YoonHae Fanfics Library



[One-shot] Demon and Angel

 

Author : tafunazasso~

Cast:

  • Yoona SNSD
  • Donghae Super Junior

Other cast : Silahkan temukan sendiri

Genre:  One-shot, Fantasy , Romance , Sad

Rating : semua umur

Tittle :  Demon and Angel

Disclaimer :

Donghae adalah milik Super Junior , ELF , keluarga dan SM entertaiment.

Yoona adalah milik SNSD , SONE , keluarga dan SM entertaiment.

Dan hargai author dengan memberikan comment karena comment sangat berpengaruh untuk kelanjutan cerita ini ^_^

ff ini sudah pernah di post di blog ku : http://tafunazasso.wordpress.com

Halo ^_^ annyeong ^_^

Note :

Halo ^^*sambil tebar bunga* ketemu lagi dengan saya dalam acara..*plaak > apa coba ?* ehem , kali ini aku bakal bawain FanFic bertemakan Fantasy dengan cast Im Yoona sebagai malaikat dengan wajah malaikatnya dan Lee Donghae yang berperan sebagai iblis dengan wajah ibli…*plaak dihajar fans* maksudku dengan wajah malaikatnya juga dong pastinya hehe. Please , Don’t be silent reader okay ?

 

GIVE ME C !

GIVE ME O !

GIVE ME M !

GIVE ME M !

GIVE ME E !

GIVE ME N !

GIVE ME T !

Hope you enjoy this story ^^ HAPPY READING ^^

SIDERS MENJAUH KAU!!!

DAN DILARANG KERAS PLAGIAT FF SAYA!!!

HAPPY READING

 

Demon and Angel

 

“Malaikat tak bersayap..malaikat tak bersayap” sorak beberapa bocah saat aku berjalan melewati mereka.

“KALIAN…” teriakku sambil mengejar mereka yang terbang menggunakan sayap sedangkan yang bisa kulakukan hanya berlari dengan kedua kakiku.

Tanganku akhirnya dapat mencengkram ujung baju salah satu dari mereka sebelum mereka terbang lebih tinggi.

“Ahh—ampun Yoona , aku hanya bercanda” pintanya dengan meringis lebar.

Aku menghela nafasku panjang dan melepaskan cengkraman tanganku.

“Baiklah aku akan melepaskanmu sekarang..” ucapku karena luluh oleh wajah bersalahnya.

“Gamsahamnida Im Yoona” ucapnya senang.

“..Tapi jika kau sampai melakukannya lagi..aku tidak akan segan segan membunuhmu ! Ingat itu” ucapku sambil menatapnya tajam dan langsung membuat wajahnya kembali ketakutan. Aku memasang senyum malaikatku “Tentu saja aku ber-can-da hehe”

Dia hanya tertawa hambar lalu pergi dengan mengepakan sayapnya kencang kencang.

“Malaikat tak bersayap ya ?” gumamku pelan lebih kepada diriku sendiri.

Ya , gelar malaikat tak bersayap memang sangat cocok untukku. Di surga ini sama sekali tak ada malaikat seaneh aku karena hanya akulah satu satunya malaikat yang tak memiliki sayap di surga. Dengan alasan itulah banyak malaikat yang tak mau bermain bersamaku mereka selalu menganggapku sebagai malaikat pembawa sial atau malaikat aneh dan juga malaikat buruk rupa. Karena alasan yang sama pula , aku jadi tidak bisa terbang untuk melihat tempat yang berada di bawah awan surga ini atau yang biasa kami sebut tempat itu sebagai Bumi. Menurut cerita yang aku dengar emm..sebetulnya aku menguping dari malaikat lain , aku sudah ceritakankalau tidak ada malaikat yang berani mendekatiku ? Jangankan bercerita padaku..berjalan di dekatku saja mereka takut..Lho ? Kenapa aku jadi mengasihani diri seperti ini ? Oke kita kembali ke topik kita tentang bumi—menurut yang telingaku dengar bumi adalah tempat indah yang dipenuhi malaikat – malaikat tapi mereka sama sepertiku karena mereka juga tidak memiliki sayap tapi anehnya malaikat tak bersayap disana saling berbicara dan tersenyum kepada satu sama lain tidak seperti di surga , karena disini malaikat tak bersayap sepertiku justru dijauhi. Maka dari itu aku ingin cepat cepat reinkarnasi dan turun ke bumi karena aku ingin berada diantara malaikat tak bersayap yang ramah seperti yang ada di bumi.

“Ahh—aku sudah sampai” ucapku saat menyadari aku sudah berada di awan paling ujung di surga. Setiap hari aku selalu ke tempat ini untuk menenangkan diri. Aku dapat melihat bumi dari sini—emm sebetulnya yang dapat ku lihat hanyalah awan yang menyelubungi bumi dan dari tempat ini aku juga bisa melihat awan hitam di seberangsanaatau yang biasa kami sebut tempat itu sebagai neraka. Neraka dan surga adalah 2 tempat yang berbeda karena jika di surga ada malaikat yang memakai pakaian serba putih dan memancarkan cahaya keemasan lengkap dengan sayap bulu putih -yang tidak aku punya- sedangkan di neraka ditempati oleh iblis yang selalu memakai baju berwarna merah serta memancarkan aura gelap lengkap dengan tanduk , taring dan sayap bulu hitam milik mereka—emm sejujurnya aku tidak pernah melihat iblis dengan mataku sendiri ehehe..err seperti sebelumnya sebetulnya aku hanya menguping dari malaikat lain hehe.

Selain itu hubungan iblis dan malaikat sedikit buruk—baiklah aku akan jujur hubungan iblis dan malaikat itu—benar benar buruk ! Sampai – sampai di surga dibuat peraturan khusus untuk iblis. Biar kubacakan peraturan itu :

Peraturan pertama : Malaikat dan Iblis dilarang berbicara.

Peraturan kedua : Malaikat tidak boleh memasuki neraka dan Iblis juga tidak boleh memasuki surga.

Peraturan ketiga : Malaikat dilarang jatuh cinta pada iblis.

Peraturan – peraturan itu konyol sekali bukan ?

“Ayo kita bermain di bumi !” teriak salah seorang malaikat kecil dari bawah memecah lamunanku.

“Kita bermain di tempat kemarin saja ya ?” timpal malaikat lainnya.

“Betapa senangnya mereka bisa bermain di bumi” gumamku.

Aku membangkitkan tubuhku lalu menaruh kedua tanganku melingkar di bibirku “Ahh—Aku ingin cepat cepat reinkarnasi” teriakku sekeras mungkin karena aku yakin tidak akan ada yang mendengar. Tempat ini adalah awan surga paling ujung dan neraka juga masih sangat jauh di seberangsana.

“Aku ingin ke bumi” Teriakku lagi sembari menghentak hentakan kakiku.

“Ahh—Kyaa” teriakku saat menyadari kakiku tidak lagi berada di atas awan tapi sudah berada di atas udara bebas. Kupejamkan kedua mataku sekuat mungkin. Ahh—jangankan reinkarnasi mungkin setelah ini aku justru akan menghilang. Oh iya , aku lupa cerita kalau misalnya setiap malaikat yang meninggal –perlu kalian tahu kalau kami juga bisa meninggal dan terluka- akan menghilang dari surga…Eh tapi aku pikir ini bukan saatnya aku ceritakan!?

“KYAA” teriakku lebih keras saat kekuatan grafitasi semakin mendorong tapi pluuk kenapa aku justru merasa jatuh ditempat empuk ?

Kuraba tempat aku mendarat tadi. Ng..kenapa seperti tangan ?

Akhirnya aku memberanikan diri untuk membuka mata dan coba tebak apa yang kulihat ? Seorang lelaki berpakaian merah dengan sayap bulu hitam yang menempel di belakang tubuhnya..ehh , tunggu sebentar ! Sayap bulu hitam !? Iblis ?

Aku tetap menatapnya tajam sedangkan dia masih terbang dengan menggendongku untuk kembali ke awan terujung tadi.

Tapi dia tidak bertanduk , dia juga tidak memiliki aura hitam ? Hem..tapi sayapnya hitam itu artinya dia ibliskan?

“Apa kamu mau menghilang ?” tanyanya ketus.

“Tidak..aku hanya..” otakku berpikir keras mencari alasan yang lebih keren daripada alasan terpeleset.

“Kamu malaikat ?” Huft , syukurlah dia tidak menanyaiku lagi tentang alasan aku meluncur bebas dari awan.

“Ya , aku malaikat..oh aku tahu kamu pasti kebingungan karena aku tidak mempunyai sayap bukan ?” tanyaku ceria. Hal itu pasti sudah menjadi pertanyaan wajib bagi malaikat yang baru pertama bertemu denganku. Tepat saat aku menyelesaikan kata kataku dia menurunkanku kembali diatas awan dan melihatku dengan tatapan aneh.

“Aku memang terlahir berbeda dengan malaikat lainnya” gumamku. Dia menatapku aneh itu pasti karena dia jijik denganku..

“Terlahir berbeda ? Dasar aneh , dibagian mana kamu berbeda ? Kamu punya 2 tangan , 2 kaki , 1 mulut , 2 mata dan justru kamu diberikan kelebihan wajah yang manis” sahutnya sembari terkekeh geli.

Saat ini kurasa wajahku sudah memerah, dia bilang aku manis ? Ini pertama kalinya ada yang memujiku..

“Apa kamu iblis ?” tanyaku pelan. Dia menghentikan kekehan gelinya lalu tiba tiba menatapku.

Aku menggelengkan kepalaku kuat kuat ke arahnya.

“Jangan salah paham ! Aku hanya tidak pernah bertemu dengan iblis selama ini jadi..emm aku hanya mendengar dari malaikat lain..kalau iblis itu jahat dan memiliki sayap bulu hitam , tanduk , taring serta aura hitam dan aku hanya sedikit bingung..karena kamu memang memiliki sayap bulu hitam tapi..tapi kamu tidak memiliki taring , tanduk dan aura hitam lalu kamu juga…baik” ucapku secepat mungkin.

Kali ini tawanya meledak.

“Ahaha—kenapa kamu setakut itu ? hahaha lucu sekali—tenanglah aku tidak akan memakanmu jadi kamu tidak perlu takut”

“Aku hanya tidak ingin—kamu membenciku” gumamku.

Dia akhirnya menghentikan tawanya lalu mengelus puncak kepalaku “Tenanglah—aku tidak membencimu” ucapnya lembut.

Hangat..tangannya hangat.

“Jadi..kamu juga belum pernah ke bumi ?” tanyanya tiba tiba. Jari telunjuknya menunjuk ke bawah.

Aku menggelengkan kepalaku. “Aku ingin kesana” harapku.

Dia terlihat berpikir sejenak lalu menjentikan jarinya.

“Ya , sudah ! Ayo kita kesana !” ajaknya dan kembali menggendongku lalu meluncur cepat menembus awan putih yang menyelubungi bumi.

“EH ??” teriakku keras saat dia melesat cepat menuju ke bawah.

Aku memejamkan mataku dan memeluk erat erat lehernya karena ini menakutkan ! Sangat menakutkan !

“Kenapa kamu menutup mata ? Cepat buka matamu” perintahnya.

Apa sudah aman ? Sudah berhenti ?

Setelah meyakinkan diri aku mulai membuka mataku.

Puluhan malaikat tak bersayap berlalu lalang di depanku. Aku menatap mereka takjub. Tiba – tiba mataku menatap malaikat tak bersayap kecil yang sedang menatapku tajam. Aku melambaikan tanganku ramah sambil tersenyum padanya. Dia membalas lambaian tanganku dengan senyuman lebarnya.

“Eomma , eomma” kulihat dia menarik gaun milik malaikat tak bersayap dewasa di sebelahnya.

“Adaapa ?” sahutnya.

“Adanoona cantik disana dan disebelahnya ada hyung yang bersayap hitam” dia menunjuk ke arah kami.

Aku mendengar decakan kesal milik iblis didekatku ini.

“Wanita itu tidak akan bisa melihat kita karena memang banyak manusia kecil yang bisa melihat kita tapi yang dewasa tidak akan bisa melihat kita” gumamnya.

Benar saja , malaikat tak bersayap dewasa itu terlihat kebingungan sambil melihat ke arah kami.

“Eh—Apa itu manusia ?” tanyaku karena memang telingaku belum pernah mendengar kata kata asing itu.

Dia menatapku dengan tatapan tak percaya.

“Kamu tak tahu apa itu manusia ? Manusia itu adalah jelmaan dari malaikat saat dia bereinkarnasi dan hidup di bumi” jelasnya.

Bereinkarnasi ? Di bumi ?

“Tapi bukankah saat kami bereinkarnasi kami akan menjadi malaikat tak bersayap sepertiku ?” tanyaku.

Dia terkekeh pelan dan aku hanya menggembungkan pipiku kesal.

“Lalu apa itu ‘eomma’ ?” tanyaku.

“Eomma ya ? Eomma adalah orang yang menciptakanmu di bumi ini sebetulnya ada satu manusia lagi dan biasa disebut ‘appa’ yang juga membantu menciptakanmu”

Kepalaku berputar – putar dan otakku masih macet untuk mencerna semua perkataan iblis ini.

“Apakah malaikat tak bersay—maksudku manusia semuanya hanya berasal dari malaikat ? Apakah iblis tidak bereinkarnasi ?” tanyaku.

Dia hanya mengendikan bahunya ringan. “Molla” jawabnya ringan.

“Apa kamu hanya mau berdiri disini saja ? Kamu tak mau jalan jalan ?” tanyanya seperti mengalihkan pembicaraan tentang reinkarnasi. Aku menganggukan kepalaku bersemangat.

“Ayo” dia menjulurkan tangannya dan aku menerima tangannya dengan senang hati. Kami berdua berjalan mengelilingi tempat itu dengan bergandengan tangan.

Hari ini aku melihat banyak hal baru dan menyenangkan. Aku baru tahu jika manusia membutuhkan benda yang disebut ‘makanan’ untuk hidup karena kami malaikat hanya membutuhkan udara untuk hidup. Semua yang kutanyakan selalu dijawab dengan baik dan sabar oleh iblis ini. Iblis ini ? Hei tunggu dulu..aku belum tahu namanya !

“Siapa namamu ?” tanyaku tiba tiba. Saat ini kami sedang berada di sebuah ruangan besar yang iblis ini katakan bernama ‘Bioskop’ di depan kami ada layar besar yang bercahaya dan menampakan banyak manusia.

“Namaku ?” tanyanya lagi. Aku menganggukan kepala.

“Kita belum berkenalan dari tadi bukan ? Kalau begitu mulai dari aku saja ya ? Kenalkan aku Yoona” aku menjulurkan tanganku mengajak bersalaman.

“Donghae” ucapnya lalu menerima jabatan tanganku dan tanpa kusadari selama kami melihat layar besar tangan kami tetap saling berpautan.

“Ahh—hari ini menyenangkan” ucapku.

“Gamsahamnida Donghae” ucapku tulus dan dia hanya membalasku dengan senyuman lembutnya.

“Apa ada tempat lain yang ingin kamu datangi ?” tanyanya.

Aku berpikir sejenak lalu mendapatkan ide.

“Neraka—aku ingin ke neraka” sahutku. Dia menatapku dengan tatapan kaget dan dahi berkerut.

“Kumohon” pintaku sambil memasang wajah manis.

“Aissh—baiklah baiklah” ucapnya menyerah.

Kami berjalan keluar dari gedung bioskop dan dia kembali menggendongku lalu melesat terbang dan aku..aku tetap memejamkan mata dan berpegangan kuat pada lehernya..Ah aku merasa seperti perutku di aduk aduk saat ini.

“Tch , lagi lagi kamu menutup mata. Cepat buka matamu dan jalan pakai kakimu..kamu berat” ucapnya.

Aissh—beraninya dia bilang aku berat ! Aku melompat dari dekapannya dan langsung menjitak kepalanya.

“Yaa” teriaknya tak terima dan aku hanya menjulurkan lidahku. Pemandangan yang sangat asing terpampang jelas di depanku.

Jadi ini neraka ? Disini gelap tidak seperti di surga..tapi kurang lebih semua sama seperti di surga. Pohon disini seperti di surga , bunganya juga sama. Tidak terlalu menakutkan..hem—semua yang diceritakan malaikat malaikat itu hanya melebih-lebihkan saja. Lagipula kenapa aku percaya kalau malaikat malaikat yang kucuri dengar pembicaraannya itu pernah melihat neraka ? Sedangkan di surga ada peraturan kalau malaikat dilarang ke neraka..eh sebentar—Ommo ! aku lupa dengan peraturan kalau malaikat dilarang ke neraka !

Tapi aku mau main disini—tapi aku harus jadi anak baik agar bisa cepat reinkarnasi—tapi sejak kapan aku menuruti peraturan konyol itu ? Ahh—sudahlah tak mungkin ada yang tahu kalau aku disini.

“Aku mau berkeliling” pintaku.

“Tak masalah tapi setidaknya kita harus sembunyi sembunyi disini. Bisa bisa aku terkena hukuman karena membawa malaikat ke neraka”

Dia kembali menggandeng tanganku dan kami berjalan menelusuri neraka.

“Tempat apa itu ?” tanyaku saat melihat sebuah bangunan besar dan banyak cahaya gelap terpancar darisana.

“Itu tempat pembuangan keburukan manusia” sahutnya. Aku menghentikan langkahku lalu menatap bangunan unik itu. Bangunan itu berbentuk segi empat dan membunyai atap segitiga lalu ada banyak cerobong di atapnya. Cerobong itulah yang memancarkan cahanya gelap dari dalam bangunan.

“Keburukan manusia ?” tanyaku lagi.

“Hmm itulah tugas dari iblis..kami selalu menyerap keburukan yang dimiliki manusia lalu keburukan keburukan itu diubah menjadi bubuk dan dimasukan ke dalam wadah selanjutnya dibuang disana” jelasnya.

“Menyerap keburukan ? Bukankah itu artinya iblis baik ? Kalian melakukan pekerjaan yang baikkan? Lalu kenapa para malaikat—menganggap iblis itu jahat ?”

“Yah—mungkin itu karena masing masing dari malaikat dan iblis hanya melihat dari salah satu sudut pandang sebagai contoh malaikat menganggap iblis menakutkan karena mereka iblis selalu hidup dalam kegelapan neraka dan karena iblis berhubungan dengan keburukan milik manusia jadi malaikat langsung mengambil kesimpulan kalau iblis itu buruk. Sama hal nya dengan iblis yang menganggap malaikat sebagai mahluk sok suci yang selalu meninggikan serta membangga banggakan diri mereka sendiri”

“Lalu kenapa kamu yang iblis justru menyelamatkan aku yang malaikat saat aku terjatuh dari awan tadi ?” tanyaku.

“Entahlah” dia menjawab cuek sembari meringis lebar ke arahku.

“Ayo kita jalan lagi” ajaknya.

Setelah berjalan sekian lama kali ini aku melihat bangunan besar yang menyeramkan. Menurut penjelasan Donghae tempat itu adalah tempat hukuman bagi para iblis yang melanggar peraturan. Disini terlalu menyeramkan..ku tarik tangan Donghae untuk menjauhi tempat itu.

Banyak iblis yang berlalu lalang di sekitar kami dan itu membuat kami harus ekstra hati hati setiap melangkah.

“Hem , sepertinya sekarang aku harus mengembalikanmu ke surga” gumamnya. Aku memasang wajah sedikit kecewa karena waktu terasa sangat cepat berputar padahal aku masih ingin mengetahui lebih banyak tentang neraka.

Dia melesat kembali menuju awan terujung surga dan menurunkanku disana.

“Gamsahamnida Donghae~” ucapku dengan senyum tulus. “Hari ini sangat menyenangkan” lanjutku dan dia hanya tersenyum miring membalasnya.

Dia sangat baik padaku tapi aku ? Aku sama sekali tidak melakukan apa apa..

“Kalau begitu selamat tinggal” ucapnya sembari mengusap rambutku lalu melebarkan sayap bulu hitamnya.

“Sebentar..” teriakku dengan menarik tangannya.

“Besok kutunggu kamu disini..aku akan mengajakmu berkeliling surga jadi kamu harus datang arraseo !?” karena takut dia menolak maka tanpa menunggu jawaban keluar dari mulutnya aku langsung berlari pergi sambil melambaikan tangan ke arah iblis yang masih menatapku tak percaya itu.

“Kamu harus datang ya ! Aku akan menunggumu !” Teriakku.

oOo

Aku terus menajamkan mataku melihat ke arah gumpalan awan gelap di depansanasambil berharap Donghae akan terlihat mengepakan sayap bulu hitamnya menemuiku. Apa benar dia akan datang ? Aku takut kalau dia tidak datang karena dia adalah satu satunya iblis bahkan satu satunya mahluk yang mau berbicara padaku.

Tiba – tiba sebuah tangan menepuk pundakku pelan “Hei , bukankah kau Yoona ? Malaikat tak bersayap yang menjadi bahan pembicaraan malaikat – malaikat itu ?” ku balikan tubuhku dan mendapatkan seorang malaikat laki – laki sedang menatapku. Sepertinya aku tahu siapa malaikat ini—biar kutajamkan sejenak ingatanku. Oh aku ingat ! Ya , dia adalah Choi Siwon seorang malaikat laki laki tampan pujaan semua malaikat wanita !

“Apa yang kamu lakukan disini ?” tanyaku mengingat awan terujung ini adalah tempat yang jarang dikunjungi oleh siapapun.

Dia terlihat mengerutkan dahinya lalu terkekeh geli.

“Bukankah seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu ? Aku disini sedang menjalankan patroli agar tak ada iblis yang memasuki surga. Karena aku sudah menjelaskan kenapa aku disini jadi sekarang giliran aku yang bertanya padamu apa yang kamu lakukan disini ? Kamu pasti disini bukan karena alasan yang sama denganku bukan ? Karena seingatku kamu bukan anggota keamanan surga”

Aduh ! Bagaimana ini ? Mana mungkin aku harus jujur dengan mengatakan kalau aku disini sedang menunggu iblis yang akan ku ajak berjalan jalan di surga ! Bisa – bisa aku langsung dihilangkan secara instan !

“Err…Ah—aku disini untuk melihat bumi ! Kamu sendiri lihatkankalau aku tidak mempunyai sayap..” Aku menunjukan punggungku yang kosong ke arahnya “Maka dari itu aku jadi tidak bisa bermain di bumi dan hanya disinilah aku bisa melihat bumi”

Aku menghela nafas lega ! Ternyata aku memang pintar membuat alasan haha !

Dia mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti.

“Semua perkataan malaikat yang menjelek jelekanmu—jangan pernah dimasukan ke hati” dia menggumam sambil matanya menatapku lembut.

Sekarang aku mengerti kenapa malaikat – malaikat wanita itu selalu berteriak dan memujinya menurutku dia memang tampan dan tulus. Tapi aku tak tertarik padanya karena menurutku dia pasti tipe malaikat yang membosankan karena terlalu baik. Dia sangat berbeda dengan si iblis Donghae yang bermulut tajam dan cuek tapi walaupun dia begitu kalau bersama Donghae aku tidak pernah merasa bosan. Sebentar..kenapa aku mengingat iblis itu ? Tidak mungkinkankalau..kalau aku tertarik padanya !? Kupukul kepalaku kuat kuat untuk mendapatkan kembali akal sehatku.

“Apa yang kamu lakukan ?” tanya Siwon dengan memberikan tatapan bingung.

Oh aku lupa kalau namja ini masih disini !

“Tak apa hanya untuk mengembalikan lagi akal sehatku” sahutku dengan meringis lebar.

“Sebenarnya aku sudah sering mendengar cerita tentangmu..cerita tentang malaikat tak bersayap yang selalu di jelek jelekan oleh malaikat lain. Awalnya aku pikir malaikat tak bersayap yang bernama Yoona itu adalah malaikat buruk rupa seperti yang diceritakan tapi aku salah ternyata Yoona tidak seburuk itu” jelasnya dengan senyum yang sangat manis dimataku.

“Gamsahamnida~” bibirku membentuk garis melengkung tulus ke arahnya.

“Ah—aku harus pergi untuk melanjutkan tugas patroli” ucapnya.

“Ne—senang berbicara denganmu” sahutku. Sebelum dia pergi dia sempat melihatku dengan tatapan lembut.

Tapi tiba – tiba dia menarik tanganku dan langsung mengecup pipi kananku. Mataku membelalak lebar menerima perlakuannya.

Hingga akhirnya dia melepas kecupannya dari pipiku “Aku juga senang berbicara denganmu” ucapnya lalu berlalu pergi dan tak lupa melambaikan tangannya ke arahku. Sedangkan aku masih membatu di tempat sambi memegangi pipi kananku seperti orang bodoh.

“Siapa malaikat sok keren itu ?” sebuah suara yang berasal dari bawah menganggetkanku.

Kubalikan kepalaku ke kiri dan kanan tapi tetap tidak menemui asal suara tersebut. Sampai mataku menangkap Donghae yang menyembul dari bawah awan secara tiba tiba dan dia memberikan tatapan tajam. Jangan – jangan dia melihat kejadian tadi !?

“Ah—Donghae sejak kapan kamu disini ?” tanyaku hati hati. Tunggu sebentar..kenapa aku jadi takut seperti ini hanya karena dia melihat Choi Siwon mengecupku ?

“Sejak dia mengatakan bahwa kamu tidak seburuk yang malaikat lain katakan” sahutnya cuek.

“Ah—sudahlah lupakan tentang itu. Kkajja , aku akan mengajakmu bermain di surga” aku langsung menggandeng tangannya.

Sesekali kami menyembunyikan diri ke dalam semak semak saat beberapa malaikat akan berjalan ke arah kami. Melelahkan ? Ya sangat amat melelahkan apalagi aku membawa iblis tinggi yang susah untuk disembunyikan (?) Aku sendiri baru sadar kalau tinggiku hanya sepundaknya saja.

“Surga itu terang” itulah kata kata pertamanya sejak kami berhasil memasuki surga.

“Apa ada yang ingin kamu tahu tentang surga ? Aku pasti akan menjelaskannya padamu , tenang saja” ucapku dengan meringis lebar.

“Tidak perlu—aku sudah tahu banyak tentang surga” sahutnya cuek dan aku hanya bisa memanyunkan bibirnya.

“Huu dasar ! Buktikan kalau kamu memang tahu banyak ! Sekarang aku tanya apa banguna yang ada di depansana?!” aku menunjuk ke arah bangunan besar berbentuk tabung panjang dan memiliki atap setengah lingkaran.

“Itu bangunan dimana serbuk serbuk emas kebahagiaan dibuat” aku kembali memanyunkan bibirku. Kenapa dia bisa benar ? Ya bangunan itu memang bangunan dimana serbuk serbuk emas yang akan ditaburkan pada manusia agar manusia itu bahagia dibuat.

“Kamu benar” ucapku pasrah dan dibalas senyuman bangga darinya. Kami mulai berjalan kembali.

“Sebetulnya tadi malam aku sadar kalau pekerjaan iblis dan malaikat tidak ada bedanya. Karena malaikat bekerja untuk membagikan serbuk kebahagiaan pada manusia sedang iblis bekerja sebagai pembersih keburukan manusia bukankah bangsa kita sama sama bekerja untuk kebaikan manusia ? Lalu kenapa kita harus bermusuhan ? Kalau boleh aku jujur sebenarnya aku senang kamu ada disampingku tak peduli meskipun kamu iblis tapi kamu iblis yang baik”

Dia tersenyum lembut padaku.

“Aku juga sen..” suara gemerisik langkah kaki terdengar dari belakang kami.

“Iblis !” teriak pemilik langkah kaki tadi yang ternyata salah satu anggota keamanan surga. Dia langsung menarik tanganku dan berlari menghindari kejaran anggota keamanan surga yang semakin banyak. Tiba – tiba Donghae mendorongku ke arah semak di dekat kami dan dia sama sekali tidak melawan saat anggota keamana surga membawanya. Sekilas dia membalikan kepalanya dan menatapku lalu berbisik untuk menyuruhku pergi.

Aku tak mungkin pergi ! Aku harus mengikutinya ! Dari kejauhan aku terus mengawasi saat anggota keamanan surga memasukannya ke dalam sel penjara yang kurasa sudah diberikan sihir agar tak dapat ditembus setan. Pelan pelan aku mendekati sel penjara itu saat semua penjaga sedang pergi untuk melapor.

“Donghae” bisikku memanggilnya saat aku sudah berada di depan sel penjara. Matanya membulat besar saat melihatku dan langsung bertanya apa yang kulakukan disini dengan berbisik tentunya.

“Kenapa kamu mendorongku ? Ini juga tanggung jawabku karena akulah yang mengajakmu kesini” gumamku pelan.

“Aku tak ingin kamu mendapatkan masalah. Jika kamu membuat masalah reinkarnasi akan diundur bukan ?” Kurasa saat ini mulutku menganga lebar. Bagaimana dia tahu kalau aku ingin reinkarnasi ? “Kamu pasti sedang berpikir kenapa aku bisa tahu tentang itu bukan ? Suatu hari saat aku sedang terbang menuju bumi aku terbawa angin dengan sekuat tenaga aku melawan arus angin tapi aku tetap tak bisa dan akhirnya aku memilih mendarat di awan terujung surga. Pada saat itulah aku melihat seorang gadis malaikat tak bersayap sedang duduk di awan terujung dengan kaki terjuntai dan menatap ke arah bumi dengan tatapan sedih lalu yang aku pikirkan saat itu adalah malaikat yangmalangpasti dia ingin terbang ke bumi. Entah kenapa aku merasa penasaran pada gadis itu dan entah kenapa lagi keesokan harinya aku kembali ke awan terujung untuk melihatnya. Kali ini yang kudapatkan adalah gadis itu sedang berteriak kesal pada bocah bocah malaikat yang sedang mengejeknya karena kekurangannya lalu yang kupikirkan saat itu adalah dia malaikat yang tegar dan keesokan harinya lagi aku kembali melihatnya karena menurutku dia menarik. Dan yang aku dapatkan adalah dia sedang berteriak tentang ingin pergi ke bumi dan tentang reinkarnasi. Hari hari selanjutnya aku tetap mengunjungi dia dan aku semakin tertarik padanya. Dia tidak pernah menangis dan selalu berusaha untuk menjadi malaikat baik hati agar bisa reinkarnasi. Hingga kemarin aku melihatnya hampir terjatuh dan tanpa sadar aku menyelamatkannya” Kurasa mukaku sudah memerah. Dia selalu bersamaku ? Kenapa aku bisa tidak sadar ?

Buum ku arahkan sihirku ke arah tali yang mengikatnya dan seketika tali itu berubah menjadi bunga.

“Cepat pergi tidak ada yang menjaga di depansana” ujarku. Dia menatapku tajam.

“Apa tidak apa apa kamu membantuku ? Kalau ketahuan reinkarnasimu bisa diundur” gumamnya.

Aku menggelengkan kepalaku dan menatapnya lembut. “Tak apa karena kamu penting untukku”

Dia tersenyum lembut padaku lalu tiba – tiba mengecup pipi kiriku.

“Sebenarnya aku ingin melakukan ini dari tadi sejak cowok malaikat itu juga menciummu” setelah menyelesaikan kata katanya dia mengepakkan sayapnya dan pergi menjauhi surga. Aku hanya menatap kepergiannya sambil memegang pipi kiriku. Tapi diotakku terus terngiang peraturan konyol tentang iblis.

Peraturan ketiga : Malaikat dilarang jatuh cinta pada iblis

oOo

Seperti biasa kami kembali bertemu di awan terujung. Awalnya aku merasa canggung karena kejadian kecupan itu tapi saat melihat dia cuek saja aku jadi berpikir kalau itu mungkin hanya main – main. Ah—aku jadi teringat tentang itu..sebaiknya aku minta pendapatnya juga.

“Ehm..Donghae—sebetulnya sebentar lagi akan diadakan ujian kelulusan bagi para malaikat. Ujian itu menentukan apakah malaikat itu layak atau tidak untuk bereinkarnasi emm..apakah aku harus mengikutinya atau tidak ?”

Donghae menatapku dengan terkejut. “Kamu harus ikut bukankah kamu ingin reinkarnasi ?”

“Tapi kalau aku ikut dan berhasil..itu artinya aku tidak bisa bersamamu lagi” gumamku. Dia menatapku dengan senyum hampa.

“Iblis ! Ada Iblis !” tiba tiba dia berteriak. “ Apa yang kamu lakukan Donghae ? Nanti kamu bisa ditangkap”

Lagi lagi dia melemparkan senyum lembutnya ke arahku. “Cepat lari Donghae ! Lari !” teriakku saat melihat beberapa anggota keamanan surga sudah terbang mendekat ke arah Donghae. Salah seorang anggota keamanan surga mulai menarik tangan Donghae.

“Kumohon lepaskan dia ! Dia tidak melakukan hal yang buruk” Belaku sembari manahan tangan Donghae yang lainnya.

Iblis ini justru menatapku lembut “Kamu harus mengikuti ujian itu agar kamu menjadi manusia karena jika aku dikenai hukuman aku pasti akan berada di bumi” ucapnya. Aku menatapnya heran dan dia memberikanku senyuman lebar.

“Ya , konyol bukan ? Jika di surga para malaikat harus melewati ujian untuk menjadi manusia sedangkan jika di neraka menjadi manusia justru adalah hukuman bagi para iblis” jelasnya.

“Karena itu kamu harus mengikuti ujian dan menjadi manusia. Aku pasti akan menemuimu di bumi , Aku berjanji” Air mataku sudah menetes jatuh saat ini. Tangan besar dan hangatnya merengkuh kedua pipiku dan bibirnya mencium bibirku lembut. Setelah melepaskan bibirnya kali ini dia mendekatkan bibirmya ke telingaku “Saranghae” ucapnya lembut. Belum sempat aku menjawab para anggota keamanan surga menariknya kuat dan menyeretnya ke arah awan hitam neraka. “Nado saranghae Donghae” teriakku sekeras mungkin.

Ini bukan saatnya aku menangis yang harus kulakukan sekarang adalah mengikuti ujian dan lulus agar dapat bertemu dengannya di bumi nanti.

oOo

Paratetua surga menuntunku lembut menuju cahaya emas lembut itu. Setelah memasuki cahaya itu aku merasa tubuhku sangat sakit seperti ditusuk ribuan jarum. Di otakku hanya ada wajah iblis itu..wajah Donghae.

‘Kita pasti akan bertemu lagi dan tidak akan ada lagi perpisahan di antara kita. Kita pasti akan bahagia untuk selamanya’ lirihku ditengah cahaya emas yang semaki menelanku dan kesakitan luar biasa yang kurasa.

oOo

Seorang gadis keluar dari kamarnya sembari berlari kecil tapi dia kembali berbalik ke kamarnya dan menghadap kaca besar yang tergantung di pojok kamar. Diputarnya tubuhnya beberapa kali untuk melihat penampilannya.

“Emm , kurasa semua baik baik saja” gumamnya. Sekilas matanya menatap jendela di sebelahnya lalu dia melongokan kepalanya melihat ke luar jendela.

“Syukurlah hujan sudah berhenti” gumamnya lalu keluar kamar dan menuruni tangga dengan bersenandung kecil.

Di lantai bawah sudah menunggu eomma dan appanya yang sudah duduk rapi di depan meja makan.

“Eomma apakah seragamku cocok ?” Tanya yeoja itu sembari memutar tubuhnya.

“iya , iya putri eomma sangat cantik memakai seragam itu”

“Sekarang lebih baik kamu makan dulu sebelum kamu terlambat” nasehat appa yeoja itu

Setelah menelan beberapa potong roti dan pamit pada orang tuanya dia melangkah riang menuju halte bis.

Saat dia duduk di kursi tunggu halte tersebut seorang namja keluar dari bis yang baru saja lewat.

Gadis itu menatap namja yang memakai seragam senada dengannya.

‘Namja itu satu sekolah denganku ya ? tapi kenapa aku seperti mengenalnya ?’ batin gadis itu.

Lelaki itu balik menatap gadis itu dengan tatapan aneh. Suara dengungan milik mesin bus memecah atmosphere aneh diantara mereka.

Saat menyadari bis yang akan dia naiki datang dengan terburu buru yeoja itu mengambil tasnya lalu menaiki tangga bis yang sedikit basah dan licin karenahujan. Kaki gadis itu terpeleset dan tubuhnya hampir saja menyentuh tanah jika sepasang tangan tidak menahan tubuhnya.

“Ahh..mianhae” ucap gadis itu sembari menundukan tubuhnya berkali kali pada pemilik tangan yang baru saja menahan tubuhnya. Pemilik tangan itu sendiri adalah namja yang sedari tadi yeoja itu perhatikan.

“Tak apa” jawab namja itu dan langsung berlalu menaikki bis.

“Kejadian ini sepertinya pernah terjadi…” gumam yeoja itu.

“Yaa—nona apakah anda mau masuk bis atau hanya melamun disana ?” teriak supir bis.

“Ahh—mian” ucap yeoja itu sambil menaiki bis dan mendapatkan tempat duduk yang kosong hanyalah di sebelah namja tadi.

“Ka—kamu juga sekolah diNamwaHigh School?” tanya yeoja itu pelan untuk memecah keheningan.

“Ya” jawab namja itu singkat.

\“Err—Emm—Itu—Ap—apa..” ucap yeoja itu ragu ragu.

“Bicara yang benar” potong namja tadi.

“Apa kita pernah bertemu ? Kurasa ini aneh karena aku merasa—Familiar denganmu” Namja tadi menatap yeoja itu dengan tatapan tajam lalu tersenyum singkat.

“Mola—tapi ini memang aneh aku juga merasa pernah melihat wajahmu di suatu tempat” gumam namja itu.

“Jeongmal ? hehe, kukira hanya aku yang aneh. Kita pasti mempunyai suatu ikatan yang tidak kita ketahui, kalau begitu kenalkan namaku Im Yoona” gadis itu memajukan tangannya mengajak berkenalan.

“Lee Donghae” sahut namja itu dengan senyum lembutnya sembari menerima jabatan tangan Yoona.

 

Aku pasti akan menemukanmu di bumi , aku berjanji’


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * xia says:

    owwww…so sweet

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
    • Annyeong ^^
      Iya YoonHae memang so sweet banget ya >//<
      Makasih udah comment + baca ^^

      | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  2. * mochichi says:

    wahhh, so sweet, akhirnya ketemu juga.
    happy end, yeyyy…
    cuma ada yg salah deh, masalah tinggi Hae, masa tinggi sih?klo Yoona sih tinggi, jd ngakak pas ngebayanginnya *Hae ngambek deh dikatain, langsung cus bwt minum su2 spy tinggi,kekeke*

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
    • * salicelee says:

      jgn gitu dongs sebagai fans donghaeaku sedih nih chingu. wkakak
      175 kan udah tinggi jugaa.

      | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  3. * jeanitnut says:

    Wow seru banget ceritanya. Udah lama gak baca ff fantasy gini.
    Aku agak bingung dibagian waktu Donghae tertangkap pertama kali itu dia cumasukin ke sel aja? Gak dihukum gitu?._. Kalo yang kedua kan dia akhirnya bisa turun ke bumi. Tapi tak apalah yang penting mereka bahagia.
    Bikin sequelnya dong waktu mereka hidup di bumi /plak. Posternya bagus bgt btw. Ditunggu ff selanjutnya^^

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
    • Annyeong ^^
      Hem , pas Donghae ketangkap pertama itu baru dalam proses pengadilan (?) jadi belum sempat di proses karena udah di selamatin Yoona ^^
      Sequel ya ? Yah semoga aja aku bisa kepikiran sequel nya ya ^^
      Makasih udah baca + comment🙂

      | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  4. * rere says:

    udah baca soh di readfanfiction , tapi gak bosen bagus ff nya😀

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  5. * SONELF says:

    So sweett :*

    Keren bangett dehh Thorr … !!

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  6. * Lyka_BYVFEGS says:

    aw!!! aw!!! aw!!!
    ada ya iblis stampan donghae oppa???
    hihihi…
    aku suka happy ending…
    keep writing, chingu!!!

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  7. * JoanFekens says:

    nice job🙂 like this FF! ^^

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  8. * gek_ria_haeppa^^ says:

    Wahhhh kereeennn bgt…
    Gag bs blng ap2,, mnk keren..
    Gag sbr nunggu lanjut’an pas hae am yoong di bumi, pasti kisah merka bkaln romatis bgt…
    Yoonhae fanfic sllu bisa meng’hipnotis’q,, sellu ada ”feel’ yg berbeda lo bc FF tntng yoonhae,, mk’ny aq sk bc yg brhubngn dg yoonhae..
    Bikin ff yoonhae yg bnyk ya,, aq pst akn membaca’ny..kekeke..
    Yoonhae daeeeebaaakkk.. (´⌣`ʃƪ)

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  9. * yenny_yoonhaelovers says:

    kyaaa d tunggu sequel’n authorrrr…
    khidupan mrk b2 d bumi!! pasti seru dech… ^___^

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  10. * trya says:

    kereeeennn

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  11. * Indy Nuha says:

    Annyeong!~ author! Sequel yaa!! Di tunggu! ^^ ceritanya bagus thor, kata-katanya keren, gabosen thor nge baca nih ff, tapi sequel ya? Coz aku pengen tau kehidupan mereka di bumi!😀

    -FIGHTING!!!

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  12. * leeyooneun says:

    kerennn so sweat banget …
    Lanjutkan thor😀

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  13. * sylvia.monica22 says:

    suka suka suka..
    Apalgi di kata2 aku pasti menemukanmu di bumi..
    Aaaaa

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  14. * Diiah ELFish says:

    aigoo.. so sweet. a bsa ngbayangin ada iblis dgn wajah (malaikat..) hehehe.. tp kalo d fkir2 haeppa pasti kerend bngt deh jd iblis pnya sayap item,tampang cool, cuek tp ttp lmbut n baik hati..
    aaaahh.. aku bingung mw blang apa #uda coment panjang x lbar kok mlah blang bingung –” hehe
    but nice ff chingu🙂

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  15. * aiko says:

    so sweet,bikin terharu..

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  16. * Mia says:

    Hwaaa aq suka ff fantasy,,ap lagi cast”a y0onhae…ah s0 sweett….

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  17. * Yoo~~~ng says:

    wuah chingu g kebayang dah muka baby face haeppa jadi iblis.
    hehehe.,., iblis yang punya senyum kayak malaikat.,

    mantabh chingu ff nya. bikin sequelnya donk chingu masukin konflik siwonnya kurang greget soalnya konflik yang sekarang.

    | Reply Posted 4 years, 11 months ago
    • Annyeong ^^
      Hehe Hae oppa kan iblis berwajah malaikat >_<
      Wah kurang greget yao_O Mian kalau misalnya FF nya jelek hehe
      Sequelnya cinta segitiga Donghae – Yoona – Siwon di Bumi gitu ?
      Kayaknya bagus tuh🙂 hehe aku terima masukannya ya🙂
      makasih udah mau comment + baca🙂

      | Reply Posted 4 years, 11 months ago
  18. * iidonghae says:

    sweet

    | Reply Posted 4 years, 10 months ago
  19. * yo0nnie says:

    huaaah kerend, keren 4 jempol bwt author. . Lucu n r0mantis. . So sweet

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  20. * mimimi says:

    Sweet:’)

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  21. * salicelee says:

    yaa ampun bagus bngt. aku sukaaaaaaaaaaa bgt. paling suka sama ff fantasy yang kayak gini nih!

    bkin sequel mereka hidup dibumi dong. tpjgn series.bkin oneshoot gitu aja. bkin sekilas pasti keren bngt deh! hehehe

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
    • * salicelee says:

      aku share boleh yaaaa

      | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  22. * febrynovi says:

    Huaaa Donghae iblis yang baik hati xpxpxp
    Ayo dong bikin sequel / lanjutannya, aku penasaran pas Yoona sama Donghae jadi manusia lanjutannya gimana~ nice FF! 

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  23. * BriGitta - Taeyeon♥, Seohyun♥ says:

    Author.. Ini oneshot ada lanjutanny sequelny gk?? Klo gk ada bikin dong.. Hehe.. Klo ada, namany apa ya author??

    Nice story!!🙂

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  24. * iier_twentyone says:

    hua . . . Neomu joaheyo . .
    Author bikin ff fantasy lagi ya
    keren nih . .😀

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  25. * nidaneed says:

    annyeong^^

    nice yoonhae=]

    keep writing chingu^^

    | Reply Posted 4 years, 3 months ago
  26. * indri says:

    ceritanya bagus …
    d’tunggu ff lain nya

    | Reply Posted 3 years, 4 months ago
  27. * yeni astini says:

    keren. ada sekuelnya gak?

    | Reply Posted 3 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: