YoonHae Fanfics Library



[Two-shots] Your Eyes (Part2-End)

Author : Yoongfishy307

Genre : Romance, Angst, Friendship, Family

Rating : PG 13

Length : Oneshoot

Main Cast :

* Lee Donghae a.k.a Donghae SUJU

* Im Yoon Ah a.k.a Yoona SNSD

* Kim Jae Joong a.k.a Jae Joong TVXQ

* Im Jin Ah a.k.a Nana After School

* and other cast

Title :  Your Eyes

Disclaimer :

I don’t own Korean Artist, they belong to their artist management. Plot story is Mine! Everything that happens in this story is just fanfiction. If there is equality of names and events, is just a coincidence. FF ini terinspirasi oleh MV Kiss – I’m a woman.

Your Eyes

Part 2 – End

Yoona POV

Sudah hampir 3 hari ini aku tidak dapat kabar dari Donghae oppa. Dia kemana ya? Kok tidak menghubungiku? Aku tidak bisa mengirimnya sms apalagi menghubunginya karena kalau tidak ada Jin Ah tapi kalau ada Jin Ah sh aku pasti bisa menyuruh Jin Ah mengirimnya sms atau menghubungi Donghae oppa. Tapi, Jin Ah sekarang sedang sibuk karena dia masuk kuliah.

“Yoong…”

“Jae Joong oppa?”

“Aku…punya berita bagus untukmu…”

“Tentang apa?”

“Ada yang mau mendonorkan matanya untukmu.”

“Mwo? Jinjja?”

“Ne, dan operasinya di lakukan besok.”

“Siapa yang mendonorkan matanya padaku? Apa aku mengenalnya?”

“Tidak. Seorang wanita paruh baya yang sudah meninggal dan dia berpesan ingin mendonorkan matanya untuk orang yang membutuhkan. Dan aku ingin memberikannya padamu.”

“Gomawo oppa. Aku sangat bahagia sekali. Akhirnya aku bisa melihat.”

“Sekarang aku bantu kau bereskan barang karena besok sore operasinya akan di laksanakan.”

“Ne, oppa. Oh ya bisakah kau pinjamkan ponselmu? Aku ingin kau sambungkan ke Donghae oppa. Kau punya nomornya kan?”

“N..nde…”

Teleponnya nyambung tapi tidak di angkat. Kenapa sih? Padahal aku ingin memberi tahu berita baik padanya. Tapi, lebih baik aku kasih kejutan saja. Aku akan memberi tahunya setelah operasinya berjalan lancar.

♥♥♥

 Author POV

Keesokan harinya Yoon Ah menjalani operasi dan Jin Ah tampak gelisah sementara di dalam Jae Joong tengah melakukan operasi. Dan selang beberapa jam kemudian, Jae Joong keluar di temani asisten juga suster.

“Oppa bagaimana operasinya?” Tanya Jin Ah.

“Operasinya berjalan lancar.”

“Gomawo oppa.”

“Ne.”

******

Keesokan harinya perban yang membalut mata Yoon Ah dibuka. Dan perlahan Yoona membuka matanya.

“Eonnie, kau bisa melihatku?” Tanya Jin Ah.

“Aku bisa melihat.”

Jin Ah memeluk Yoon Ah dan menangis sesenggukan.

“Akhirnya kau bisa melihat, eonnie.”

♥♥♥

 Yoona POV

Aku membaca sms yang aku terima dari Donghae oppa ke ponsel adikku,

“Temui aku di Cafe L’amour jam 10. Jangan telat.”

Kebetulan sekali padahal tadinya aku mau mengirimnya sms dan aku mau memberinya kejutan. Aku melirik jam di dinding ternyata sudah pukul 9 lebih 15 menit. Aku harus segera kesana. Untung saja aku melihat fotonya jadi aku bisa mengenalinya nanti saat aku kesana.

Akhirnya aku sampai di depan cafe dan begitu aku masuk. Aku celingukan dan kulihat dia duduk dekat jendela. Dia memakai topi dan kacamata hitam. Aku ditemani oleh Jin Ah, adikku.

Tapi Jin Ah langsung pergi dan meninggalkan kami berdua.

“Annyeonghaseyo oppa.” Sapaku dengan nada yang ceria.

Namun dia hanya diam tak menanggapi.

“Oppa aku punya berita bagus untukmu.”

“Apa itu?”

“Hmm, sekarang oppa memakai kemeja kotak-kotak berwarna abu-abu, t-shirt putih, celana jeans yang agak belel, sneakers putih gading dan memakai kacamata hitam juga topi.”

“Kau bisa melihat?” Tanyanya tapi dengan nada yang datar.

“Ne, oppa. Aku bahagia sekali. Dan ternyata benar kata Jin Ah kalau kau itu tampan.”

“Oooh.” Dia hanya menanggapinya dengan datar. Kenapa dia?

“Oppa, kenapa?”

“Sudah saatnya permainan ini berakhir.”

“Permainan? Berakhir? Maksud oppa?”

“Sebenarnya aku hanya mempermainkanmu, Im Yoon Ah. Aku tidak pernah mencintaimu. Aku hanya memperalatmu.”

“Mwo? Jangan bercanda oppa! Tidak lucu tau!” Aku mendengus kesal.

“Bercanda? Aku serius. Aku hanya memperalatmu dan aku merasa kau itu membosankan.”

“Mwo?”

Tiba-tiba ada yang menghampiri kami berdua. Seorang yeoja berpenampilan anggun dan rambutnya terurai panjang. Dia menatapku dengan tatapan mata yang tajam dan sinis.

“Jagi.” Ucapnya lalu mencium pipi kanan Donghae oppa.

“Kau datang juga, jagi.”

“Siapa dia, oppa?” Tanyaku.

“Dia tunanganku. Dan besok lusa kami akan menikah lalu pindah ke Amerika. Jadi kau jangan menggangguku dan muncul di depanku.” Ucapnya dengan nada yang sangat dingin dan aku merasa hatiku sangat sakit sekali saat aku mendengar ucapannya.

“Kau jahat, oppa. Jadi kata-katamu, perhatianmu dan semuanya adalah palsu? Kenapa kau melakukan ini padaku hah?”

“Inilah aku yang sebenarnya. Aku hanya memperalatmu. Aku hanya ingin membuat Sun Ye tunanganku cemburu padaku dan mau kembali lagi padaku. Saat aku mendekatimu, hubunganku dengannya sedang rumit karena dia meninggalkanku. Aku yang frustasi dan akhirnya memutuskan untuk memperalatmu selain untuk karirku juga untuk membuat Sun Ye mau kembali padaku. Dan akhirnya Sun Ye kembali padaku.”

Aku merasa tubuhku gemetar, aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Kau tidak boleh menangis, Yoon Ah. Jangan kau tunjukan kalau kau itu lemah.

Aku tak sanggup berlama-lama disini. Aku harus pergi dari sini. Akhirnya aku memutuskan untuk berlari keluar dari cafe ini.

Aku sangat membencimu, Lee Donghae.

♥♥♥

 Tak terasa waktu bergulir dengan cepat dan sudah 2 tahun lamanya sejak kejadian itu. Dan aku tidak pernah mendengar kabarnya. Bahkan beberapa majalah mengabarkan kalau dia pindah ke luar negeri. Dan sekarang aku sudah menikah dengan Jae Joong oppa. Satu tahun yang lalu. Dan sampai sekarang pun aku belum melakukan hubungan suami istri karena aku belum siap. Dan dia juga tak memaksaku. Meskipun ibu mertuaku ingin segera menimang cucu. Tapi, aku benar-benar belum siap untuk itu. Karena sampai sekarang aku masih memikirkan DIA. Ya, DIA. DIA yang pertama kali menyentuh hatiku dan menempati hatiku. DIA yang pertama kali menciumku. DIA juga yang menorehkan luka yang dalam di hatiku.

Dan hari ini aku mau menghadiri acara pernikahan sahabatku, Yuri di Jepang. Dia menikah dengan orang Jepang makanya acaranya di laksanakan disana. Dan Jae Joong oppa tidak bisa menemaniku kesana karena sibuk mengurusi Rumah Sakit. Dia kepala rumah sakit sekaligus dokter inti disana jadi dia tak bisa bepergian jauh untuk sementara waktu. Sedangkan Jin Ah dia sibuk karena ada pementasan drama di kampusnya. Dan tahun depan dia akan wisuda.

Akhirnya aku pergi sendiri ke Jepang. Dan Yuri yang mengurusi untuk urusan hotel tempat aku menginap. Dan aku bahkan di tunjuk jadi pengiring pengantin wanita.

Saat ini aku sedang melihat acara sakral saat mereka mengucapkan ikrar janji suci. Tiba-tiba dalam lamunanku aku berdiri disana dan disampingku DIA berdiri sembari menatapku. Ya Tuhan, kenapa aku malah berkhayal seperti itu? Aku sudah menikah dan sudah jadi milik Jae Joong oppa meski hatiku belum sepenuhnya dia miliki.

“Hadirin semuanya, akhirnya saudara Hideaki bersama Yuri telah bersatu dalam ikatan pernikahan dan kita do’akan semoga mereka awet sampai maut memisahkan. Dan untuk memeriahkan suasana, marilah kita dengarkan satu tembang dari Ryu.”

Musik mengalun dan kulihat seorang pria memakai kacamata hitam dan lengkap dengan tuksedo. Tampak rapi dan sepertinya aku mengenalnya. Tunggu! Bukankah itu…

DIA?!?

Tubuhku rasanya lemas dan aku hanya bisa duduk di kursi. Tiba-tiba kaku.

Aku mendengar seorang wanita berbisik pada temannya, “Suaranya bagus tapi sayang dia tak bisa melihat ya. Dia itu sahabatnya Hideaki dari kecil.”

DEG

DIA buta?!?

Selesai menyanyi dia turun dari panggung dibantu oleh seorang namja dan bukankah namja itu adalah Eun Hyuk sahabatnya? Kemana Sun Ye? Aku celingukan dan tidak menemukan Sun Ye disini.

♥♥♥

 Donghae POV

“Hyuk, aku ingin sendirian. Nanti kalau aku sudah selesai, kau aku panggil ya.”

“Baiklah. Lagipula aku mau melihat Hyo Yeon dulu kasihan dia sedang mengandung. Kau tahu kan kalau orang yang hamil itu terkadang suka bertindak macam-macam.”

“Haha baiklah. Kau tidak usah khawatir.”

Aku menikmati hembusan angin yang menerpa wajahku. Dan aku merasa ada yang duduk disampingku.

“Hyuk, cepat sekali kau kembali. Aku kan belum memanggilmu. Aku masih ingin sendiri.”

“…..”

Tak ada jawaban.

“Hyukie? Lee Hyuk Jae? Kaukah itu?”

“…..”

Siapa ya? Apa jangan-jangan hantu? Tapi masak iya ada hantu siang-siang begini.

“Kau siapa?”

“…..”

“Aigo, ya sudahlah.”

Aku menyenderkan kepalaku ke bangku. Taman ini pasti indah. Aku bisa membayangkannya.

♥♥♥

 Author POV

Yoon Ah tak kuasa menahan air matanya. Dia langsung pergi meninggalkan Donghae yang tengah duduk menyender ke bangku. Dia memutuskan untuk segera pamit dan kembali ke Korea hari itu juga. Setibanya di bandara. Dia tidak langsung pulang. Tapi, dia malah duduk di ruang tunggu. Tiba-tiba matanya menangkap sosok yang sangat ia kenal.

“Dia kan Sun Ye? Kenapa dia ada disini bukan di Jepang?” Gumam Yoon Ah.

Lalu tanpa pikir panjang, dia menghampiri Sun Ye yang sedang agak jauh dari tempat duduknya.

“Annyeonghaseyo Sun Ye ssi.” Sapa Yoon Ah.

Sun Ye yang bertatap muka dengannya tampak kaget.

“Ka..kau? Im Yoon Ah?” Sun Ye terkejut.

Tiba-tiba ada seorang namja datang menghampiri mereka berdua.

“Jagi, penerbangannya di undur jadi kita harus menunggu 30 menit. Gimana?” Tanya seorang namja pada Sun Ye.

Yoon Ah melirik namja itu dan tampak terkejut,

“Taecyeon?”

“Hei, kau Im Yoon Ah. Long time no see. Aku dengar dari orang-orang kau sudah menikah ya. Chukae.”

“Ne, kamsahamnida. Sun Ye ssi, kenapa kau disini bukan di Jepang bersamanya?” Tanya Yoon Ah too the point.

“…..” Sun Ye terdiam.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Saat aku ke Jepang, aku tak sengaja bertemu dengannya dan dia tidak bisa melihat. Kenapa dia? Apa dia kecelakaan?” Tanya Yoon Ah.

Sun Ye beranjak dari tempat duduknya,

“Sebaiknya kau tanyakan saja pada adikmu, Jin Ah juga suamimu.” Ucap Sun Ye lalu menarik lengan Taecyeon dan pergi meninggalkan Yoon Ah yang kebingungan.

Akhirnya dia langsung pergi menemui Jae Joong di rumah sakit.

“Yoong? Kau sudah kembali? Kenapa kau tidak menghubungiku? Aku kan bisa menjemputmu ke bandara.” Ucap Jae Joong sembari duduk di depan meja kerjanya dan membereskan beberapa file.

“Oppa, aku ingin bertanya tentang sesuatu.”

“Tentang apa?”

“Saat aku ke Jepang, aku tak sengaja bertemu dengan Donghae dan dia tak bisa melihat. Bahkan aku bertemu dengan Sun Ye di bandara. Saat aku bertanya tentang Donghae, dia malah menyuruhku bertanya padamu juga Jin Ah. Sebenarnya apa yang terjadi?”

Mendengar pertanyaan dari Yoon Ah, Jae Joong langsung menghentikan kegiatannya dan menatap Yoon Ah.

“Matamu…” Ucap Jae Joong.

“Ada apa dengan mataku?” Tanya Yoon Ah.

“Sebenarnya aku bohong. Yang mendonorkan matamu bukan seorang wanita paruh baya tapi dia.”

“Mwo?”

Yoon Ah merasa tubuhnya lemas.

Flashback

“Jae Joong ssi, bisakah kita bicara?” Tanya Donghae saat dia berkunjung ke rumah sakit.

“Hmm, bisa. Kita bicara di taman belakang saja.”

Mereka berdua pun pergi ke taman belakang.

“Ada apa?” Tanya Jae Joong.

“Aku ingin kau membantuku.” Jawab Donghae dengan nada serius.

“Membantumu?” Jae Joong mengernyitkan dahinya.

“Ne, aku ingin mendonorkan mataku untuk Yoong.”

“Mwo? Kau gila!”  Jae Joong kaget dan membentak Donghae.

“Tidak. Aku tidak gila. Aku ingin Yoon Ah bisa melihat. Kumohon tolong aku, Jae Joong ssi.” Pinta Donghae.

“Tapi, kau. Itu tidak mungkin.”

“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kumohon bantu aku. Kau mencintai Yoong kan?”

“Mwo?”

“Ne, kau mencintainya. Jadi aku mohon kau bantu aku dan setelah aku mendonorkan mataku, aku tidak akan muncul lagi dalam kehidupannya dan kau harus menjaganya juga menyayanginya sepenuh hatimu.”

“Donghae ssi…”

“Bisa kan?”

“Baiklah. Tapi, berjanjilah padaku kau tidak akan muncul lagi di depannya.”

“Ne, aku berjanji. Aku akan pergi dari kehidupannya.”

End of flashback

Yoon Ah menangis sesenggukan.

Waeyo? Kenapa dia melakukan itu? Kenapa?” Isak Yoon Ah.

“Yoong, mianhaeyo. Aku terpaksa membohongimu karena dia yang memintanya.” Ucap Jae Joong sembari mengelus punggung Yoon Ah.

“…..”

♥♥♥

Donghae POV

“Hyukie, bisakah kau antarkan aku ke taman? Aku ingin menikmati musim gugur.” Ucapku pada sahabatku, Hyukie.

“Aa, ne.”

Aku memilih tinggal di Jepang bersama sahabatku dan istrinya, Hyo Yeon. Kami sudah lama tinggal disini. Dan aku memutuskan untuk meninggalkan semuanya dan memulai hidup baruku disini juga dengan nama baru, Ryu. Aku ingin melupakan semuanya termasuk dia. Tapi, setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari bahkan aku tak berhenti memikirkannya. Dan aku dapat info dari Tae Min kalau dia sudah menikah setahun yang lalu. Dan pasti dia sudah hidup bahagia. Sekarang Tae Min yang melanjutkan karirku dan aku memilih untuk mengasingkan diriku kesini.

“Oppa…”

Aku bisa mendengar suaranya. Pasti karena aku sangat merindukan dia sampai-sampai aku berhalusinasi.

“Donghae oppa.”

Lagi-lagi aku mendengar suaranya dan aku merasakan ada yang menyentuh tanganku.

“Yoong? Kaukah itu?”

“Ne, ini aku.”

“Apa aku sedang berhalusinasi?”

“Aniyo. Aku memang ada disini.”

“Kau? Kenapa ada disini?”

“Aku ada disini karena aku ingin meminta pertanggung jawabanmu.”

“Pertanggung jawabanku?”

“Ne, kau jahat oppa. Kenapa kau melakukannya? Kenapa kau mendonorkan matamu untukku?”

“Kau sudah tahu?”

“Ne, aku tahu semuanya. Ternyata kau berbohong padaku. Kau yang mendonorkan matamu. Dan kenapa saat itu aku tak curiga padamu waktu bertemu di cafe, kau memakai kacamata hitam. Ternyata Sun Ye telah menikah dengan Taecyeon setahun yang lalu di Amerika. Dan kau pergi meninggalkan Korea dan tinggal di sini bersama sahabatmu, Eun Hyuk ssi. Kenapa kau mengorbankan semuanya hah?”

“Aku melakukan semuanya karena aku ingin kau bisa melihat, meskipun itu dengan mataku. Kau mempunyai mata yang sangat indah tapi sayang kau tak bisa melihat. Dan aku rela mengorbankan semuanya karena aku merasa sudah puas melihat dunia ini. Aku tak sanggup melihatmu menderita. Meskipun kau selalu bilang kalau kau tidak pernah merasa menderita tapi aku bisa melihatnya dari matamu. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk memberikan mataku untukmu, Yoong.”

“Pabo! Donghae pabo!” Dia memukul-mukul dadaku dengan tidak kencang dan aku meraih tangannya.

“Lebih baik kau pergi, bukankah kau sudah menikah. Kenapa kau ada disini?”

“Aku sudah bercerai dengan Jae Joong oppa dan aku memutuskan untuk tinggal disini bersamamu.”

“Mwo?”

“Ne, aku sudah bercerai seminggu yang lalu dan aku langsung pergi kesini karena aku ingin tinggal bersamamu disini.”

“Kau jangan merasa bersalah, Yoong.”

“Oppa?”

“Aku tidak mau kau begini karena kau merasa bersalah padaku. Aku melakukannya karena aku ikhlas. Aku ingin kau bisa melihat.”

“Tidak. Karena aku mencintaimu, oppa. Meskipun aku menikah dengan Jae Joong oppa tapi aku tidak pernah menyerahkan apa yang seharusnya seorang istri lakukan pada suaminya. Aku terlalu mencintaimu sampai-sampai aku tak sanggup melakukannya.”

“Mwo? Jadi kau…”

“Ne, Donghae oppa. Aku masih perawan. Aku ingin menikah denganmu dan menyerahkan semuanya untukmu. Aku juga ingin menjadi matamu sekarang. Aku akan membalas semua yang kau berikan padaku dengan cintaku padamu, Donghae oppa.”

Aku menggenggam erat tangannya, “Gomawo, Yoong.”

“Tidak. Harusnya aku yang berterima kasih padamu karena kau sudah merelakan matamu untukku. Dan aku bisa melihat dunia ini. Aku bisa melihat pelangi dan aku merasa kaulah pelangi untukku. Kau indah bahkan lebih indah dari pelangi.”

“Sejak kapan kau bisa berbicara gombal seperti itu?” Candaku.

“Hahaha…”

Dia menyenderkan kepalanya ke bahuku.

“Saranghaeyo, Yoong.”

“Nado saranghaeyo, oppa.”

-THE END-


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * megmonchaicha says:

    Kyaaa … So sweet sekali .. Tapi sedih donghae buta . (╥ ﹏ ╥)

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  2. * yenny_yoonhaelovers says:

    hikzt..hikzt… so sad T^T
    Hwae oppa.. Kau bagai malaikat!! Di fanfic atau pun d kehidupan nyata!! pantes ajj Yoong klepek2 kkkk😄
    nice FF chingu~aaa ^^
    buat FF YOONHAE yg lbh bnyk lg ya ><

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  3. * sylvia.monica22 says:

    swett

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  4. * anakingusan says:

    hmm, satauku orang hidup ga bisa donor mata, thor..
    klu dipaksain malah bisa meninggal..
    cmiiw

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  5. * flamfish_khun says:

    yaampun author daebak🙂
    tapi bikin nyesek juga –“,
    hehe lanjutkan yang lain ^^

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  6. Kok gantian Donghae yg buta.. Nyesek.. Orang hidup kan gak boleh donorin mata..

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  7. * leeyooneun says:

    ceritanya so sweet banget😀

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  8. * meti says:

    nitip koemn dulu yaaa🙂

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  9. * meti says:

    eh komen maksunya🙂

    | Reply Posted 5 years, 1 month ago
  10. * SONELF says:

    So sweet banged !

    IAM YOONHAE SHIPPERS YEONGWONHI

    | Reply Posted 5 years ago
  11. * bumbum says:

    so sweet >.<
    balance end! alias sedih juga Hae yg buta, tapi happy krn akhirnya kesalahpahaman itu lurus deh.

    | Reply Posted 5 years ago
  12. * HaenA says:

    aku, aku, mataku bwt hae oppa,, biar kbahagiaan YoonHae lengkap!!
    *smg g co2k.

    YOONHAE is prefect!

    | Reply Posted 4 years, 12 months ago
  13. * kyunyuk says:

    authoor.. Gue nangis,, tanggung jawab *eh

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  14. * diana says:

    Huaah..donghae oppa so sweet Ƴª🙂

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  15. * pingkan says:

    Awal’a aku tkut klo ending’a yoong oennie ama joong oppa , eh ternyata impianku trkabul ending’a tetep yoonhae . Gomawo ya thor udh ngabulin impianku . Hehe curhat

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  16. * desi handayani says:

    ff`a bagus bikin sedih
    daebak author
    smoga ada ff lagi

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  17. * Salsa_YH says:

    emang org yg msh hidup bs donor mata y?prasaan kg bs,y tp kg papalah,yg penting keren FF’a…
    thor,gr2 kau ku harus tahan air mata,klu gw nagis ntar di bilang lebay ma mak gw thor…#sriyus

    keren thor FF’a..salut ma author…
    :’) :))

    | Reply Posted 4 years, 3 months ago
  18. * Nekaa says:

    Biar Donghae Oppa buta,aku tetep cinta kok😄 #dilirikYoongEonni
    Yaawloh ni epep bagus keren amazing awesome good n PERFECT😄
    Ryu? Koplak namanya😄
    Keep writing,just believe YOONHAE \(^O^)/
    D A E B A K~

    | Reply Posted 4 years, 3 months ago
  19. * eka aprillia wiranti says:

    lagi nyari ff eh ketemu sama ff ini dan ff ini juga berhasil bkn aku nangis, daebakkkk🙂

    | Reply Posted 4 years, 1 month ago
  20. * Elsa says:

    so sweet! aku kira Donghae bener” mau ninggalin Yoong tp ternyata ga… ini FF nya terharu bgt😀 Keep writing

    | Reply Posted 4 years, 1 month ago
  21. * jan says:

    So sweet.

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago
  22. * Maeri says:

    eeeaaaaa YoonHae sama2 bisa ngegombal disini..wkwkwk..
    seru ceritanya, Zah🙂 tapi, kasihan Jae Joong jadi duda..

    terus nulis ya, Zah…hwaiting ^^9

    | Reply Posted 3 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: