YoonHae Fanfics Library



[Three-shots] Yoong’s Story (Part 2)

Author : Jungsaera

Genre : three-shot, romance

Cast : Im YoonA, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Kim Kibum

Rating : PG-15

Title : Yoong’s Story

Yoong’s Story 

Part 2

Yoona menundukkan wajahnya, dia melepaskan tangan Donghae, tangannya gemetar, mencoba untuk mencari alasan yang tepat untuk pertanyaan dari Donghae. Yoona segera menatap Donghae dengan wajah polosnya.”Gwenchana Oppa..aku hanya memeriksakan tenggorokanku, belakangan ini tenggorokanku sakit Oppa…ini sangat menyiksaku.”kata Yoona berbohong. Dia menatap ke arah lain saat mengatakan hal itu, Donghae terus saja menatap Yoona, namja itu menghela nafasnya panjang, dia kembali memegangi lengan Yoona, menatapnya dengan hangat.

“Yoong..kau jangan berbohong..aku sangat tahu saat kau berbohong…jadi jangan berbohong lagi…”kata Donghae perlahan, matanya berkaca-kaca saat mengatakan hal itu.

“Aniyo Oppa..aku tidak berbohong..aku serius…sekarang saja aku memaksakan diri untuk berbicara, karena sangat sakit..bukankah aku juga berada di depan pemeriksaan THT. Lagipula untuk apa aku berbohong padamu?”tanya Yoona. Donghae hanya bisa menghela nafasnya panjang karena alasan dan juga bukti memang benar adanya seperti itu.

“Ohya Oppa..kau sendiri sedang apa disini?”tanya Yoona.”Kau sakit?”tambahnya.

“Aniyo..aku habis menjenguk temanku. Kau sudah selesaikan? Bagaimana kalau kita keluar?”tanya Donghae, tanpa mendengar jawaban dari Yoona, Donghae pun langsung menyeret tangan gadis itu untuk ikut pergi bersamanya.

“Ya Oppa!”teriak Yoona, tapi kemudian tersenyum malu.

“Ya Oppa…kenapa kau suka sekali menyeretku?”tanya Yoona sambil menjilati es krim yang tadi mereka beli, sesekali dia mencuri pandang pada Donghae.

“Kalau aku tidak menyeretmu, apa kau mau ikut denganku?”tanya Donghae sambil menatap Yoona lembut.”Yoong…apa kau mau jadi pacarku?”tanya Donghae dengan wajah seriusnya.

“Mwo?”sentak Yoona tak percaya.

“Nee…apa kau…mau jadi pacarku? Aku…aku serius menyukaimu..aku tidak pernah main-main saat mengatakannya padamu.”kata Donghae, dia menatap Yoona dengan sangat serius, dia benar-benar bersungguh-sungguh, matanya memancarkan keseriusan yang mendalam. Yoona tak bisa berkata-kata mendengarkan hal itu, mendengar bahwa orang yang disukainya selama ini ternyata benar-benar serius menyukainya. Donghae menggenggam tangan Yoona dengan lembut, Yoona tak menolak, juga tak membalas genggaman tangan Donghae.

“Oppa…”panggil Yoona, gadis itu terdiam membisu.

“Waeyo? Cho Yoona..saranghae..”kata Donghae.”Sudah sejak lama aku menyuakimu…aku…………………………………………”kata Donghae.

“Apa…apa yang Hae oppa katakan? Aku tidak bisa mendengarnya..apa? dia bicara apa? Kenapa terus mendengung..”tanya Yoona dalam hati. Dia hanya bisa menatap Donghae tanpa berbicara sepatah katapun, tangannya gemetar, dia memegangi tas selempangnya untuk mengurangi rasa gugupnya dalam menghadapi penyakit yang kini tengah menyerang pendengarannya. Air matanya pun menetes, tak sanggup lagi menahannya untuk tak keluar.

“Yoong..kau kenapa?kenapa kau menangis?”tanya Donghae, tangannya dengan segera menyapu air mata gadis yang dicintainya itu, matanya menatap Yoona khawatir. Yoona tak bisa menghentikan tangisannya, dia terus saja terisak.

“Hae Oppa…mianhae…”kata Yoona dalam tangisnya. Yoona segera menghapus air matanya dan menatap Donghae dengan lembut.“Mianhae Oppa…aku..aku…”

“…………………………………………………..(waeyo Yoong? Gwenchana? Kenapa kau minta maaf?)”kata Donghae, tak sepatah katapun yang dapat didengar oleh Yoona. Yoona menutupi telinganya yang terus saja mendengung, Donghae hanya melihat ke arah Yoona dengan bingung, tangannya memegangi pipi Yoona yang masih saja dibanjiri air mata.

“Aku…tidak bisa mendengar apa yang Oppa katakan..aku tidak bisa…aku tidak tahu Oppa bicara apa..”kata YoonA, matanya mencerminkan rasa sedih yang mendalam.

“Mwo?”tanya Donghae tak percaya.”Yoong, apa kau sekarang bisa mendengar kata-kataku?”tanya Donghae tapi Yoona masih saja tak menjawab pertanyaannya. Dia hanya menundukkan wajahnya yang penuh dengan air mata.

“Yoong..apa ini semua karena aku? Aku karena kau terjatuh waktu itu? Mianhaeyo Yoong…mianhae…aku semuanya karena aku..aku..baboya Lee Donghae! Mianhae Yoong..apa yang bisa kulakukan untukmu..?”kata Donghae terbata-bata, air matanya menitik dengan derasnya, wajahnya terlihat sangat menyesal bercampur khawatir. Yoona tidak menjawabnya, meskipun dia tidak bisa mendengarkan kata-kata dari Donghae, tapi terlihat jelas ekspresi wajah sedih orang yang dia cintai itu.

“Yoong? Yoong? Kenapa kau melamun?! Ya! Kau belum menjawab pertanyaanku, kau kenapa? Kenapa kau menangis?”tanya Donghae pada Yoona dengan wajah khawatir, tangannya memegangi pundak Yoona. Membuat gadis itu tersadar dari lamunanya.

“A..aniyo Oppa..”jawab Yoona.”Mungkin..itu yang akan terjadi kalau aku mengatakan yang sejujurnya pada Oppa..aku..tidak ingin melihatnya menangis seperti itu..”kata Yoona dalam hati. Dia memegangi tangannya, mencoba mencari jawaban untuk pertanyaan Lee Donghae, tangannya gemetar, matanya berkaca-kaca, terlihat sekali kesedihan di wajahnya.

“Yoong…kenapa..kau tidak juga menjawab pernyataanku…”kata Donghae malu, dia memalingkan wajahnya yang memerah. Yoona mengangkat wajahnya perlahan-lahan, mengintip ekspresi dari Donghae, dia langsung tersenyum nakal saat melihat wajah Donghae yang sudah seperti kepiting rebut itu. Dia mengambil nafas kemudian mengeluarkannya secara perlahan. Tangan Yoona segera meraih tangan Donghae, dia menatap Donghae lembut. Matanya berbinar-binar memperlihatkan kebahagiaan, meskipun sebenarnya hatinya sangat sakit, tapi dia berusaha menutupinya.

“Na..do..saranghae Oppa.”jawab Yoona perlahan. Donghae tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang baru saja dikatakan oleh Yoona. Dia mendekatkan telinganya kea rah bibir Yoona.

“Kau bicara apa? Aku tidak bisa mendengarnya..”kata Donghae.

“NA DO SA RANG HAE O PPA!!”teriak Yoona tepat di depan telinga Donghae. Yoona langsung saja berdiri dan berlari menjauhi Donghae karena nmja itu sudah bersiap akan membalas perlakuan dari Yoona.

“YA!”Teriak Donghae marah, tapi kemudian tersenyum malu. Dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu.”Aish…gadis ini..”kata Donghae, dia segera mengejar Yoona.

Yoona terlihat sangat gembira, dia melupakan tentang penyakitnya, memang bukan penyakit yang mematikan, akan tetapi penyakit yang sangat mengganggu kehidupannya, mengganggu setiap detik waktunya bersama dengan temannya, keluarganya, gurunya, dan bahkan orang yang dia cintai, Lee Donghae, terlebih dia harus menyembunyikan itu semua. Dia harus selalu berpura-pura bisa mendengar semuanya dengan jelas, prestasinya menurun, bahkan dia sekarang tidak bisa belatih menyanyi lagi karena suara yang tiba-tiba menghilang, dia tidak bisa mengontrol suaranya tanpa mendengarkannya.

“Oppa…apa Kibum Oppa, Appa, dan Umma sudah pulang?”tanya Yoona pada kakaknya itu. Kyuhyun tidak menjawabnya, dia masih saja makan roti dengan selai coklat di meja makan. Menyuapkan potongan terkahir dari roti itu.

“Oppa!”teriak Yoona kesal karena pertanyaannya tak kunjung dijawab oleh kakaknya itu.

“Wae?”tanya Kyuhyun sambil melepaskan headphone yang menempel di telinganya.

“Apa Appa dan Umma belum pulang? Kapan mereka pulang?”tanya YoonA. Dia menatap miris roti tawar di atas piringnya, yang juga ditemani oleh detoples selai coklat, dan juga segelas susu. Tangannya mulai meraih roti tawar itu, dia tidak mengolesinya dengan selai, tapi mencelupkannya ke dalam gelas susu.

“Aniyo Yoong..katanya mereka akan pulang hari ini. Tapi ini sudah malam..entah kenapa belum pulang juga.”kata Kyuhyun, dia segera meneguk susu putih yang ada di hadapannya.”Memangnya kenapa?”

“Aku sudah bosan makan roti.”kata Yoona. Yoona dan Kyuhyun sama sekali tidak bisa memasak, makannya, yang bisa mereka lakukan hanyalah makan roti dengan selai, atau mungkin dengan susu.

“Kau kan bisa beli diluar.”kata Kyuhyun enteng. Dia memundurkan kursinya dan segera berdiri, melangkahkan kakinya menuju kamar, ya..benar.bermain game.

“Aish…baboya Yoona. Kenapa tidak terfikirkan olehku tadi?”tanya Yoona pada dirinya sendiri, dia langsung berdiri kemudian melangkah mendekati Kyuhyun, menarik tangan Kyuhyun dengan manja.

“Oppa..temani aku ya.”kata Yoona memelas, dia memasang tampang aegyo agar Kyuhyun mau menemaninya. Matanya berbinar-binar, dia menggelayut di tangan Kyuhyun, membuat namja itu risih dengan perlakuannya dan akhirnya menyetujui untuk mengantarkannya membeli makanan.”Oppa memang yang terbaik!!”kata Yoona memuji kakaknya, Kyuhyun hanya bisa menunjukkan senyum evilnya melihat kelakuan adiknya yang sangat manja itu.

“Yoong…bukankah kita bisa melakukan pesan antar?”tanya Kyuhyun sambil menatap Yoona polos, terlihat dengan jelas wajah Yoona yang melongo, seakan diingatkan lagi akan kebodohannya.

“Ah..benar juga.”kata Yoona, dia langsung melepaskan tangan Kyuhyun dan menuju meja telfon, tangannya dengan cekatan memencet nomor yang tertera di atas meja, nomor restaurant favorit keluarga mereka.

[Yobuseo, dengan Dasarang Chicken] kata sang empunya restaurant.

[Aku..mau pesan 1 ekor ayam panggang kimchi]jawab Yoona

[Baiklah, dengan nona siapa? Bisa anda beritahu alamat anda?]

[Ya! Yobuseo? Yobuseo?]panggil Yoona. Pendengarannya terganggu lagi. Kyuhyun yang melihat hal itu langsung berjalan mendekati Yoona, menguping pembicaraan adiknya dengan restaurant.

“Yobuseo…aigoo…kenapa tidak menjawab pesananku, apa tidak niat jualan?”kata Yoona dan hendak memutuskan sambungan telfonnya. Kyuhyun langsung meraih telfon dari tangan Yoona dan meletakkannya di dekat telinganya. Matanya melihat WAJAH Yoona yang tak bersalah, tapi kemudian wajahnya berubah khawatir, telinganya mendengung lagi.

[Yobuseo..mianhae…aku dengan Cho Kyuhyun..alamatku di……………..]jelas Kyuhyun. Dia mengangguk-anggukkan kepalanya dan menatap Yoona dengan tajam. Yoona hanya bisa terpaku di tempat dia berdiri. Menundukkan wajahnya, kemudian memalingkan wajahnya kea rah lain, Yoona segera pergi ke ruang tengah untuk menghindari pandangan mata Kyuhyun yang mencurigainya. Kyuhyun yang telah selesai menelfon langsung mendekati Yoona, dia menatap Yoona tajam, tangannya mengepal, menarik nafas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya.

Bersambung~

 


Trackbacks & Pingbacks

  1. Yoong’s Story | YoonG-fanfic pingbacked on 1 year, 7 months ago

Comments

  1. * yenny_yoonhaelovers says:

    huwaaaa… Udah ada lanjutan…
    Tp knp uri yoong msh nyembunyiin penyakit’n itu??! Poor yoong ~hikzztt

    chingu~aa… pkk’n uri YOONHAE hrz happy end ya.. alna kasian yoona dari part 1 dah menderita sendirian.. pkk’n hrz ga boleh ngga!!#gpp kan klo maksa hihiiiee :p

    di tunggu kelanjutan’n……
    fighting!!
    YOONHAE alwayz no.1 ^^

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      hehehehe….ditunggu aja yah kelanjutannya…^^ gak mau cerita ah gimana lanjutannya.biar penasaran.kehkehkeh…

      gomawo udah baca n udah komment yah…gomawooo…><

      ditunggu yah kelanjutannya, gomawo udah baca fanfic buatanku lagi..~~~

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  2. Jadi ikut mikir ini Yoona bisa sembuh apa nggak sih.. Ayo dong yg lainnya tau biar Yoong gak menderita sendirian..

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
    • * Jung SaeRa says:

      hehehe….tunggu part terakhirnya yah..heheheh….><

      | Reply Posted 5 years, 2 months ago
      • keren banget chigu^^ di tunggu kelanjutannya ya..^^ sedih deh cigu T.T yoona mengalami sakit kayak gituT.T

        Posted 5 years, 2 months ago
  3. tuh kan penyakitnya ganggu banget ~_~ semoga kyu cepet sadar kalo yoona gak baik baik aja.. jadi kasian kan kalo kelamaan gak bisa denger mendadak

    | Reply Posted 5 years, 2 months ago
  4. * jan says:

    Huh tarik nafas dech bacanya

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: