YoonHae Fanfics Library



[Chapter] Be My Partner (Part 4)

Author : Riana

Genre : [chapter 4] , Romantic Comedy

Cast : Yoona x Donghae x Seungri x Taeyeon

Rating : PG-13

Title : Be My Partner

Part 4

Jealousy

Perpustakaan, ukurannya mungkin 3 kali besarnya kelas. Disana terpasang 4 buah AC yang siap mendinginkan ruangan itu. Rak dan buku yang tertata rapi di susun berdasarkan jenis buku itu.

Suasananya yang tenang dan sejuk, seringkali membuat beberapa pengunjung tertidur dan lupa pada kelas berikutnya. Yoon A dengan teliti memperhatikan tiap judul buku untuk menemukan sejarah tentang negara lain. Ia yang masih bingung menentukan negara yang dipilihnya terus saja melangkah diantara rak buku.

Yoon A menghela napasnya, menemukan Dong Hae yang hanya duduk tenang membiarkannya bekerja. Ia bersantai membaca komik baru yang belum diselesaikannya. ”Apa bisa kau membantuku?” Tukas Yoon A.

”Tidak mau. Kau kerjakan saja sendiri.” Sambut Dong Hae dingin.

”Baiklah. Aku akan melakukannya sendiri, dan menyelesaikannya sendiri. Tapi jangan harap aku akan meletakkan namamu dalam laporan, karena hanya akan ada nama Jung Ryeon Ah saja di cover depan nantinya.” Tegas Yoon A mengakhiri pertengkaran kecilnya.

Dong Hae segera menutup komiknya dengan keras, membuat beberapa orang yang ada di dekatnya mengalihkan perhatian meliriknya. Ia lekas melangkah di antara buku yang tersusun.

Yoon A lekas tersenyum penuh kemenangan.

Tiba-tiba langkah Yoon A terhenti, ia terfokus pada pemandangan yang tidak ingin dilihatnya. Ia menemukan Tae Yeon dan Seung Ri yang berada di antara salah satu barisan rak. Tae Yeon yang terdengar tertawa kecil mendengar Seung Ri bergurau.

”Dan kau tau apa yang Ibu itu katakan pada anaknya?” Sela Seung Ri pada Tae Yeon.

Tae Yeon menggelengkan kepalanya.

”Pergilah anakku dan jangan kembali lagi sebelum kau temukan ayahmu. Katakan padanya aku menikah lagi dengan orang lain dan akan kembali bersamanya bila dia menemukan kainku yang dihilangkannya.” Sambung Seung Ri.

”Kau benar-benar sangat menyenangkan Seung Ri.” Ungkap Tae Yeon.

Perlahan Seung Ri mendekatkan dirinya ke arah Tae Yeon. Sejenak mata mereka saling memandang, Tae Yeon pun memejamkan matanya.

Yoon A segera berpaling, ”Jangan sampai Dong Hae melihat ini. Dia pasti akan marah besar.” Desis Yoon A gelisah.

Tak seperti dugaannya Seung Ri hanya mengambilkan kotoran kecil yang menempel di dekat mata Tae Yeon.  Tae Yeon lekas membalasnya dengan senyuman kecil.

Dong Hae lekas menghampiri Yoon A yang terbengong menatap buku-buku di depannya. ”Yoon A, ada apa? Apa kau sudah menemukan buku itu?”

”Sebaiknya lain kali saja.” Yoon A coba menjauhkan Dong Hae.

”Kenapa harus nanti, kalau sekarang bisa. Dengan begitu kita akan lebih cepat menyelesaikannya, dan aku pun tidak berlama-lama berada di dekat gadis pengacau sepertimu.” Sahut Dong Hae dan menyingkirkan bahu Yoon A yang menghalanginya, kemudian membungkuk dan mencari buku yang mereka perlukan.

Yoon A segera menengok ke belakang, ia tampak lega menemukan Tae Yeon dan Seung Ri yang sudah tak disana lagi. ”Syukurlah.” Yoon A bernapas lega.

”Kenapa?” Dong Hae tampak risih.

”Tidak apa-apa.” Jawab Yoon A singkat.

Terdengar seseorang dengan suara lembut memanggil dari arah samping mereka. ”Hai!” panggil orang itu.

Dong Hae dan Yoon A lekas mengalihkan perhatiannya dan mencari tahu pemilik suara indah itu. Ditemukan disana Tae Yeon bersama Seung Ri yang selalu saja terlihat memegangi buku besar.

Dengan santai Tae Yeon melangkah menghampiri mereka, ” Dong Hae, Yoon A. Apa yang kalian lakukan disini?” Sapa Tae Yeon hangat.

”Hai.” Sambut Yoon A sambil mengangkat tangannya.

Rautan wajah Dong Hae sekejap berubah cemberut mendapati Seung Ri yang terus saja bersama Tae Yeon. ”Tidak ada.” Sahut Dong Hae dingin.

”Kau sendiri?” Sela Yoon A.

”Aku sedang mengumpulkan buku untuk mengerjakan tugas kelompok yang diperintahkan bu Guru.” Jelas Tae Yeon.

Tiba-tiba saja Dong Hae menarik tangan Tae Yeon menjauh dari hadapan Yoon A. Mereka pun berlalu di hadapan Seung Ri begitu saja. ”Kau kembalilah ke kelas dulu.” Ucap Tae Yeon pada Seung Ri.

Yoon A segera melangkah menghampiri Seung Ri yang terbengong menatap kepergian Dong Hae yang dengan kasar menarik tangan Tae Yeon. Yoon A segera tersenyum tipis.

Beberapa siswa yang berada di sekitar koridor lekas mengalihkan perhatian mereka pada Dong Hae dan Tae Yeon. Ini kali pertamanya bagi mereka melihat pasangan yang tampak seperti sepasang suami istri itu terlihat bertengkar.

Mereka menaiki tangga menuju atap sekolah. Tampak langit yang mendung, entah kemana kecerahan hari itu. perlahan Dong Hae melemparkan tubuh Tae Yeon ke dinding dan melepaskan genggaman erat tangannya.

”Agh…” Tae Yeon merintih kesakitan. Ia mengelus pergelangan tangannya. ”Kau menyakitiku Dong Hae.” Desis Tae Yeon.

”Maafkan aku.” Dong Hae dengan nada bersalahnya.

”Kenapa kau bersikap sekasar ini padaku?” Gumam Tae Yeon.

”Aku hanya tidak suka melihatmu akrab dengan orang itu.” Ungkap Dong Hae.

”Kenapa? Apa kau cemburu?”

Dong Hae mengangguk pelan.

Tiba-tiba saja Tae Yeon menepuk pelan kepala Dong Hae, ”Bodoh. Kenapa kau harus cemburu? Aku dan dia hanya berteman, seperti dengan yang lain.” Jelas Tae Yeon sembari tertawa geli.

”Aku tahu kalian hanya berteman. Tapi aku tidak suka cara dia menatapmu.” Desah Dong Hae.

”Sudahlah. Kelak jangan bersikap seperti ini lagi.” Akhir Tae Yeon lembut kemudian meraih tangan Dong Hae.

Kantin sekolah, terlihat disana sebuah televisi untuk menghibur para pengunjung. Beberapa meja dengan kursi mengelilinginya khusus disiapkan untuk para siswa yang kelaparan. Seorang siswa berteriak memanggil pelayan, beberapa orang lagi menikmati makan siang mereka.

AC tidak diperlukan lagi untuk menyejukkan ruangan yang terbuka ini. Tempat yang strategis terletak di lantai dua, penghubung antara Aula terbesar dan koridor kelas 2, sangat memungkinkan banyak orang yang berlalu lalang didepannya atau mungkin singgah untuk makan disana.

Di salah satu meja, duduk Yoon A dan Seung Ri. Diletakkan Seung Ri buku yang dipinjamnya ke atas meja, kemudian meminum jus yang dipesannya.

Di hadapannya duduk Yoon A, ”Sepertinya kau dan Tae Yeon akrab sekali.” Yoon A mulai berbasa-basi.

”Dia gadis yang sangat baik. Tapi bagiku Yoon A tetap yang terbaik.” Sahut Seung Ri.

”Apa mungkin Seung Ri menyukai Tae Yeon?” Pikir Yoon A di balik matanya yang menatap Seung Ri. ”Sampai detik ini aku masih belum berani mengatakan padanya bahwa aku sangat mengaguminya, meskipun aku masih belum tahu ini perasaan suka atau bukan.” Batin Yoon A ragu. ”Meskipun begitu aku tetap tidak boleh kehilangan Seung Ri. Aku harus segera mengatakan padanya sebelum semuanya terlambat, benar aku harus mengatakan padanya.” Yoon A mengepalkan tangannya.

”Yoon A, ada apa?” Panggil Seung Ri yang bingung melihat tingkahnya.

”Tidak ada. Aku hanya memikirkan tentang…” Yoon A tampak bingung. ”Minuman ini.” Sambung Yoon A kemudian menghisap jus di hadapannya dengan sedotan. ”Sungguh sangat enak.” Yoon A bernapas lega.


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. Wa .. Hae oppa bisa gak yagh bersikap lembut kayak gt ma Yoong eonni nanti nya??
    Penasaran ..
    Penasaran ..
    Penasaran ..

    Ngacir dulu ya eonni ke part selanjutnya ..

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  2. * lili says:

    hehehe sukaaa bangey ama ni FF!!

    | Reply Posted 4 years, 10 months ago
  3. * ChaEkha says:

    1 kata :

    penasaran…..

    hehe..lanjuuut…🙂

    | Reply Posted 4 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: