mereka, beberapa murid pun mulai memperhatikan keributan yang meramaikan suasana pagi di hari pertama awal tahun ajaran. Terlihat sosok wanita anggun, pakaiannya yang rapi tampak mencerminkan kepribadiannya yang lembut. Aroma wangi pun tercium dari tubuhnya,  ia keluar dari mobil dan perlahan melangkah mencari tahu yang sedang terjadi.

Ia berdiri diantara kerumunan siswa yang hanya bisa menonton tanpa berniat untuk  melerai.

”Dasar kau!” Dong Hae yang semakin marah coba menahan emosinya.

”Dong Hae. Apa yang kau lakukan?” Seseorang diantara kerumunan siswa itu mengeluarkan suara lembutnya. Ia menerobos beberapa siswa yang berdiri di depannya dan mempelihatkan batang hidungnya. Ia tersenyum polos pada Dong Hae dan menghampirinya.

”Tae Yeon. Kau sudah tiba?” Dong Hae tampak terkejut. Sekejap sikap kasarnya berubah lembut dan penuh kehangatan, senyum mengembang dari bibirnya dan tertawa kecil.

”Apa yang terjadi? Kenapa kau ribut dengan gadis ini?” Tae Yeon terlihat bingung. Ia berdiri disamping Dong Hae.

”Tidak apa-apa.” Dong Hae coba menutupi.

”Benar-benar bermuka dua.” Gumam Yoon A dibalik dengusannya.

”Tadi gadis ini tanpa sengaja menabrakku.” Jelas Dong Hae terputus.

”Apa kau terluka?” Tae Yeon tampak khawatir dan lekas meraih tangan Dong Hae kemudian  mengamatinya.

”Hanya goresan kecil. Bukan masalah bagiku.” Dong Hae coba tegar.

”Syukurlah.” Tae Yeon lega. ”Lalu bagaimana denganmu?” Tae Yeon menatap Yoon A yang mendirikan kembali sepedanya.

”Aku tidak apa-apa. Sebaiknya kau urusi saja pacarmu yang cengeng itu.” Yoon A terdengar ketus. Ia lekas menjauh sembari menarik sepedanya.

Dong Hae lekas merautkan wajah kesalnya, ”Awas saja kalau bertemu lagi. Akanku beri pelajaran dia.” Batin Dong Hae bergumam.

”Apa maksud gadis itu?” Tae Yeon melirik Yoon A yang semakin jauh dan menghilang di balik tembok sekolah.

”Entahlah. Aku sendiri juga tidak mengerti apa yang dikatakan gadis itu.” Dong Hae kembali mengelak.

Tae Yeon lekas menyilangkan tangan di atas perutnya sambil mengernyitkan keningnya. Dong Hae lekas membalasnya dengan senyuman kecil.

Tampak beberapa siswa yang mulai memperhatikan keberadaan orang yang terasa asing bagi mereka. Yoon A terlihat mengacuhkan mereka dan terus melangkahkan kakinya kemudian memarkirkan sepeda yang bukan miliknya itu. Karena sepeda itu merupakan sepeda yang dipinjam dari sahabat terbaiknya,SeungRi. Seorang laki-laki yang menjadi temannya sejak kecil, dan sampai detik inipun mereka tak pernah terpisahkan.

Ia terlihat geram sambil mengingat wajah angkuh laki-laki pertama yang ditemuinya di sekolah. ”Benar-benar laki-laki itu, membuatku emosi saja.” Geramnya sambil memberi standar pada sepedanya.

Terdengar dari belakangnya, seseorang berlari ke arahnya sambil menyerukan nama lengkapnya. ”Jung Ryeon Ah!” Suara itu tak asing lagi baginya. Yoon A lekas berbalik dan bisa menebak siapa orang yang tampak selalu ceria itu. ”SeungRi. Dasar kau!” Geramnya kembali. Ia lekas memalingkan tubuhnya dan memasang wajah masamnya.

”Kemana saja kau? Berani sekali meninggalkanku seorang diri dan berangkat ke sekolah lebih dulu.” Tukas Yoon A sambil melototkan matanya.

”Siapa bilang aku meninggalkanmu? Aku mengantarkan pesanan orang terlebih dahulu, kemudian aku kembali ke kedai untuk menjemputmu. Tidak disangka kau malah pergi lebih dulu. Jadi sekarang siapa yang ditinggalkan seorang diri?” BantahSeungRiyang selalu memancarkan senyum ceria dan berprilaku bak malaikat.

”Begitukah? Aku tidak tahu entah siapa yang baru saja bicara marah-marah seperti tadi.” Yoon A lekas mengelak dan memalingkah wajahnya coba menghindariSeungRi.

”Tak perlu bersikap seperti itu. Aku sahabat terbaikmu, akan selalu menjagamu.”SeungRimerangkul Yoon A dan mengajaknya masuk menuju koridor sekolah.

Semuanya terjadi begitu saja, Yoon A yang bertemu dengan Dong Hae yang sangat keras kepala dan pemberontak. Ia tak menyukai kedua orang tuanya yang senang mencekal dan mengatur hidupnya, tetapi di balik semua itu ia merasa bahagia kareana Tae Yeon orang yang dijodohkan dengannya selalu menuntunnya memilih jalan yang terbaik.

KemudianSeungRiyang selalu menjadi orang di urutan ketiga yang dikagumi Yoon A setelah kedua orang tuanya yang berada jauh disana.

Yoon A, gadis sederhana. Di balik ketegarannya dalam menjalani hidupnya, ia seseorang yang sangat mudah menangis. Tapi dia tak pernah mempelihatkan air matanya di depan orang lain, bahkan sahabatnya sendiri. Dia lebih memilih mengurung diri di kamar dan berpura-pura sakit untuk menangisi hal terkecil sekalipun. Ia yang selalu berani melawan orang yang coba menindasnya, senang mengenakan rok mini berlapiskan celana jeans selutut dan kaos polos bersama sweater kesayangan yang sudah banyak dikoleksinya. Terakhir sesuatu yang mungkin akan abadi, jam tangan pemberian kedua orang tuanya di hari ulang tahunnya yang ke sepuluh, sekarang sudah hampir 8 tahun berlalu, tapi jam itu masih tetap dijaganya dengan baik dan terus saja dikenakannya meskipun warnya sudah mulai pudar.

Bersambung~



Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. Waa .. Cerita nya mereka masih sekolah ..
    Nuansa baru nie ..🙂

    Hae oppa senga’ bgt yagh .. Nyebelin .. Bru aja pertama kali ketemu,,udh buat ulah .. Tapi pasti ujung2 nya bakalan jatuh cinta tuh me Yoong eonni ..

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  2. * kim puput says:

    keren…

    | Reply Posted 4 years, 10 months ago
  3. * forest90 says:

    Annyeong😀
    Izin parkir di FF Yonhae mu ini chingu ^^
    Aku suka Haeppa..aku suka Yoong eonn
    apalagi kalau mereka bersatu kekkekeke

    Gomawo🙂

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  4. * achy says:

    ky meteor garden/bbf crt ny

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  5. * ChaEkha says:

    🙂

    | Reply Posted 4 years, 2 months ago
  6. * Evil queen says:

    Seru bgt ini ceritanya, jd penasaran. Feelnya dapet! Daebak buat auth0r.^^

    | Reply Posted 3 years, 8 months ago
  7. * naya rivera says:

    bagus. tp banyak typo…

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago
  8. * marshanda says:

    Bagus eon ffnya keren…… Seru nih klo bca YOONHAE FF yg lgi sekolah……keren and daebakk kok eon…. Mian ya eon bru bca ffnya 1 thn lbih tlah brlalu hehehe……

    | Reply Posted 3 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: