YoonHae Fanfics Library



[Chapter] Complete (part 1)

Author : Cicirachma

Genre : Chapter, Romance

Cast : Yoona x Donghae

Rating : PG-15

Tittle : Complete

Complete

Part 1

“Kau mau kemana di hari libur seperti ini Yoong?” Tanya Siwon yang sedang asik duduk di kursi teras rumahnya sambil menikmati segelas espresso dan membaca koran pagi.

“Ah, iya aku lupa memberitahu oppa kalau mulai hari ini aku menjadi relawan untuk menjadi perawat di salah satu rumah sakit kanker anak. Aku ingin sekali membantu mereka.” Jawab Yoona dengan ekspresi wajah yang semangat dan ceria.

“Oh, begitu.” Sahut Siwon sambil menyeruput espressonya.

“Bolehkan oppa?” Tanya Yoona khawatir kalau kakak tersayangnya itu tidak mengijinkannya untuk menjadi relawan disana. Yah maklum saja keluarga mereka adalah keluarga kaya yang menurut orang-orang untuk apa susah payah bekerja kalau penghasilan orang tua mereka sudah bisa mencukupi segalanya, apalagi kali ini Yoona menjadi relawan yang sama sekali tidak dibayar.

“Tentu saja boleh Yoong. Masa aku tega sekali melarang adik kecilnya ini ingin melakukan sesuatu yang mulia.” Jawab Siwon sambil mengacak-acak lembut rambut Yoona.

“Aaaah, terimakasih banyak oppa. Kalau begitu aku berangkat ya, oh ya soal sarapan oppa tidak perlu khawatir nanti aku akan sarapan di kantin rumah sakit.” tanpa Siwon bertanya lagi tentang apakah adiknya itu sudah sarapan atau belum, Yoona sudah menjawab. Ya, Siwon saat ini sangat bertanggung jawab penuh untuk menjaga adiknya selama orang tuanya berada diUSAuntuk urusan bisnis.

Tanpa pikir panjang lagi, Yoona langsung menuju mobilnya. Sebelum berangkat Yoona menyempatkan membuka kaca mobil dan melambaikan tangannya pada Siwon yang berdiri di teras. “Dasar anak itu, semangatnya besar sekali.” Gumam Siwon sambil tersenyum.

Butuh waktu 1 jam waktu perjalanan yang ditempuh Yoona hingga sampai di rumah sakit. Tanpa mengulur waktu lagi Yoona bergegas memakirkan mobilnya, tapi sialnya tanpa sengaja ia malah menabrak mobil yang terpakir di belakang mobilnya.

“Ya Tuhan, bagaimana ini? Haiiiish, bodoh sekali kau Im Yoona bisa-bisa nya kau menabrak mobil orang. Dan sepertinya bemper belakang mobil orang itu penyok deh.” Yoona melihat ke spion mobilnya untuk mengecek keadaan mobil yang ada di belakangnya sambil menggigit-gigit bibirnya karena gelisah.

Dengan agak takut Yoona keluar dari mobilnya dan langsung memeriksa kerusakan mobil yang telah ia tabrak. Dan benar saja bemper mobil itu penyok serta meninggalkan bekas baretan yang lumayan banyak. “Ya Tuhan, bagaimana kalau orangnya tahu? Habislah aku. Bagaimana caranya aku bertanggung jawab dan mengganti kerusakannya ya? Si pemilik mobil ini tidak ada, masa aku harus menuggu di sini sampai pemilik mobilnya kembali? Kalau begitu aku masuk saja dulu ke dalam rumah sakit nanti kalau orangnya tahu dia pasti akan menungguku di sini untuk minta ganti rugi.”

Dengan mantap Yoona masuk ke rumah sakit itu dan langsung menuju tempat di mana dia akan merawat anak-anak nanti. Sesampainya disana, langkah Yoona terhenti di ambang pintu ketika dia melihat sosok seorang dokter muda yang sedang menghibur anak-anak pengidap kanker. Tanpa sadar Yoona terpesona dengan sosok dokter itu lalu dengan cepat ia sadar dan perlahan memasuki ruangan itu.

“Anyeonghaseyo.” Sapa Yoona sambil membungkukkan badan dan mengembangkan senyumnya.

“Ah, anyeonghaseyo.” Jawabnya sambil membungkukkan badannya.

“Sebelumnya maaf, anda siapa dan ada perlu apa? Mungkin saya bisa membantu.” Lanjutnya ramah.

“Im Yoona imnida, saya relawan yang akan membantu untuk merawat anak-anak di sini untuk beberapa bulan.” Jawab Yoona agak gugup.

“Oh, jadi kau orangnya. Mari aku perkenalkan pada anak-anak.”

Donghae akhirnya memperkenalkan Yoona pada mereka. Dan setelah perkenalan, Yoona sudah langsung bisa berbaur dengan mereka. Yoona mengajak mereka menyanyi, bermain, dan menceritakan sebuah dongeng sambil Yoona memperagakan tokoh dari cerita dongeng tersebut. Melihat hal itu Donghae merasa takjub, ia tak menyangka kalau Yoona dapat beradaptasi dengan cepat dan kelihatannya anak-anak pun senang dengan kehadiran Yoona.

Tak terasa waktupun sudah menunjukan pukul 6 sore dan itu artinya tugas Yoona sudah selesai untuk hari ini. Dan di hari pertamanya, dia sangat senang dan menikmati harinya untuk menjaga anak-anak yang kurang beruntung itu.

“Kau sudah mau pulang ya?” Tanya seseorang sambil menepuk bahu Yoona. Dan setelah Yoona menoleh dia agak terkejut mendapati yang memanggilnya itu adalah Donghae.

“Ah, iya dok. Dokter juga sudah mau pulang?” Tanya Yoona.

“Iya, karena jam kerja saya sudah selesai digantikan dengan dokter relawan lain.”

“Oooh begitu.”

“Oh ya mulai sekarang jangan panggil saya dengan sebutan dokter. Panggil saja Donghae.”

“Baiklah dok, ah maksudku Donghae.”

“Kau pulang naik apa dan dengan siapa?” Tanya Donghae lebih lanjut.

“Oh saya bawa mobil sendiri.”

“Wah kalau begitu ayo kita ke parkirannya bersama-sama saja.”

Sesampainya mereka di tempat parkir, Donghae terkejut mendapati bemper belakang mobilnya penyok dan lecet. Di saat yang bersamaan Yoona tak kalah terkejutnya saat mengetahui bahwa pemilik mobil yang ia tabrak tadi adalah mobil milik Donghae.

“Ja..jadi kau pemilik mobil ini?” Tanya Yoona gelagapan.

“Ya ini mobilku. Haiiish siapa pemilik mobil yang telah menabrak mobilku?”

“Aku minta maaf sekali Donghae.”

“Mengapa kau minta maaf? Kau salah apa?” Donghae pun bingung.

“Itu…enngg itu, itu mobilku yang menabraknya.” Jawab Yoona ketakutan.

“Tapi tenang aku pasti akan mengganti kerugian kerusakan mobilmu. Kau katakan saja padaku berapa. Aku akan bertanggung jawab. Kau hubungi saja aku ke nomor telefon ini.” Lanjut Yoona sambil memberikan kartu namanya pada Donghae.

“Oh jadi kau yang menabraknya. Ya sudah tidak apa-apa hanya rusak sedikit saja.” Donghae cukup terkejut mengetahui bahwa Yoona lah pelakunya.

“Tidak bisa begitu, aku harus tetap bertanggung jawab. Sekali lagi maafkan aku, aku tidak sengaja.”

“Ya sudah kalau itu maumu. Setelah aku ke bengkel aku akan memberitahukan padamu berapa biayanya. Sebenarnya kau tidak usah seperti ini, aku jadi tidak enak.”

“Harusnya aku yang tidak enak padamu, bagaimanapun aku tetap bersalah. Ya sudah kalau begitu sampai bertemu besok.” Pamit Yoona dan ia pun masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan tempat parkir itu.

Donghae pun tersenyum dan matanya pun terus memandang mobil Yoona hingga menghilang dari pandangannya.

“Gadis itu lucu sekali.” Gumam Donghae.

“Haaah apa yang kau pikirkan Hae, kau baru saja mengenalnya.” Katanya pada dirinya sendiri sambil memukul kepalanya pelan.

“Bagaimana? Kau sudah membawa mobilmu ke bengkelkan? Berapa harga kerugiannya?” Tanya Yoona di sela-sela waktu makan siangnya di kantin bersama Donghae.

“Oh itu, ya aku sudah membawanya ke bengkel, nanti aku berikan padamu bon biayanya. Sebenarnya kalau kau tidak menggantinya juga tidak masalah, kau kan tidak sengaja menabrak mobilku.” Jawab Donghae sambil menikmati jus jeruknya.

“Tidak apa kok, ini memang kesalahanku karena aku tidak hati-hati. Oh ya, kau sangat menyukai anak-anak ya? Aku juga sangat menyukai anak-anak. Aku senang sekali bermain bersama mereka dan melihat mereka tertawa aku merasa sangat bahagia, rasanya dunia ini damai kalau melihat mereka tertawa.” Cerita Yoona sambil memasang ekspresi wajah yang sangat ceria. Terlihat jelas dari senyumnya yang lepas.

“Aku sangat menyukai anak-anak karena mereka itu sangat lucu dan kau tahu? Rasa lelahku bisa hilang seketika saat aku melihat wajah mereka.” Donghae juga menceritakan mengapa ia menyukai anak-anak dengan semangat dan tantu saja dengan senyum indahnya.

Tidak terasa, waktu istirahat makan siang selesai. Mereka memutuskan untuk kembali menunaikan tugasnya. Sesampainya mereka di kamar anak-anak dirawat, mereka bertemu dengan seorang wanita memakai pakaian dokter juga. Dan itu membuat Donghae terkejut sekaligus senang.

“Kau? Kenapa bisa ada di sini?” Tanya Donghae pada wanita cantik berambut panjang itu.

“Kau? Donghae? Aku dipindah tugaskan di tempat ini. Aku tidak menyangka bertemu lagi denganmu di sini. Apa kabarmu, Donghae?” balas wanita itu tak kalah terkejutnya.

“Aku baik-baik saja. Oh iya, Yoona perkenalkan ini Jessica. Dan Jessica, ini Yoona.” Donghae memperkenalkan mereka satu sama lain.

“Im Yoona.” Yoona memperkenalkan dirinya sambil membungkukkan badannya.

“Jung Jessica.” Jessica menyambutnya dengan ramah.

Donghae dan Jessica asik mengobrol sambil mengawasi anak-anak. Yoona yang merasa kehadirannya mengganggu kebersamaan mereka memutuskan untuk menyibukkan dirinya dengan mengajak anak-anak bermain. Yoona sendiri tidak mengerti apa yang sedang terjadi pada dirinya saat ini, walaupun Yoona sudah menyibukkan dirinya dengan anak-anak tapi tetap saja pikirannya selalu tertuju pada Donghae yang terlihat senang sekali bertemu dengan Jessica.

“Apa aku cemburu?” pikirnya. Dan tidak lama kemudian ia menepis pikirannya itu.

“Ah mana mungkin aku menyukai Donghae dan aku merasa cemburu dengan kebersamaan Donghae dan Jessica. Kau ini ada-ada saja Yoona.” Batinnya.

“Noona… noona.. noona!” panggil salah satu anak sambil menepuk-nepuk bahu Yoona.

“Ah iya ada apa?” Yoona pun akhirnya tersadar dari lamunannya.

“Kau kan tadi sedang bercerita pada kami semua, kanapa tiba-tiba noona diam dan tidak melanjutkan ceritanya? Apa kau sakit noona?”

“Aaah tidak noona tidak apa-apa. Baiklah kita lanjutkan ceritanya ya. Tadi sampai mana ceritanya?”

Suasana kembali normal. Yoona berusaha menepis apa yang ia rasakan, ia sendiripun bingung sebenarnya perasaan apa ini?

“Dokter Jessica. Sudah mau pulang?” Tanya Yoona segera saat ia melihat Jessica sedang berjalan di koridor rumah sakit.

“Iya, aku mau pulang sekarang. Kau jugakan? Kau pulang dengan siapa?” Tanya Jessica balik pada Yoona. Yoona belum sempat menjawab pertanyaan Jessica, dari kejauhan tempat mereka berdiri terlihat Donghae yang berlari-lari kecil sambil memanggil nama Jessica.

“Sudah kubilangkankau tunggu aku di ruangan tadi. Aku mencarimu Sica.”

“Mianhae, tadinya aku berniat menelfonmu, kalau aku menunggumu di parkiran saja.” Lanjut Jessica sedikit merasa bersalah.

“Kalau begitu aku pamit duluan ya. Sampai jumpa.” Pamit Yoona segera dan menuju parkiran.

Saat Yoona sudah di dalam mobil dan bergegas meninggalkan tempat itu, ia tidak sengaja melihat ke arah kaca spion, terlihat disana pantulan sosok Donghae dan Jessica. Donghae membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan Jessica masuk. Melihat kejadian itu Yoona merasa di dalam lubuk hatinya ada suatu perasaan cemburu menyelimuti hatinya saat ini. Yoona lekas menepis pikirannya. Yoona menyadari, ia dan Donghae baru saja saling kenal sedangkan Donghae lebih dulu mengenal Jessica pastilah Donghae lebih nyaman jika berada di dekat Jessica dibanding berada di dekatnya.

Keesokan harinya, sesampainya Yoona di rumah sakit ia melihat Donghae sedang duduk sendirian di kursi koridor rumah sakit.

“Donghae, kau sedang apa di sini? Kau melamun ya?” Tanya Yoona yang sudah berdiri di hadapan Donghae.

“Oh Yoona, kau sudah tiba. Aku sedang ingin duduk saja di sini.” Jawab Donghae sekenanya.

“Kalau dilihat dari wajahmu, kau sedang memikirkan sesuatu ya? Ya sudah kalau kau tidak mau cerita. Aku ke dalam dulu ya.”

Di saat Yoona sudah masuk ke ruangan anak-anak berada, Donghae berpikir tidak ada salahnya kalau ia menceritakan apa yang ada di pikirannya saat ini pada Yoona. Toh, Donghae percaya kalau Yoona adalah seseorang yang baik. Maka dari itu Donghae pun memutuskan untuk mengajak Yoona sekedar untuk jalan-jalan sore dan menceritakan apa yang sedang dipikirkannya setelah pulang dari rumah sakit nanti.

“Yoona, hari ini kau bawa mobil? Emmm aku berniat untuk mengajakmu pergi, yah sekedar untuk makan atau jalan-jalan sore.” Ajak Donghae saat Yoona bergegas untuk pulang.

“Oh, kebetulan aku tidak bawa mobil hari ini, tadi aku naik taxi ke sini. Kau mau mengajakku kemana?”

“Ayo ikut aku.” Tanpa pikir panjang Donghae lekas menarik pergelangan tangan Yoona untuk ikut dengannya ke sebuah restoran favoritnya.

Menerima perlakuan seperti itu dari Donghae, entah mengapa Yoona merasa senang. Dan tanpa sadar wajah Yoona bersemu merah.

Sesampainya mereka di restoran, Yoona dan Donghae menikmati minuman yang telah mereka pesan.

“Yoona, kau mau mendengarkan ceritakukan?” setelah beberapa menit hanya sebuah keheningan yang tercipta akhirnya Donghae membuka obrolan.

“Ya, tentu saja aku akan mendengarkan ceritamu. Kau mau bicara soal apa?”

“Ini tentang…. Jessica.”

Mendengar hal itu Yoona agak sedikit tersedak.

“Yoona, kau tidak apa-apakan?” Tanya Donghae khawatir.

“Ah tidak apa-apa. Kau lanjutkan saja ceritamu.”

“Sebenarnya aku dan Jessica itu adalah mantan kekasih. Dan sepertinya aku ingin kembali dengannya.”

Yoona saat ini amat sangat terkejut dan di saat yang bersamaan Yoona merasa hatinya sedih mendengar kata-kata jika Donghae ingin kembali pada Jessica.

“Lalu?” Tanya Yoona lebih lanjut, ekspresinya ia buat sebisa mungkin terlihat biasa saja di depan Donghae.

“Ya, sebenarnya kemarin waktu aku pulang bersamanya aku telah mengutarakan niatku untuk kembali padanya. Tapi, dia menolakku. Alasannya adalah karena ia telah dijodohkan dengan laki-laki, anak dari rekan kerja ayahnya.”

“Kau masih mencintainya?”

“Tentu saja, kalau aku sudah tidak mencintainya aku tidak akan mengajaknya untuk kembali padaku.”

“Aku mengerti perasaanmu. Tapi kalau kau memaksakan perasaanmu padanya bukan tidak mungkin Jessica akan menjauhimu karena kau menuntut untuk kembali padanya. Biarkan saja semuanya berjalan seperti apa adanya sekarang. Yang penting kau masih bisa berkomunikasi dengan baik dengan Jessica.”

“Ya, kau benar. Terima kasih ya, aku sudah lega sekarang karena bisa berbagi cerita denganmu. Kapan-kapan kalau aku mengajakmu pergi lagi, kau mau ya?”

“Tentu saja.” Jawab Yoona dengan senyum tersungging di wajah cantiknya.

Semakin hari seiring berjalannya waktu Donghae dan Yoona semakin dekat. Setiap hari mereka pulang bersama dari rumah sakit, tidak jarang pula Donghae sesekali menjemput Yoona ke rumahnya untuk pergi bersama ke rumah sakit. Karena hal itu pula Siwon sering meledek Yoona kalau Yoona dan Donghae seperti orang berpacaran. Sudah hampir lima bulan Yoona menjadi relawan untuk merawat anak-anak di rumah sakit dan selama itu pula kebersamaan Yoona dan Donghae terjalin. Yoona mengerti tidak seharusnya ia menyalah artikan kebersamaannya bersama Donghae sekarang, ia tahu kalau hubungannya dengan Donghae hanyalah sebatas sahabat tidak lebih dari itu, Donghae masih menyimpan rasa pada Jessica dan masih berharap bisa kembali padanya.

“Yoong, karena kita sudah akrab bagaimana kalau kau memanggilku dengan sebutan Oppa? Aku ingin sekali ada yang memanggilku dengan sebutan itu, sudah lama aku tidak mendengarnya. Kau maukan?” Tanya Donghae tiba-tiba.

“Kau ingin kupanggil dengan sebutan Oppa? Hmmmm.. bagaimana ya? Tapi ada syaratnya.”

“Syarat? Apa syaratnya?”

“Kau harus mengajakku ke taman hiburan dulu dan mentraktirku makan. Bagaimana setuju?”

“Hanya itu? Baik, sekarang juga aku akan mengajakmu ke Lotte World dan mentraktirmu makan apapun yang kau mau.”

“Benarkah? Gomawo Donghae, eh Donghae oppa!”

Tidak butuh waktu lama Donghae dan Yoona sudah tiba di Lotte World. Karena Yoona adalah tipikal gadis yang sangat bersemangat, ia pun tanpa lelah menaiki semua wahana yang ada disana tidak peduli Donghae yang sudah lelah mengikutinya kesana kemari, mulai dari wahana satu ke wahana lain. Tapi harus diakui bahwa Donghae sangat bahagia, sudah lama ia tidak merasakan hal seperti ini semenjak ia putus dengan Jessica, bahkan dengan Jessica pun sesungguhnya ia jarang bisa bermain-main seperti saat ia bersama dengan Yoona.

“Oppa, wahana terakhir yang belum kita naiki itu hanya bianglala. Ayo kita naik sekarang.” Ajak Yoona sambil memakan gulali berwarna pink yang baru saja dibelikan oleh Donghae.

“Yoong, kau ini penuh semangat sekali ya. Baiklah kita naik.” Kata Donghae mengiyakan.

Mereka berdua sudah ada di bianglala. Di dalam bianglala mereka berdua hanya bisa terdiam, Yoona asik menikmati pemandangan dari atas bianglala dan Donghae hanya bisa tersenyum melihat gadis cantik dan lucu yang ada di hadapannya sekarang. Merasa diperhatikan, Yoona lalu lekas menoleh menghadap Donghae, tapi dengan cepat pula Donghae mengalihkan pandangannya menghadap ke arah lain.

Setelah menaiki bianglala, mereka berdua menghabiskan waktu mereka dengan berjalan-jalan.

“Oppa, buka mulutmu.” Pinta Yoona karena ia ingin menyuapi Donghae gulali. Tapi setelah Donghae membuka mulutnya, Yoona dengan sengaja mengenai gulali itu ke pipi Donghae.

“Ya! Yoong! Kau membuat pipiku lengket! Awas kau!” Donghae langsung mengejar Yoona yang sudah berlari sambil tertawa meninggalkan Donghae. Aneh, pikir Donghae. Ia sama sekali tidak memikirkan Jessica selama bersama dengan Yoona, tapi sekali lagi ia meyakinkan dirinya kalau ia masih mencintai Jessica dan tetap ingin kembali padanya.

To be continue…….


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * Milkyuhae says:

    udah ama yoong aja. ama sica kaku /geplak
    sica ama taec baru cocok :3

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  2. * Vidya ElfishYoonAddict says:

    next part chingu ^^
    Ahhhhh jadi pengen ke taman hiburaaan , pengen beli gulali nyaaa😀
    Ayolaaah haeppa , yakinkan kau hanya mencintai yoong eonnie seorang haha

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  3. * Ina890826 says:

    huaah saya suka saya sukaaaaa..
    uda ada rasa ini si ikan,, wkwkwk
    cari yg baru aja,, yg lama utk dikenang oppa,, wkwk
    next part jangan lama” ya,, hahaha

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  4. * sylvia.monica22 says:

    hayoo hae.. Entar yoongnya pergi loh.. Ahhaa..
    Ayo yoong fighting.. Hae pasti suka sama kamu entar.. Wkwk

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  5. * myELFish says:

    widih hae oppa menghindari kenyataan padahal suka sama yoong unnie…tapi masih yakin ja kalau hatinya masih suka sama sica unnie….pasti nanti galau deh hae oppa…
    lanjutan’a ditunggu ya….

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  6. * amalia_YH says:

    Wawawa.. Hati donghae nyabang nii..
    Balik k’sica/tertarik sma yoong?
    Lanjuuut..🙂

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  7. Donghae Oppa, kau itu sudah mulai jatuh cinta pada Yoong. Ayolah, lupakan Sica!!! hhhee
    btw Senengny aku baca yg wktu Yoong nyuapin Hae gulali. kkk
    lanjutkan y chingu.
    Q tunggu!!
    hhee

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  8. * anakingusan says:

    kyaaa, dokter hae jadikan aku pasienmu!!! #plakk
    seru nih, seru..
    ayo buruan lanjutin thor.. =D

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  9. * haerin861015 says:

    naloh..
    Haeppa kmu tuh sukanya ama yoong.. Bukan sica..
    Sica ama taec aja ._.

    Lanjjuuutt gapakelama#plaaak🙂

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  10. * marzha says:

    Ehehehehe…
    Seneng bacanya… Next chapter cepat2 di update yah…..
    Jangan lama-lama chingu..🙂

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  11. Hae belum nyadar nih.. Ayo sadarkan Hae kalau dia juga cinta sama Yoong..

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  12. * Cicirachma says:

    Waaaah ga nyangka ada yg comment jg di ff pertamaku hehe.. Terimakasih yah, part 2 nya lg dalam proses hehehe

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  13. * medii21 says:

    Hae cpet sadar trus tembak Yoong~
    aa gak sabar next part nya :))

    | Reply Posted 5 years, 3 months ago
  14. * yenny_yoonhaelovers says:

    next part chingu~aaaa….
    hwae oppa jadikan aq pasien abadimuuuuu#di tendang sama yoong kelangit CLINKKK!!!truz aq jd bintang d~kkkkk

    aq rela hwae oppa just only for yoong hehehhee :p

    fighting chinguuu ^^

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  15. * hana says:

    wuihihihi
    akhirnya hae bisa lupa ma sicca

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  16. * mochichi says:

    ihhh ga mau ngaku yeeee….
    hahaha
    gregetan euy >.<

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  17. * lilipopo says:

    nice FF chiinguu

    | Reply Posted 4 years, 10 months ago
  18. * Salsabila ayomi says:

    keren chinguuuu^^

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  19. * yohmah says:

    wedeeh jangan-jangan jesica eonni dijodohin sama siwon, kkekekee

    | Reply Posted 3 years, 11 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: