YoonHae Fanfics Library



[Two-shots] Your Eyes (Part 1)

Author : Yoongfishy307

Genre : Romance, Angst, Friendship, Family

Rating : PG 13

Length : Oneshoot

Main Cast :

* Lee Donghae a.k.a Donghae SUJU

* Im Yoon Ah a.k.a Yoona SNSD

* Kim Jae Joong a.k.a Jae Joong TVXQ

* Im Jin Ah a.k.a Nana After School

* and other cast

Title :  Your Eyes

Disclaimer :

I don’t own Korean Artist, they belong to their artist management. Plot story is Mine! Everything that happens in this story is just fanfiction. If there is equality of names and events, is just a coincidence. FF ini terinspirasi oleh MV Kiss – I’m a woman.

Your Eyes

Part 1

“Love has nothing to do with what you are expecting to get, it’s what you are expected to give — which is everything.”

-UNKNOWN-

♥♥♥

 Yoona POV

Aku menikmati hembusan angin yang menerpa wajahku. Sejuk. Pasti sekarang sudah memasuki musim gugur. Dan banyak orang yang bilang kalau musim gugur adalah musim yang terbaik karena daun-daun berganti warna menjadi kekuningan dan ada juga yang kemerahan. Namun, aku tak bisa melihatnya. Selamanya. Aku bahkan tidak tahu seperti apa langit, awan, hujan, aku tidak tahu seperti apa dunia. Karena aku hanya bisa merasakannya tanpa melihatnya. Ya, aku buta. Sejak aku lahir ke dunia, yang kulihat hanyalah kegelapan. Tak ada warna warni. Aku tidak tahu seperti apa warna merah, biru, putih, hitam bahkan aku juga tidak tahu seperti apa rupa orang tuaku juga adik perempuanku dan aku juga tidak tahu seperti apa rupaku sendiri. Tapi, adikku bilang kalau aku cantik. Bahkan aku sendiri tidak tahu, cantik itu seperti apa. Meskipun aku tidak bisa melihat, paling tidak aku bisa berbicara, mendengar juga merasakan. Tuhan, tidak mengambil semuanya. Dan aku sangat bersyukur karena aku memiliki seorang adik perempuan yang sangat baik dan mau merawatku. Padahal seharusnya aku yang harus merawatnya karena aku kakaknya. Meskipun kedua orang tuaku telah pergi saat aku berusia 15 tahun tapi aku mempunyai adik juga sahabat yang selalu berada di sampingku.

“Eonnie, aku mau beli dulu tteobeoki ya. Kau tunggu disini, jangan kemana-mana. Arasseo?”

“Ne, arra.”

Aku mendengarkan musik ditemani hembusan angin musim gugur. Tapi, aku merasa bosan kalau hanya duduk saja. Lebih baik aku berjalan-jalan saja. Aku ingin menyender ke pohon, sepertinya lebih menyenangkan kalau duduk menyender ke pohon.

Aku berdiri dan meraba-raba lalu meraih tongkatku. Aku berjalan bukan hanya dengan kaki saja tapi dengan instingku. Aku melepaskan satu earphone yang terpasang di telinga kananku sehingga aku bisa mendengar suara selain musik yang mengalun di telinga kiriku.

“Hey, agassi. Kau mengganggu pemandangan.” Tiba-tiba aku mendengar suara seseorang yang berteriak.

Aku celingukan dan tiba-tiba aku merasakan ada yang menghampiriku.

“Mianhamnida, agassi. Kami sedang ada pemotretan.” Aku mendengar suara seorang namja yang lain dari yang pertama.

“Maaf, aku tidak tahu. Maafkan aku sudah menggangu kalian.” Jawabku sembari membungkukkan badanku.

“Sudahlah tidak apa-apa.”

“Eonnie, sudah kubilang kau jangan kemana-mana. Kenapa kau malah beranjak dari tempat dudukmu?” Jin Ah menggamit lenganku.

“Mianhaeyo, Jin Ah.”

“Ayo kita pergi. Tunggu. Sepertinya saya mengenal anda. Hmm, apakah kau Lee Donghae fotografer juga sutradara yang terkenal itu?” Tanya adikku pada namja yang tadi berbicara padaku.

“Ne, aku Lee Donghae.”

“Waah, senang sekali bisa bertemu secara langsung denganmu. Ternyata kau aslinya jauh lebih tampan dari yang di majalah.”

Ya Tuhan, kenapa adikku mendadak jadi seperti orang yang genit begitu? Memangnya namja yang bernama Lee Donghae itu seperti apa rupanya sampai-sampai adikku begitu antusias. Aku sendiri tidak tahu seperti apa yang namanya tampan itu.

“Kamsahamnida. Hmm, dia kakakmu?”

“Ne, dia kakakku.”

“Kalau boleh tahu siapa namamu?”

“Namaku Im Jin Ah.”

“Aniyo. Maksudku kakakmu. Siapa namamu?”

“Im Yoon Ah.” Ucapku.

“Im Yoon Ah, nama yang cantik sama seperti orangnya. Hmm, oh ya apakah kau mau jadi modelku, Yoon Ah ssi?”

“Mwo?” Ucapku. Kaget.

♥♥♥

 Donghae POV

Aku sangat menyukai pemandangan disini. Indah. Hari ini ada pemotretan untuk majalah Vogue. Kami sedang bersiap-siap untuk pemotretan. Kamera sudah di tangan. Dan aku siap membidik modelku dengan lensa kameraku.

Tapi, tiba-tiba ada seorang yeoja yang lewat dan lensa kameraku sudah terlanjur membidiknya.

“Hei, agassi. Kau mengganggu pemandangan.” Teriak Tae Min, adikku.

Kulihat yeoja itu tengah celingukan dan dia tampak kebingungan. Aku melihat dia menggunakan tongkat. Apa dia itu…

“Mianhamnida agassi, kami sedang ada pemotretan.” Ucapku dan dia tampak melihat kesana kemari.

“Maaf aku tidak tahu. Maaf aku sudah mengganggu kalian.” Ucapnya sembari membungkukan badannya tapi dia membungkukkan badannya ke arah lain.

Dia buta.

“Sudahlah tidak apa-apa.”

Tiba-tiba ada seorang yeoja menghampirinya, “Eonnie, sudah aku bilang kau jangan kemnaa-mana. Kenapa kau beranjak dari tempat dudukmu?”

“Mianhamnida Jin Ah.” Ucapnya.

Yeoja yang di panggil Jin Ah itu lalu menatapku, “Tunggu. Kau Lee Donghae, fotografer juga sutradara yang terkenal itu kan?”

“Ne, aku Lee Donghae.”

“Waah, senang sekali bisa bertemu secara langsung denganmu. Ternyata kau aslinya jauh lebih tampan dari yang di majalah.”

Pujian yang sama yang keluar dari tiap yeoja yang bertemu denganku. Pujian yang basi.

“Kamsahamnida. Hmm, dia kakakmu?”

“Ne, dia kakakku.”

“Siapa namamu?” Aku bertanya pada yeoja yang ada di depanku.

“Im Jin Ah.”

Lho kenapa dia yang jawab? Geer sekali yeoja ini.

“Aniyo. Maksudku kakakmu. Siapa namamu?”

“Im Yoon Ah.”

“Im Yoon Ah, nama yang cantik seperti orangnya. Hmm, oh ya apa kau mau menjadi modelku?”

Tiba-tiba saja pertanyaan itu terlontar dari mulutku dan dia membelalakan matanya.

“Mwo?” Dia tampak kaget dengan pertanyaanku.

Dia cantik. Tidak rugi kalau memanfaatkan dia sebagai modelku meskipun kami baru kenal. Pasti karyaku akan lebih bagus dan terkenal.

♥♥♥

 Yoona POV

Jadi model? Apa namja yang bernama Lee Donghae itu sudah gila? Kenapa dia menawarkan pekerjaan sebagai model pada gadis buta sepertiku? Bahkan dia meminta nomor ponsel adikku dan memberi kartu nama pada adikku. Katanya kalau aku bersedia, tinggal menghubunginya.

“Hey, jangan melamun. Tidak baik tau.” Tegur seseorang dan dari suaranya yang sudah tidak asing di telingaku. Aku sudah pasti dengan mudah menebaknya.

“Jae Joong oppa.”

“Kenapa kau melamun? Tidak biasanya. Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?”

“Aniyo oppa.”

“Geojitmal.”

“Ani, aku tidak bohong.”

“Katakan padaku. Kita ini sudah lama bersama jadi aku tahu kalau kau pasti sedang ada yang di pikirkan. Cepat katakan apa masalahmu.”

“Tadi sore aku sedang jalan-jalan bersama Jin Ah dan aku tak sengaja mengganggu orang yang sedang melakukan pemotretan. Dan fotografernya menawariku menjadi model. Aku bingung.”

“Oh jadi karena itu ya. Kenapa tidak kau terima saja tawarannya?”

“Heh?”

“Iya, tunjukan kalau kau itu mempunyai kelebihan di samping kau memilki kekurangan. Meskipun kau tidak bisa melihat tapi kau itu di anugerahi kecantikan bagai dewi oleh Tuhan.”

“Aah, oppa berlebihan.”

“Tidak. Aku tidak berlebihan tapi kau memang sangat cantik, Yoong-ah.”

Aku hanya tersenyum. Cantik. Setiap orang yang melihatku selalu berkata kalau aku cantik. Ya Tuhan, aku ingin sekali bisa melihat. Aku ingin melihat wajahku sendiri juga wajah orang-orang yang berada di sekitarku.

“Saat tersenyum pun kau tambah cantik, Yoong-ah.”

“Aigo, kau gombal oppa.”

“Haha, tapi kenyataannya begitu.”

“Mendengarmu bicara seperti itu membuatku penasaran akan wajahku. Apa aku bisa melihat, oppa?”

“Aku tidak tahu. Tapi, aku yakin pasti Tuhan akan memberikan keajaiban padamu. Tapi, aku tidak tahu kapan.”

“….”

“Oh ya, Yoong-ah. Aku harus pergi ke rumah sakit ya. Barusan ada sms dari perawat kalau aku sedang di tunggu.”

“Oh, ne oppa.”

******

 “Jin Ah, kau sambungkan telepon ke namja yang bernama Donghae itu.”

“Mwo? Waeyo?”

“Eonnie mau terima tawarannya.”

“Nde?”

“Ne, eonnie serius. Ppali.”

“Ne, eonnie.”

♥♥♥

 Donghae POV

Aaarrggh, rasanya lelah sekali. Tiba-tiba suara Bruno Mars mengalun dengan merdunya. Aku melirik ke arah ponselku yang kuletakan di atas meja. Dengan langkah enggan, aku meraih ponsel dan begitu kulihat ternyata…

“Yoboseyo…” Suaranya di seberang sana.

“Ne, ada apa?”

“Hmm, Donghae ssi. Setelah aku pikir-pikir, aku terima tawaranmu.”

“Mwo?”

“Ne.”

“Kau serius?”

“Ne, aku serius.”

“Baiklah. Besok jam 9 aku tunggu di studioku. Jangan telat.”

“Ne, Donghae ssi.”

KLIK

Ternyata dia menerima tawaranku. Awal yang bagus, Donghae.

♥♥♥

 Author POV

Sejak Yoona memutuskan untuk menjadi modelnya Lee Donghae. Hidupnya berubah drastis. Banyak produk yang ingin mengontraknya sebagai model. Mulai jadi bintang iklan untuk sebuah produk kecantikan, produk makanan sampai produk rumah tangga. Bahkan beberapa majalah terkenal seperti Vogue, Elle, dan lainnya pun ingin mengajaknya bekerja sama. Dan Jin Ah pun jadi managernya Yoon Ah, kakaknya.

Namun justru banyak yang iri padanya.

Ketika Yoon Ah sedang berada di ruang ganti tiba-tiba ada yang menjambak rambutnya dan menghempaskan tubuh Yoon Ah ke lantai.

“Aawww…” Yoon Ah meringis kesakitan.

“Aku benci kamu, Yoon Ah. Lebih baik kau enyah saja dan asal kau tahu kalau Donghae itu hanya memanfaatkanmu.” Bentak seorang yeoja yang merasa iri pada kesuksesan Yoon Ah.

“Apa-apaan kau, Tiffany?!?” Teriak Donghae di ambang pintu dan menghampiri Yoon Ah lalu membantu Yoon Ah berdiri.

“Kenapa kau membelanya huh? Bukankah kau itu hanya memanfaatkan gadis buta ini hah!”

“Tutup mulutmu, Fany! Kalau kau seperti ini, aku tidak akan mengajakmu bekerja sama!”

“Mwo?”

“Ne, sekarang pergilah dari sini dan jangan kau tunjukkan wajahmu lagi!” Usir Donghae.

“Kau jahat, Donghae!” Tiffany keluar dan membanting pintu dengan keras.

“Gwaenchanayo?” Tanya Donghae.

“Gwaenchana. Gomawo Donghae ssi.”

“Ne, cheonmaneyo. Oh ya kamu tidak sibuk kan nanti malam?”

“Tidak. Waeyo?”

“Aku mau mengajakmu makan malam.”

“Oh, ne.”

******

 Tepat jam 7 malam, Donghae mengajak Yoon Ah pergi ke sebuah tempat.

“Yoon Ah, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.” Ucap Donghae seraya menatap yeoja yang ada di depannya.

“Sesuatu? Tentang apa? Katakan saja.”

“Hmm, nan saranghamnida.”

“Mwo?”

“Ne, saranghaeyo Yoon Ah. Maukah kau jadi yeojachinguku?”

Yoon Ah terdiam sejenak hingga akhirnya dia menganggukan kepalanya.

♥♥♥

 Jae Joong POV

Malam ini aku berencana untuk mengungkapkan perasaanku padanya. Aku sudah tak sabar untuk menemuinya. Aku sengaja membeli sebuket bunga mawar kesukaannya. Pasti dia suka.

Aku melangkahkan kakiku dan aku langsung menghentikan langkahku. Kulihat dia tengah berdiri di depan rumahnya bersama seorang namja.

Dan betapa hancur hatiku saat melihat namja itu menciumnya. Aku meremas buket bunga ini dan aku menghempaskan bunga itu ke tanah.

♥♥♥

 Yoona POV

Hari ini aku berkencan dengannya. Aku merasa bahagia sekali. Aku merasa hidupku komplit. Karena dia hadir di dialam hidupku. Meskipun aku tidak tahu wajahnya seperti apa. Tapi, aku merasa bahagia karena ada laki-laki yang mencintaiku.

“Oppa, kenapa kau mencintaiku?” Tanyaku.

“Haruskah aku menjawabnya?” Dia malah bertanya balik.

“Ne, aku ingin tahu.”

“Molla. Aku tidak tahu kenapa. Mungkin karena kamu cantik.”

“Berarti kalau aku tidak cantik dan buruk rupa, kau tidak akan mencintaiku.”

Kudengar dia tertawa,

“Explaining why i love is you is like explaining how water tastes, completely impossible. Bagiku cinta itu tidak perlu alasan. Jika cinta perlu alasan, setidaknya aku bisa memberi tahu 1000 alasan kenapa aku mencintaimu, Yoong. Kenapa kau malah bertanya seperti itu padaku?”

“Karena aku tidak sempurna. Aku tahu diri. Aku buta.”

“Meskipun kau buta tapi kau masih bisa berbicara, mendengar juga merasakan kan. Hidup itu harus di syukuri, Yoong. Di luar sana malah ada yang lebih parah, ada yang buta tuli juga bisu. Hellen Keller contohnya. Dia seorang wanita yang buta tuli juga bisu tapi dia tetap semangat menjalani hidupnya.”

Benar juga katanya. Kenapa aku malah minder? Harusnya aku tetap semangat menjalani hidupku di tengah kekuranganku.

“Hari ini sepertinya akan turun hujan. Mendung.”

“Oppa…”

“Hmm…”

“Bisakah kau ceritakan padaku seperti apa pelangi itu?”

“Waeyo?”

“Aku ingin tahu saja soalnya dari kecil temanku selalu bilang kalau pelangi itu cantik dan indah. Apa itu benar?”

“Ya, pelangi itu indah. Pelangi itu adalah lukisan Tuhan yang sangat indah, sama seperti dirimu. Kau ciptaan Tuhan yang sangat indah dan cantik.”

Aku merasakan wajahku panas dan aku merasa malu sekali saat mendengarnya.

“Kau lucu sekali saat malu. Oh ya, aku punya sesuatu untukmu.”

Tiba-tiba dia memasangkan earphone ke telinga kananku. Dan aku mendengar suara seseorang yang sedang menyanyi. Aku hapal suara ini.

“Kau menyanyi?” Tanyaku.

“Ne, gimana? Bagus tidak? Aku ciptakan lagu itu untukmu dan aku beri judul, Beautiful.”

“Bagus sekali. Aku tak menyangka kau bisa menyanyi.”

“Itu juga termasuk salah satu impianku yaitu menjadi seorang penyanyi.”

“Kenapa kau tidak jadi penyanyi saja?”

“Karena haraboji juga eomma tidak menginginkan aku menjadi penyanyi jadi aku mengubur dalam-dalam impianku itu.”

Kurasakan ada kesedihan di nada bicaranya. Sepertinya aku salah bicara.

“Mianhaeyo oppa.”

“Kenapa kau minta maaf?”

“Karena aku sudah salah bicara, aku malah bertanya seperti itu.”

“Tidak apa-apa kok. Kenapa kamu malah minta maaf, lagipula aku sekarang bersyukur dengan semuanya. Karena belum tentu kalau aku menjadi penyanyi aku bisa bertemu denganmu. Aku pikir ini adalah takdir.”

♥♥♥

 Jae Joong POV

Mungkin perasaanku selamanya akan ku kubur. Dia hanya menganggapku sebagai kakak laki-lakinya saja, tidak lebih. Padahal aku sudah lama memiliki perasaan lebih padanya sejak dulu, sejak aku pertama kali bertemu dengannya. Aku mencoba untuk membuka hatiku untuk yang lain tapi aku tidak bisa. Apa yang harus aku lakukan?

♥♥♥

Jin Ah POV

Terima kasih Tuhan. Aku senang sekali melihat eonnie bahagia. Sudah hampir 2 bulan ini dia jadian dengan Donghae oppa. Dan aku rasa Donghae oppa itu laki-laki yang baik dan sangat cocok untuk eonnie.

Aku harus cepat-cepat kembali ke apartemen. Tapi, tunggu. Sepertinya aku melihat mobil Donghae oppa. Dia dengan siapa ya?  Kok pake pelukan segala? Apa jangan-jangan Donghae oppa selingkuh?

Aku menepikan mobilku dan ku perhatikan dengan seksama. Sepertinya aku kenal yeoja itu. Tunggu! Yeoja itu kan…

Sun Ye?!?

To be continue


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * yenny_yoonhaelovers says:

    aaaakkkhhhhh… aq suka.. suka.. suka bgd ma ceita’n!! pkk’n neomu chuahae ^^
    tp knp d akhir crita tb2 muncul nama sunye?? OMG firasat buruk tu spt’n -_-
    lanjutkan segera ya chingu…!! FIGHTING
    YOONHAE 4ever!!

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  2. * yoongfishy307 says:

    waahh makasih chingu udah suka ma ff karyaku ^^

    nantikan saja kisah slnjutnya ya ^^

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  3. Kok akhir2nya malah muncul Sunye, moodku langsung ngedrop, tadinya seneng langsung sebel..
    Ntar bikin Yoong bisa lihat ya..

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  4. * Marzha says:

    Chingu.. Fanficnya daebak…. Cerita selanjutnya ga sabar nunngu chingu,,,..

    Tetap semangat…

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  5. * sylvia.monica22 says:

    eh si sunye salah jalur ff yah..?? =.=
    lanjutin yah chingu.. Fighting terus..😀

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  6. * mochichi says:

    wah, kenapa tiba2 putus?
    ada udang dibalik balik deh, kekeke

    | Reply Posted 5 years ago
  7. * kyunyuk says:

    sunye? Pelukan? Oh tidaaaak

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  8. * diana says:

    Hhm..apa donghae oppa selingkuh ?
    Bca part selanjutnya aah🙂

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  9. * jan says:

    Lanjutt

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago
  10. * Maeri says:

    mwo?? Sunye?!!? jadi siapanya Donghae dia disini?? ckckck…
    awas ajah kalo ikan mokpo sampe selingkuh..haha..

    lanjut lagi ya, Zah bacanya…penasaran😉

    | Reply Posted 3 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: