YoonHae Fanfics Library



[Three-shots] Yoong’s Story (Part 1)

Author : Jungsaera

Genre : three-shot, romance5

Cast : Im YoonA, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Kim Kibum

Rating : PG-15

Title : Yoong’s Story

Yoong’s Story

Part 1

“Cho YoonA”panggil Kim seonsaengnim padaku, aku melihat matanya yang mengerikan, sepertinya dia sangat marah melihat hasil ujianku kemarin, aku sendiri juga tidak yakin mendapatkan nilai yang baik. Aku melangkahkan kakiku dengan gontai ke depan, ke meja guru, rasanya seperti hampir mati saat sudah berada di depansana, di hadapan Kim seonsaengnim.

“Ini hasil ujianmu!”kata Kim seonsaeng sambil memberikan kertas hasil ujian dengan sedikit kasar, aku sudah tahu pasti tentang nilaiku..pasti sangat buruk. Aku yakin itu. “Kau ini! Aish…bagaimana bisa Kibum dan Kyuhyun mempunyai adik seperti kau?! Kalau kau tidak belajar dengan sungguh-sungguh, aku tidak yakin kau bisa naik! Kau harus meniru kakakmu…………………………………………”aish…aku tidak bisa mendengar lagi apa yang dikatakan oleh Kim seonsaengnim. Suaranya berdengung, telingaku sakit sekali rasanya. Aku tidak bisa mendengarkan kata-kata Kim seonsaengnim.

“Ya! Apa kau mendengarkan aku?!”teriak Kim seonsaengnim.

“Ah..nee…mianhae..Kim seonsaengnim..aku akan berusaha lebih keras..”kawabku pelan.

“Aku tidak mengerti denganmu, sampai semester kemarin, meskipun nilaimu tidak terlalu baik, tapi nilaimu masih stabil tapi sekarang…aish….”gumam Kim seonsaengnim, aku mendengarnya dengan jelas…sangat jelas.

Namaku adalah Cho YoonA, aku adalah anak bungsu dari 3 bersaudara, kakak pertamaku bernama Cho Kibum, dia setahun di atasku. Dan kakak keduaku adalah Cho Kyuhyun, dia adalah saudara kembar dari Kibum Oppa, meskipun bukan kembar identik, tapi mereka mempunyai satu kesamaan, yaitu otak yang cemerlang. Mereka sangat baik, meskipun mereka terlihat seperti orang yang cuek, tapi mereka adalah kakak yang sangat baik, Kyuhyun oppa selalu mengajariku matematika yang menyulitkan, dan Kibum Oppa yang mengajariku bahasa inggris dan juga science. Kedua kakakku bersekolah di tempat yang sama denganku, aku kelas 1 SMA, sedangkan kakak kelas 2.Oh iya, meskipun aku tidak sepintar kakakku dalam pelajaran, tapi setidaknya nilaiku masih lumayan, rankingku berada di tengah-tengah di kelas, tapi aku mempunyai bakat menari di atas rata-rata. Sampai hal itu terjadi…

Flashback

“Hae Oppa, bagaimana bisa orang mempunyai otak yang encer seperti kalian”tanya YoonA pada teman dekatnya, Lee Donghae sambil menerawang jauh nilai semesternya kali ini.

“Molla…aku tidak pernah belajar, hanya mendengarkan penjelasan seonsaengnim, aku juga tidak tahu bagaimana bisa menjawab semua soal.”kata Donghae membanggakan dirinya sendiri. YoonA menatapnya kemudian mengangkat bibirnya dan berdesis.

“Aigoo…Appa dan Umma pasti akan marah melihat nilaiku.”kata gadis itu putus asa.

“Gwenchana Yoong…kalau Aboji dan Omoni memarahimu, kemarilah..larilah ke pelukanku.”kata Donghae menggombal, YoonA hanya mengernyitkan dahinya dan menatapnya dengan tajam.

“Hae Oppa! Kenapa setiap berada di dekatku kau selalu saja seperti ini, padahal kalau dengan yang lain kau selalu bersikap cool dan malu-malu.”kata YoonA perlahan.”Hae Oppa…gomawo…sudah mendengarkan curhatanku setiap kali menerima nilai..meskipun intinya selalu sama.”

“Gwenchana Yoong…aku melakukan ini karena aku menyukaimu.”katanya perlahan sambil memegang tangan YoonA dengan lembut. Wajah YoonA pun langsung bersemu merah, dia menampik tangan Donghae dan segera berdiri, dia langsung melangkah menjauhi Donghae untuk menyembunyikan wajahnya yang tengah tersipu, terbuai oleh kata-kata yang dilontarkan oleh sahabatnya tersebut.

“Palli Hae Oppa…nanti aku terlambat ke kelas Kim seonsaengnim, kalau sampai terlambat, pasti aku akan dibanding-bandingkan lagi dengan Oppadeulku.”kata YoonA sambil terus melangkahkan kakinya menuruni tangga balkon, Donghae dan YoonA memang selalu berkunjung ke balkon di waktu senggang, mereka selalu menikmati lembutnya tiupan angin di atas atap sekolah mereka, bahkan saking terbuainya, mereka pernah tertidur di kursi balkon.

“Changkamanyo Yoong..”kata Donghae, namja itu menarik tangan YoonA yang berjalan dengan sangat cepat menuruni tangga, lagi-lagi YoonA menampik tangan Donghae, sahabatnya, juga orang yang dia sukai selama ini.”Aigoo…Yoong, kenapa kau meninggalkanku?”tanya Donghae, dia menarik tangan YoonA dengan keras, akan tetapi YoonA tidak bisa menjaga keseimbangannya.

“Hae Oppa!!!!!!!”teriak YoonA yang terjatuh dari tangga, Donghae langsung menarik tangan YoonA untuk menyelamatkan gadis itu, tersirat di wajahnya rasa khawatir yang mendalam. Meskipun tangan Donghae berhasil meraih tangan YoonA, tapi benturan keras tak dapat dihindari, kepala YoonA terbentur dengan keras hingga berdarah, sedangkan Donghae hanya terluka di bagian lengannya saja.

“Yoong…gwenchana?”tanya Donghae pada YoonA yang sudah hampir tak sadarkan diri.

“Aniyo…ke..kepalamu tidak terbenturkanHae Oppa..? aku tidak mau…kau jadi bodoh karena aku..”itu adalah kata-kata terakhir YoonA sebelum kesadarannya hilang karena benturan yang keras tadi.

“Yoong!! Yoong!! Gwenchana??”teriak Donghae sambil menggoyang-goyangkan badan YoonA. Dia segera membopong tubuh YoonA ke klinik untuk mendapatkan pengobatan pertama.

“Seonsaengnim!!! Tolong YoonA…selamatkan dia!!”teriak Donghae saat tiba di klinik. Wajahnya terlihat sangat khawatir dan juga penyesalan yang sangat mendalam, tangannya membelai kepala YoonA yang diperban. Dia memegangi tangan YoonA dengan sangat erat.

Flashback end

Ya..karena kecelakaan hari itu, aku menderita Tinnitus, penyakit pendengaran yang bisa datang dan pergi kapan saja. Aku tidak pernah menyalahkan Donghae karena hal ini, karena ini memang bukan salahnya, ini semua salahku karena aku tidak bisa menjaga keseimbangan. Karena hal itu, Donghae merasa sangat bersalah, meskipun dia tahu aku tidak apa-apa, dia selalu berkata “mianhae Yoong” aku sangat sedih saat mendengarkan hal itu, aku tentu sangat sedih mendengarkan orang yang aku sukai juga sedih, karena itu..aku tidak ingin menambah kesedihannya dengan memberitahunya tentang penyakit ini. Aku tidak mau dia semakin merasa bersalah. Oppadeulku juga tidak tahu, aku menyimpannya seorang diri..aku tidak ingin semua orang bersedih karena hal ini. Aku sungguh tidak mau melihat orang tampak mengkhawatirkan aku dengan sangat.

YoonA POV END

“Aigoo…bagaimana ini…?”tanya YoonA pada dirinya sendiri, dia sudah berada di depan gerbang rumahnya, tapi mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam, menimbang-nimbang apakah yang akan terjadi, mondar-mandir seperti akan memutuskan satu hal besar.

“Yoong, kau sedang apa disana?”tanya Kibum, kakak pertama YoonA.

“Oppa?!”sentak Yoona kaget karena tidak menyadari kehadiran kakaknya itu, dia menatap kakaknya dengan cemas, menggigit-gigit kecil bibirnya, tangannya meremas tas selempang yang dia pakai.”Oppa…bagaimana ini..”keluh Yoona.

“Waeyo?”tanya Kibum, namja itu segera membuka gerbang dan hendak masuk, tapi kemudian berbalik ke arah Yoona dengan penasaran.”Kenapa tidak masuk? Ayo masuk.”ajak Kibum.

“Aniyo Oppa..aku takut.”

“Takut?”tanya Kibum, dia mengernyitkan dahinya dan menatap Yoona, tangannya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Aku takut dimarahi Appa dan Umma…nilaiku…hampir semuanya merah..”kata YoonA pelan, Kibum hanya bisa terheran-heran mendengarnya. Dia kembali mengernyitkan dahinya, tapi kemudian tersenyum lembut.

“Gwenchana Yoong…Appa dan Umma tidak akan marah. Ayo masuk.”kata Kibum, dia menarik tangan Yoona agar yeoja itu mengikutinya masuk ke dalam. Yoona hanya bisa mengikuti langkah kakaknya itu, dia menggigit-gigit kecil bibirnya karena ketakutan.

“Kenapa kalian baru pulang? Kyuhyun sudah datang dari tadi.”kata Umma seraya membukakan pintu untuk kedua anaknya itu. Umma segera memegangi pundak Yoona dan mendorongnya untuk segera duduk di ruang tengah.

“Yoong, hari ini bukankah nilai semester dibagikan? Mana?”tanya Umma pada Yoona.

“Umma…itu…nilaiku…”kata Yoona terpotong, yeoja itu menatap Ummanya dengan menyesal, dia mengambil nafas panjang kemudian mengeluarkan nilai yang tadi dibagikan oleh Kim seonsaengnim. Dia menutup matanya untuk mempersiapkan diri dimarahi oleh Appa dan Ummanya. YoonA pun menyerahkan nilainya itu kepada Ummanya dengan tangan gemetar.

Umma hanya bisa terdiam melihat nilai dari Yoona, beliau menghela nafasnya panjang.”Yoong, kau sudah berusaha…gwenchana.”kata Umma, Yoona langsung terperanjat mendengar kata-kata dari Ummanya, dia memastikan pendengarannya.

“Mwo?”tanya Yoona tak percaya dengan apa yang tengah di dengarnya.

“Kibum dan Kyuhyun…sepertinya mereka bukan anakku, bagaimana bisa mereka begitu pintar meskipun tanpa belajar?”tanya Appa, Kibum dan Kyuhyun yang baru saja keluar dari kamar hanya bisa tersenyum mendengar kata-kata dari Appa.

“Umma tahu…kau selama ini sudah berusaha, kau belajar setiap malam…itu menunjukkan kalau kau sudah berusaha. Gwenchana kalau nilaimu tetap buruk…………………………………………….”kata Umma Yoona terpotong, telinga Yoona mendengung, dia tidak bisa lagi mendengarkan apa yang diucapkan oleh ibunya, dia hanya berusaha untuk membaca gerakan dari bibir Ibunya agar tetap dapat mengerti apa yang tengah mereka bicarakan.

“Umma…gomawo..”kata Yoona menghentikan kata-kata ibunya yang tidak bisa lagi dia dengar, dia langsung menghamburkan pelukannya pada ibunya itu.”Aku akan berusaha lebih keras…mianhae Umma..Appa..”tambahnya, Yoona langsung beranjak pergi, dia membenahi tas selempangnya kemudian segera naik ke lantai atas, ke kamarnya. Kibum, Appa, dan Umma hanya hisa tersenyum melihat hal itu.

“Appa…Umma…bagaimana bisa aku memberitahu hal ini pada kalian..aku tidak ingin kalian khawatir..”kata Yoona seorang diri di balik pintu kamarnya, dia terduduk di balik pintu. Matanya yang bulat mengeluarkan air mata secara perlahan, tangannya pun segera menghapus air mata itu, tapi matanya tak kuasa menghentikan air yang segera ingin tumpah ke pipi Yoona yang halus. Wajahnya menengadah ke atas, matanya menerawang jauh ke langit-langit kamarnya.”Tuhan…apa ini cobaan yang kau berikan untukku? Kau hanya memberiku satu kelebihan..yaitu menari..tapi bagaimana aku bisa menari lagi dengan keadaan seperti ini..”kata gadis itu dalam tangisnya. Telinganya mendengung lagi, Yoona segera menutup telinganya rapat-rapat dan air matanya semakin membanjiri pipinya, dia menghapusnya, menyibakkan rambutnya yang terurai kemudian menutup kembali telinganya. Dia tidak bisa merasakan getaran dan juga suara handphonenya yang daritadi berdering.

“Yoong, kau tidak sarapan?”tanya Kyuhyun. Yoona tak mendengarkan hal itu dan langsung pergi begitu saja dari hadapan kakaknya itu. Dia mengenakan kaos biru dengan hoodie berwarna biru tua serta mengenakan celana jeans kesayangannya, dia juga tak lupa menenteng tas selempang pemberian Ummanya saat dia memenangkan lomba menari.”Yoong!”teriak Kyuhyun, namja itu menghentikan aktivitas makan rotinya di pagi hari, dia menatap adiknya itu dengan tajam, tapi adiknya tak juga menyahut dan segera keluar dari rumah.

“Aigoo..anak ini, mentang-mentang hari minggu..apa dia mau berkencan dengan Hae hyung?”tanya Kyuhyun seorang diri karena hari ini semuanya pergi ke rumah bibi mereka di Incheon. Kyuhyun segera memasukkan potongan terakhir rotinya, dia membersihkan bibirnya dengan tissue yang berada di tengah-tengah meja makan. Namja itu segera berdiri dan masuk ke kamarnya untuk bermain game.

“Apa tidak bisa disembuhkan? Setidaknya untuk menguranginya..”tanya Yoona pada dokter yang khusus menangani gangguan telinga. Dokter itu hanya tersenyum tipis, dia menggerak-gerakkan pulpen yang tengah dipegangnya. Yoona menatap dokter itu penuh harap.

”Nona…sepertinya sedikit susah…kita sudah melakukan terapi dengan suara tinggi, tapi itu malah memperburuk penyakitmu…kalau kau mau, kau bisa menggunakan ini.”kata Dokter itu sembari mengeluarkan alat bantu dengar. Yoona memikirkan kembali apakah dia akan menerima alat itu, dia mengetuk-ngetukkan jari jemarinya yang lencir ke atas meja, mengambil nafas panjang dan kemudian mengeluarkannya secara berulang-ulang.

“Dokter..semuanya tidak tahu mengenai penyakitku ini, aku tidak ingin membuat mereka khawatir..kalau aku memakai alat bantu dengar ini…mereka pasti akan tahu.”kata Yoona. Dia menatap dokter itu dengan tajam, mengharap ada jalan lain agar pendengarannya sedikit membaik.

“Aigoo nona…kita sudah mencoba semuanya, dan hanya tinggal ini solusinya…kalau kau tetap tidak mau menggunakanannya..aku tidak tahu lagi…sekarang kami juga sedang melakukan penyelidikan tentang kasus tinnitus.”jelas dokter Baek, nama dokter itu.

Yoona keluar dari ruangan dengan wajah cemberut, wajah penuh kekecewaan dan rasa bimbang, antara menerima alat itu atau tidak, dia menatap langit-langit rumah sakit yang dia kunjungi setiap hari minggu itu. Dia duduk di ruang tunggu untuk menenangkan pikirannya, Yoona meraih handphonenya untuk mengecek apakah ada e-mail atau tidak. Dia menaik turunkan jari jemarinya di layar handphone touchscreennya.

“Otohke…”tanyanya seorang diri.

“Waeyo Yoong?”tanya seseorang yang sudah berada di samping Yoona.”Kenapa kau bisa ada disini?”tanya Donghae.

“Mwo?”sentak Yoona kaget.”A..aniyo Hae Oppa..”kata YoonA, gadis itu segera meraih tas tangannya dan melangkah menjauhi Donghae.

“Ya!”teriak Donghae seraya meraih tangan YoonA, namja itu menatap Yoona khawatir. Wajahnya yang tampan benar-benar menyorotkan wajah khawatir.”Adaapa? Kau kenapa? Apa terjadi sesuatu Yoong?”tanya Donghae cemas.

Bersambung~


Trackbacks & Pingbacks

  1. Yoong’s Story | YoonG-fanfic pingbacked on 1 year, 7 months ago

Comments

  1. * yenny_yoonhaelovers says:

    waaahhhhh…. cerita’n terinspirasi dari drama korea dream high yaa?? ^^ tp bagus ko… ngebayangin yoona seorg diri nyembunyiin penyakit’n rasa’n sedih bgd.. nilai semester’n anjlok pasti gara2 gangguan pendengaran’n dech.. poor yoong😦

    di tunggu SEGERA kelanjutan’n ya chingu…. fighting!! ^^

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      nee…terinspirasi dari sana…hehehehe. sebenernya udah tamat ko…tapi tunggu aja Raena eonnie post yah, hehehehe.
      iya nih..aku juga ngetiknya sambil mewek…gak bisa ngebayangin kalo Yoong ngalamin itu… T.T

      gomawo komentanyaa..~~~

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  2. * fera says:

    critanya . . bagus bgt . . . . . . . lanjutin ya chingu . . . q tunggu

    Fighting !!!!!!!!!🙂

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      sudah dilanjutkan, ditunggu aja Raena eonnie post kelanjutannya yah..~~

      Gomawo udah koment…^^

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  3. Dongsaeng!!!
    FFnya eonni bagi menjadi three-shoot seperti yg sudh dongsaeng post di blog dongsaeng sndri. hhhee
    Thanks y sudah mengirimkan ff di sini.
    Ditunggu ff lainnya.
    Happy Reading semuanya!!

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      Nee…gomawo eonnie!! nee…ntar aku ketik FF Yoonhae lagi!! hehehe..masih cari ide buat bikin cerita yang ceria, gak mewek mewek lagi..hehehehe. nanti kalo udah selese aku kirim ke e-mail eonnie…^^

      ne!! Happy reading semuanya!!!

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  4. * Nciz Krisna says:

    huaaa…. uri yoong kasian bgt
    lanjuut lanjuut chingu…
    keren!

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      nee….sudah dilanjut..tunggu di posting aja yah..^^
      gomawo udah komen…><

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  5. * marzha says:

    Yoong…. Tetap semangat..

    Ditunggu update cerita selanjutnya chingu..
    Ceritanya bagus..🙂

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      ne!! Hwaiting Yooong!!!

      uwaaa…gomawoo..gomawo udah baca, udah cooment…n udah suka ceritanya.hehehe

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  6. Yoong kasian.. Beneran gak bisa sembuh ya? T.T

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      Baca part selanjutnya ajaaa..hehehehe..gomawo udah comment..><

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  7. ah eonni huhu T__T kenapa harus nyembunyiin dari semua orang.. hah malangnya dirimu!
    semoga semuanya cepet tau.

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  8. * jan says:

    Lanjutt

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: