YoonHae Fanfics Library



[Two-shots] Sequel of A Walk To Remember For You (Part 1)

yoonhae

Author : DiahSoneelf

Genre : Chapter, Romance, Drama

Cast :

Yoona >< Donghae Seohyun >< Kyuhyun Tiffany >< Siwon Yuri >< Yesung

Rating : PG – 15

Title : Sequel of A Walk To Remember For You Part 1

Note:

Annyeonghaseyo akhirnya lanjutan FF aku jadi juga, mianhae udah nunggu lama banyak tugas disekolah sama ulangan-ulangan,, mianhae kalau ending tidak sesuai keinginan.. disini sedikit ada cuplikan tentang Seokyu ya,,
Note : dimohon membaca FF ini disertai dengan lagu yang galau dan mellow. Super Junior – Memories, atau Super Junior – Y, Super Junior – Sunflowers, Kyuhyun – The Way Break Up

Sequel of A Walk To Remember For You

Part 1

Yoona POV

”saranghae Im Yoona”gumam donghae oppa. Kudengar suaranya di telingaku, hae oppa nado saranghae.

”dia terselamatkan, pindahkan ke ruangannya” kata suara pria. aku pun tidak mendengar apa pun lagi.

Ku buka mataku perlahan, ku perhatikan sekelilingku. ”aku kembali kesini lagi” gumamku.
”yoong, kamu sudah sadar?” tanya seseorang yang suaranya sudah tidak asing lagi.
”oppa” ucapku menatapnya. ”syukurlah, aku sangat mengkhawatirkanmu” kata hae oppa mengelus rambutku.
”ehm mianhae oppa sudah membuatmu khawatir” ucapku tersenyum.
Donghae oppa mengambil sesuatu dari kantung celananya sebelah kanan.
”untukmu my deer” kata hae oppa memberikan sebuah kalung berbentuk bintang setengah.
”wah neomu yeppo, tapi kenapa hanya sebelah oppa bintangnya, sebelahnya lagi kemana?”tanya ku.
”sebelahnya ada disini” jawab hae oppa memperlihatnya sebuah kalung di lehernya.
”wah kalung couple” kataku tersenyum.
”gomawo oppa” kataku lagi.
Hae oppa mencium keningku. Aku tak ingin pergi meninggalkannya Tuhan

Yoona POV END

Seohyun POV

Aku kembali melakukan aktivitasku hari ini, uh sudah kelas 2 SMA sekarang. Pasti harus lebih giat belajar lagi. Omona
”seo, cepatlah, kita sudah hampir terlambat” kata kyuhyun oppa.
”nte oppa” kataku memakai ransel keroroku dan pergi menghampirinya yang telah menungguku ini.
”oppa kacca” kataku mengandeng tangannya.
Hari ini kami berangkat bersama lagi seperti biasanya.

Sekolah

Akhirnya sampai juga disekolah. Kami berdua turun dari mobil, tiba tiba
“KYUHYUN OPPA” teriak seseorang.
Kyu oppa dan aku menolehkan ke arah suara yang memanggil itu.
“Nicole” kata kyuhyun oppa.
“oppa annyeong” katanya langsung memeluk kyuhyun oppa, kyu oppa melepaskan pelukannya.
“wae oppa? Ada yang salah, aku sangat merindukan oppa” kata wanita itu.
“mianhae nicole oppa juga merindukanmu, oia ini adalah seohyun kekasih oppa, chagi ini adalah nicole teman SMP oppa” kata kyu oppa memperkenalkan kami.
“Seohyun” ucapku mengulurkan tangan kananku.
” Nicole” ucapnya menerima tanganku.
Kami melepaskan salaman kami. ”jadi sekarang oppa sudah memiliki kekasih” kata nicole dengan raut wajah kecewa.
”ehm dia adalah wanita tercantik yang pernah kulihat, kami baru 1 tahun 2 bulan pacaran” kata kyu oppa tersenyum.
”oh begitu, yaudah kalau begitu, aku pergi dulu ya oppa” kata nicole beranjak pergi.
”tunggu dulu, darimana kau tahu oppa sekolah disini?” tanya kyu oppa.
” dari omonim, tadi aku kerumah oppa” kata nicole.
” oh ” ucap kyu oppa singkat. Nicole pun pergi meninggalkan kami.

Kami berjalan ke kelas kyu oppa. Aku terus saja menunduk memikirkan wanita tadi. ”SEO” panggil kyu oppa teriak.
”wae oppa, jangan teriak, aku ada disebelahmu” kataku kesal.
”dari tadi aku memanggilmu tapi kau tidak menjawabnya, ya sudah aku teriak memanggilmu” kata kyu oppa.
”oh mianhae oppa” kataku kembali menunduk.
” apa yang kau pikirkan sebenarnya?” tanya kyu oppa.
”tidak oppa, aku tidak memikirkan apa-apa”kata ku menyangkal.
”sudah lah seo, nicole hanya temanku waktu SMP, kau tidak perlu takut kalau dia akan merebutku dari kamu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu sampai kapan pun” ucap kyu oppa yang sontak membuatku kaget, bagaimana dia bisa tahu
Aku hanya tersenyum mendengarnya.

Seohyun POV END

Yoona POV

Aku buka mataku perlahan, dan ternyata aku masih tetap hidup sampai sekarang, aku melihat sekeliling ruangan yang sudah tidak asing lagi dimataku. Kemana hae oppa? Bingungku.

Tok Tok Tok, ku dengar suara seseorang mengetuk pintu kamarku ini.
Tiba-tiba seorang gadis yang sangat aku sayang bersama dengan pacarnya menghampiriku.

”Unnie” panggilnya meletakkan sebuah box makanan di meja kecil samping tempat tidurku.
”seohyun-na” jawabku tersenyum.
Kyuhyun menganti bunga yang sudah agak lanyu di meja kecil di sebelah sofa. ”wah kau membeli bunga untukku” kataku kepada kyuhyun.
”hah? Aku tidak membelikannya untuk noona” kata kyu dengan wajah yang menyebalkan.
”lalu bunga itu untuk siapa?”tanyaku
”tau tuh si seohyun, memintaku untuk membeli bunga ini, kalau tidak ada seohyun mungkin aku akan memberikan bunga ini untuk perawat cantik didepan sana” jawab kyu dengan senyum evilnya.
Seohyun geram melihatnya ”OPPA” teriaknya.
”ust seohyun jangan teriak-teriak” kataku menenangkannya.
Kyuhyun menghampiri seohyun dan mencubit pipi kanannya gemas, ”aku hanya bercanda seororo-ku” kata kyuhyun merayu seohyun.
Seohyun tetap tidak menolehkan wajahnya ke kyuhyun dan wajahnya masih terlihat marah.
”seohyun, seo jangan marah dong, aku akan Cuma bercanda” kata kyu menenangkannya.
”ehm iya iya sudahlah oppa” kata seo menjauhi kyu.
”bener gak marah? Kok ngejauh sih? Jelek nih, cantikkan perawat di depan sana” kata kyu jahil lagi.
Seohyun memukul dada kyuhyun. ”ania chagi hanya kau yang tercantik untukku” kata kyuhyun memeluk seohyun.
Aku tersenyum melihatnya. Dasar anak muda

Tiba-Tiba seseorang membuka pintu kamarku. ”hae oppa” panggilku.
”YA! Kenapa kalian berpacaran disini, pacaran tuh di mall kalau gak di taman, jangan di rumah sakit” kata hae oppa menghampiri kami.
”Mall dan taman sudah tidak seru lagi” kata kyuhyun duduk di sofa diikuti dengan seohyun.
Hae oppa duduk di sebelah tempat tidurku, tempat duduk favoritenya mungkin.
”oppa habis dari mana?” tanyaku. ”oh, oppa tadi sarapan dulu, lalu sebentar daftar ke Universitas Seoul” kata hae oppa mengejutkanku.
”oppa sudah daftar disana?” tanyaku lagi. ”sudah yoongie, nanti oppa akan mengambil jurusan kedokteran” kata hae oppa tersenyum.
”wah bagus oppa, kapan ujian masuknya?”tanyaku semangat.
” 2 minggu lagi, doakan oppa ya yoong, semoga oppa bisa berhasil lolos masuk ke universitas seoul” kata hae oppa mengenggam tangan kananku erat.
” pasti oppa hehehe” kataku tersenyum
” gomawo yoong” balas hae oppa.

”Sarapan dahulu nona Im” kata perawat tiba-tiba muncul membawa nampan sarapan di tangannya dan meletakkannya di meja khusus untukku makan.
”gamshamnida ahjumma” ucap hae oppa, kami sudah dekat dengan perawat disini mungkin karena aku sudah lama berada disini
”nte gamshamnida ahjumma” ucapku juga.
”cheonmaneyo, saya permisi dulu” kata ahjumma perawat itu meninggalkan kami.
” mau oppa suapin?” tanya hae oppa. ”tidak usah oppa, aku bisa makan sendiri” kataku menolaknya. ”okelah kalau begitu” kata hae oppa beranjak dari duduknya dan duduk bersama kyu dan seo. Aku pun melahap sarapanku, ternyata aku sangat lapar.

****

Hari ini aku kembali melakukan kegiatanku seperti biasanya yaitu kemotrapi, hal yang paling aku benci sekarang di dunia ini.

”yoong, gwenchana? Bisa kita lakukan sekarang?” tanya hae oppa mengenggam tanganku erat. Aku mengangguk setuju.

Siwon ahjussi dan suster pun membawa ku ke ruangan yang sudah tidak asing lagi untukku, ruang kemotrapi. Kulihat kyuhyun dan seohyun duduk menungguku di ruang tunggu dan hae oppa tetap mengikutiku hingga masuki ruang kemotrapi.
Aku memegang tangan hae oppa dengan sangat kuat.
”baiklah yoona bisa kita mulai sekarang?” tanya siwon ahjussi.
” bisa ahjussi” jawabku tersenyum.
Siwon ahjussi pun menjalankan tugas seperti biasa, rasa sakit itu datang kembali, semakin kuat aku mengenggam tangan hae oppa, keringat di tubuhku sudah mulai berjatuhan. Aku sudah mulai terbiasa dengan sakit yang kurasa ini, ”o..p..p..a” rintihku pelan.
”tenang yoongi, sebentar lagi” jawab hae oppa tersenyum manis kepadaku.

Dan kemudian, mataku sudah gelap dan aku tidak bisa liat apa-apa lagi. Aku pingsan di tempat.

Yoona POV END

Donghae POV

Sudah sekian kalinya aku melihat yoona seperti ini, kapan semua ini berakhir dan yoona bisa seperti dulu lagi.
Aku menatap wajahnya yang pucat namun tetap cantik sedang terlelap di depanku.
Tok.. Tok.. Tok..
”masuk” jawabku. Ternyata yang mengetuk itu adalah appa.
”wae appa?”tanyaku menghampirinya.
”kondisi yoona sudah mulai membaik, dan sudah lama ia tinggal disini, dia sedikit bosan dan stress, itu tidak boleh terjadi pada orang pengidap penyakit leukimia, bagaimana jika yoona kita pulangkan dan tinggal di rumah kita. Jika kamu pergi dan appa pergi bisa ada omma yang menjaganya” kata appa. Sepertinya saran dari appa baik juga.
” baiklah appa, kapan yoongi akan pulang?” tanyaku
” lebih baik secepatnya, sudah hampir setahun disini” kata appa.
”ehm baik appa, aku akan bicara dengannya nanti” kataku tersenyum.
”appa kembali ke ruangan appa dulu ya” kata appa pergi keruangannya.
Aku menatap yoong kembali. Kumohon sembuhlah

*****

Aku tertidur di sofa tempat biasa aku tidur disini. ”oppa” panggil seseorang. Aku membuka mataku perlahan dan melihat yoong di tempat tidurnya yang memanggilku. Aku beranjak dari sofa dan menghampirinya.
”yoongi kau sudah sadar?” tanyaku
”ehm oppa, aku ingin pulang” kata yoona dengan wajah memelas.
” oia tadi appa bilang, kalau kau sudah bisa pulang tapi kau nanti sementara tinggal di rumah oppa dulu, biar bisa ada yang jagain. Seohyun saja yang jaga rumah” kataku menjelaskan apa yang appa suruh kepadaku.
Yoona tersenyum senang. ”akhirnya aku bisa pulang juga” katanya dengan memperlihatkan senyumannya yang manis itu.

Donghae POV END

Kami tiba dirumah ku,, aku mengambil barang-barang yoona dan aku di bagasi belakang mobilku. Yoona keluar dari mobil dengan hati-hati, aku pun mengenggam lengannya agar ia tidak terjatuh. Yoona menatapku dengan senyumannya. Aku tersenyum juga kepadanya.

Appa dan omma membuka pintu dan menyambut kami, ”kalian sudah sampai ternyata” ucap omma dengan girangnya dan menghampiri kami.
Appa membantuku membawa barang-barang yoona dan aku masuk kedalam rumah sedangkan omma membantu yoong masuk ke dalam rumah.

”sudah lama sekali aku tidak tidur di rumah” ucapku meletakkan tasku di dekat sofa kesayangan omma.
”yoongi, kamu istirahat saja, ohjumma akan membuatkanmu bubur buatan ahjumma yang paling enak” kata omma kepada yoona.
”baiklah ahjumma, gamshamnida” jawab yoong tersenyum.

Aku mengantarkan yoong ke kamarnya, sebenarnya kamar yang akan ditempatinya ini adalah kamarku dulu, namun karena aku bosan dengan kamar itu aku pun pindah ke kamarku yang sekarang.
”yoongi istirahatlah, tidurlah nanti jika buburnya sudah siap, aku akan memanggilmu” kataku
Aku pun keluar dari kamarnya dan pergi ke kamarku untuk merapikan barang-barangku.

Donghae POV END
Yoona POV

Aku sudah tiba dirumah hae oppa, sangat menyenangkan. Aku tersenyum melihat suasana kamar yang seperti lautan ini. ”pasti ini kamar oppa dulu” tebakku. Aku terkekeh.

Aku membuka tas coklatku yang berisi barang-barangku selama menginap di rumah sakit. Aku mengambil sebuah bingkai foto aku dan seohyun didalamnya. Lalu aku mengambil bingkai foto lagi yaitu foto omma, appa, aku dan seohyun yang sangat bahagia didalam foto itu. Aku meletakkan kedua foto itu di meja kecil sebelah tempat tidur yang hanya berukuran untuk satu orang ini.

Aku merapikan pakaianku dan memasukkan kedalam lemari kecil diujung kamar ini yang tidak ada isinya.
Aku duduk dikursi rias dan menatap wajahku dicermin. ”Im Yoona, apakah besok kau masih bisa melihat semua orang? Apakah nanti aku masih bisa memakan bubur buatan ahjumma? Apa aku bisa merayakan anniversary ke 3 aku bersama donghae oppa?” tanyaku sendiri kepada diriku.

Aku melihat kalender kecil di meja rias di depanku, besok tanggal 28 Mei 2008. Sudah 3 tahun aku menjalani hidupku bersama dengan donghae oppa.

*****
Tok Tok Tok
Mendengar ada seseorang yang mengetuk pintu, aku pun terbangun walaupun masih sangat mengantuk.
” siapa?” tanyaku.
” ini aku” jawab seseorang diluar sana. Pastinya itu hae oppa.
Aku pun membuka pintunya dan kulihat hae oppa membawa semangkuk bubur dan juga air putih.
” oppa, tidak perlu dibawa ke kamar buburnya, aku bisa ke ruang makan oppa” kataku dengan wajah cemberut.
” gwenchana yoong, aku sengaja membawanya ke kamar agar kau tidak capek bolak balik turun naik tangga” ucapnya tersenyum.

hae oppa meletakkan bubur dan air itu di meja kecil disebelah tempat tidurku.
” mau oppa suapin?” tanyanya
” oppa, aku sudah besar, tidak usah, aku makan sendiri saja” kataku.
” aniyo yoong, oppa suapin saja ya” minta hae oppa dengan muka yang seperti anak kecil itu bagaimana aku bisa menolaknya.
” baiklah, baiklah” jawabku pasrah.
Hae oppa pun menyuapkan bubur itu ke mulutku. Dia tersenyum dengan senangnya. Apa aku bisa merasakan hal ini lagi, oppa?.

Besok Harinya

Aku terbangun dari tidur malamku, Aku melangkahkan kakiku keluar dari kamarku dan berjalan ke arah dapur untuk bertemu dengan tiffany ahjumma.

” ahjumma ” panggilku.
” oh, yoona-ya, kau mengagetkan ahjumma saja, sudah bangun ternyata” kata ahjumma kaget melihatku yang datang tiba-tiba.
” mianhae ahjumma, ada yang bisa aku bantu?” tanyaku.
” tidak perlu yoong, kau istirahat saja” tolak ahjumma.
” ahjumma, aku ingin belajar memasak makanan favorit donghae oppa, bisa tidak?” tanyaku.
” kau ingin belajar?” tanya ahjumma masih sibuk dengan kerjaannya.
” iya, ahjumma, aku mohon” pintaku dengan wajah memelas.
” baiklah, baiklah, sini ahjumma ajarkan” kata tiffany ahjumma mengandeng tanganku.

Kami pun belajar makanan kesukaan donghae oppa yaitu masakan laut, ehm sepertinya masakanku akan enak nanti.

*****
Masakanku selesai dengan tepat pada waktunya. Ahjumma menyiapkan piring dan gelas di meja makan. Aku membawa makanan laut dan beberapa makanan lainnya untuk di letakkan di meja makan. Semuanya sudah siap sekarang.

” ehm bau apa ini? Harus sekali ” kata siwon ahjussi yang tiba-tiba datang lalu mencium pipi kanan tiffany ahjumma. Romantis sekali.
” yoona, yang memasak makanan laut ini ” kata tiffany ahjumma menunjukku.
” benarkah? Wah pasti donghae akan senang melihat ini ” kata siwon ahjussi sudah siap di kursinya. Tiffany ahjumma di kursi sebelahnya, dan aku duduk didepan tiffany ahjumma, tersisa satu kursi lagi, ya itu untuk hae oppa tapi dimana dia sekarang.
” PAGI SEMUANYA ” teriak hae oppa tiba-tiba, kulihat wajahnya yang masih sangat mengantuk dan rambutnya yang tidak beraturan. Dia segera duduk disampingku.
” omma, pagi ini makanan favoritku ternyata ” ucap hae oppa tersenyum melihat hidangan dimeja makan.
” bukan omma yang memasaknya, tapi yoona ” kata tiffany ahjumma yang membuatku malu dan gugup.
” jinja? Yoong, sejak kapan kau bisa masak? ” tanya hae oppa mencurigaiku.
” oppa, cobalah dulu ” kataku mengambil makanan laut itu ke piring hae oppa hanya sedikit.
Hae oppa pun menyicipinya dan raut wajahnya sama sekali tidak bisa dibaca, lama sekali dia hanya menguyah makanan itu.
” ehm yoong, boleh oppa jujur? ” tanyanya.
” bagaimana oppa rasanya? ” kubalik bertanya
” ehm sebenarnya ini, ini, ini, SANGAT ENAK” teriaknya gembira, seperti anak kecil.
” oppa ” ucapku tersenyum.
” makanlah yang banyak oppa ” kataku dan sekarang mengambil lebih banyak makanan laut itu dan memberikannya semangkuk nasi
” ehm, aku cemburu yeobo dengan mereka, inget masa-masa muda ” kata tiffany ahjumma cemberut.
” tidak usah cemburu chagi, kita kan masih kayak dulu ” ucap siwon ahjussi mencium pipi kiri tiffany ahjumma. Tiffany ahjumma pun tersenyum.
” YA, OMMA APPA Berhentilah ” ucap hae oppa sedikit kesal.
” kenapa iri ya? ” ejek siwon ahjussi. Donghae oppa hanya diam dan kembali melanjutkan makanannya.

*****

Sekarang, aku dan tiffany ahjumma menonton TV berdua. Siwon ahjussi dan hae oppa pergi ke rumah sakit bersama, tidak tahu apa yang dilakukan mereka.
Tiffany ahjumma sedang merajut sesuatu, indah sekali berwarna biru.
” mianhae ahjumma, ahjumma sedang merajut apa ya?” tanyaku.
” oh ini, ini slayer untuk donghae ” jawab tiffany ahjumma tanpa berpaling dari kegiatannya.
” lalu yang satu lagi untuk apa? Yang berwarna kuning itu?” tanyaku lagi dan sekarang menunjuk kain yang ada disebelah tiffany ahjumma.
” ini untukmu ” jawabnya tersenyum kepadaku.
” untukku?” tanyaku.
” iya untuk calon menantu ahjumma ” kata tiffany ahjumma tersenyum dengan eye smilenya.
” calon menantu?” tanyaku lagi,
” iya kau adalah calon menantu ahjumma, kau dan donghae akan segera menikah ” kata tiffany ahjumma, mendengar itu rasanya ini adalah hari terindah dalam hidupku.
” dan satu lagi jangan manggil ahjumma tapi omma saja ” kata tiffany omma.
” nte omma ” kataku tersenyum.

Yoona POV END

Donghae POV

Rumah Sakit

” appa, bagaimana sekarang? Apa yang harus kita lakukan?” tanyaku khawatir.
Sekarang kami ada diruangan appa untuk membicarakan soal yoona.
” ya mau bagaimana lagi, satu-satunya cara ya memberikan sumsum tulang belakangnya untuk yoona” kata appa menatapku serius.
” sepertinya aku tahu ” kataku tersenyum lega.
” bagaimana?” tanya appa.

TBC

Mianhae Pryos ceritanya aku gantungi, soalnya biar bikin penasaran.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, mianhae FF ini lama banget gak di update soalnya baru selesai UAS, jadinya mesti belajar terus deh.


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * Indahnyaaja says:

    Sedih unnie ngbyngin.a
    d tnggu lnjtan.a jgn lma2 ya
    #fighthing#

    | Reply Posted 4 years, 12 months ago
  2. * HaenA says:

    sedih…
    Terusin chingu, gak boleh dibiarin sedih-sedihan harus happy pokonya,,
    aku mau ngasih sumsum tulangku bwt yoong onnie asal onnie sembuh..
    #mga g co2k!

    Jigemeun YoonHae,
    Aperado YoonHae,
    Yeongwonhi YoonHae!

    | Reply Posted 4 years, 12 months ago
  3. * bumbum says:

    uahhh, trus gmn kelanjutannya?
    moga sembuh, kasian bgt deh Hae
    syang gitu ama Yoong.
    dtgg lanjutannya yah…

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  4. * Yoo~~~ng says:

    wah kirain wktu yg one shot itu yoona udah meninggal ternyata selamat toh.,.,
    chingu bikin hati dar der dor deh hehehe lnjutkan chingu.,.,

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  5. * diah ayu says:

    gomawo para reader yang udah baca + comment.. mudah-mudahan chapter selanjutnya adalah chapter terakhir, tapi belum tahu juga sih di tunggu ya

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  6. * meti says:

    donghae ya yang mau ngedonorin tulang sumsumnya ?

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  7. * diana says:

    Hhm..siapa yg akan mendonorkan sum²tulang belakangnya buat yoona unnie ? Apakah donghae oppa ?
    Ah penasaran, lnjut bca deeh🙂

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  8. * jan says:

    Sy inget film thn 2000-an
    judulnya sm
    ceritanya sedikit beda tp intinya sama
    cewenya sakit..
    Apakah ini ff inspirasi dr film tersebut????

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: