YoonHae Fanfics Library



[Chapter] Complete (Part 4)

Author : Cicirachma

Genre : Chapter, Romance

Cast : Yoona x Donghae

Rating : PG-15

Tittle : Complete 

Complete

Part 4

“Im Yoona” bibir Donghae menyebut nama gadis yang berada di depan matanya. Dengan langkah yang agak terhambat karena jantungnya yang berdebar karena rasa rindunya dan bulir-bulir air mata yang sudah siap jatuh itu memburamkan sedikit penglihatannya.

Tetapi…… Tunggu, langkah Donghae kini terhenti di saat ia melihat ada seorang pria tampan yang menghampiri Yoona. Pria itu membawa sebuket bunga mawar putih dan diberikannya pada Yoona. Dengan senyum yang merekah di wajah cantik Yoona, ia menerima bunga itu dengan senang hati.

“Siapa pria itu?” gumam Donghae dalam hati. Senyum yang tadi terpampang di wajah tampannya kini perlahan memudar.

Tiba-tiba ada seorang anak kecil memegang tangan Donghae.

“Mengapa hanya berdiri di sini? Oppa ingin menemui onnie kukan?” anak kecil itu berkata pada Donghae sambil menunjuk ke arah Yoona yang sedang kembali asyik mengajarkan anak-anak itu tentang warna. Dan tentunya ditemani pria tampan yang memberinya sebuket bunga mawar putih tadi.

“Yoona onnie, ada yang ingin menemuimu!” lanjut anak kecil itu lagi dan sukses membuat Donghae gelagapan. Saat ini tubuhnya terasa kaku sulit untuk digerakkan. Dengan segera Yoona mengalihkan pandangannya ke arah anak kecil yang ternyata adalah murid Yoona.

Deg… jantung Yoona serasa berhenti berdetak. Amat sangat terkejut ia saat ini melihat kenyataan bahwa seseorang yang ada di hadapannya sekarang adalah seorang pria yang sempat mengisi hatinya. Bahkan sampai sekarang, sampai saat ini, sampai detik ini.

“Tadi saat aku kembali dari toilet umum, aku melihat oppa ini hanya berdiri memandangi onnie. Aku langsung katakan saja pada onnie kalau ada yang ingin menemuimu.” Jelas anak kecil itu lagi.

Sungguh saat ini baik Yoona maupun Donghae sama-sama saling bertatapan dan hanya terdiam. Beberapa saat kemudian Yoona tersadar dan bergegas bangun dan berusaha menaiki kursi roda yang tepat berada di belakangnya.

“Aku ingin pulang. Tiba-tiba kepalaku pusing.” Ucap Yoona dengan nada bicara yang bergetar. Dengan sigap pria yang tadi duduk di sebelah Yoona membantu Yoona duduk di kursi rodanya. Setelah Yoona kini sudah duduk di atas kursi rodanya, dengan tangan yang gemetar Yoona menggerakkan kursi rodanya. Di dalam benaknya saat ini adalah ia ingin cepat-cepat pergi dari hadapan Donghae.

Di sisi lain Donghae ingin sekali merengkuh gadis itu ke dalam pelukkannya. Tapi apa daya, Yoona buru-buru ingin pergi dari hadapannya.

Donghae dengan segera mengejar Yoona.

“Yoona! Tunngu! Yoona…!” teriak Donghae memanggil Yoona. Tapi gadis itu tetap tidak menoleh dan terus menjalankan kursi rodanya. Pria yang menemaninya tadi kini juga membantu mendorong kursi roda Yoona.

“Yoona, aku mohon… tunggu.” Kini Donghae sudah ada di hadapan Yoona, mencegah Yoona agar tidak pergi. Sedangkan pria yang berdiri di belakang Yoona kini mendelik kesal ke arah Donghae.

“Yoona, aku datang. Aku datang untuk menenuimu.” Lanjut Donghae yang kini sudah berlutut di hadapan Yoona, agar dapat melihat wajah Yoona dengan jelas. Namun Yoona mengalihkan pandangannya, saat ini ia sama sekali tidak ingin melihat pria yang ada di hadapannya.

“Pergi. Aku bilang pergi!” Yoona sedikit berteriak.

“Kau sudah mendengar apa yang dikatakan Yoona kan? Ia ingin kau pergi. Kau ini orang asing yang tiba-tiba datang dan membuatnya seperti ini.” Tanpa ada tedeng aling-aling pria yang ada di belakang Yoona malah makin memperburuk keadaan.
“Aku bukan orang asing.” Jawab Donghae kini menatap pria itu.

“Seunggi-ssi ayo kita cepat pergi dari sini.” Ajak Yoona pada pria itu.

“Yoona, dengarkan penjelasanku dulu. Aku mohon.” Kini dengan spontan Donghae meraih tangan Yoona. Tapi sayangnya Yoona menepisnya.

Dengan tidak sabaran Seunggi memegang pundak Donghae dan menyuruhnya untuk minggir agar tidak menghalangi Yoona. Donghae sudah kehabisan akal saat ini, yang hanya bisa ia lakukan adalah membiarkan Yoona dan pria itu pergi. Donghae hanya bisa menatap mereka yang perlahan menghilang di kejauhan. Donghae menolehkan kepalanya dan melihat anak-anak murid Yoona yang sedari tadi menyaksikan apa yang tersuguh di hadapan mereka. Donghae menghampiri anak-anak itu, Donghae duduk di tengah-tengah mereka.

“Kalian maukanmendoakanku agar ibu guru kalian yang cantik itu memaafkanku?” Tanya Donghae pada sekumpulan bocah lucu itu, yah sekaligus untuk sedikit menghibur hatinya yang dilanda kekalutan saat ini. Dengan melihat anak kecil Donghae merasa membaik. Dari dulu selalu begitu.

“Fighting!!! Kami akan mendoakanmu.” Sahut anak-anak itu sambil mengepalkan tangannya ke atas memberi Donghae semangat dan dukungan.


Kini Yoona sedang berbaring di tempat tidurnya yang nyaman. Pikirannya kini melayang pada kejadian tadi pagi. Yoona sangat tidak percaya kalau ia bertemu lagi dengan pria yang bernama Lee Donghae, pria yang tidak bisa dipungkiri kalau ia masih sangat mencintainya. Hanya saja ia masih belum bisa menerima kedatangan Donghae secara tiba-tiba mengingat kejadian waktu Donghae menjauhinya dan masih memiliki perasaan pada Jessica. Tanpa Yoona ketahui bahwa kini keadaan sudah berbeda.

Tanpa Yoona ketahui juga bahwa Donghae sangat mencintainya,

“Kenapa kau kembali di hadapanku lagi, Oppa. Apa kau tahu? Aku sudah berusaha untuk melupakanmu, tapi mengapa kau malah membuatnya semakin rumit saja Oppa?” gumam Yoona sambil menitikkan air matanya.

Sedangkan di ruang tamu Seunggi yang sehabis mengantarkan Yoona ke kamarnya, kini sedang berbincang dengan Siwon.

“Kenapa Yoona bisa seperti ini? Mengapa tiba-tiba dia pulang dan tidak mengajar anak-anak? Apa terjadi sesuatu?” Tanya Siwon bertubi-tubi merasa sangat khawatir.
“Tadi pagi saat Yoona sedang mengajar anak-anak di taman, ada seorang pria yang aku tidak tahu siapa menemuinya. Aku juga tidak mengerti mengapa Yoona tiba-tiba menangis dan terkejut seperti tadi. Kurasa mereka sebelumnya pernah saling mengenal.” Jawab Seunggi.

“Seorang pria? Siapa? Apa pria itu tidak menyebutkan namanya?

“Tidak Siwon-ssi, tapi yang kuingat dari cirri-cirinya pria itu tampan dan tidak begitu tinggi.”

Seketika itu pula Siwon membatin “Apa pria yang dimaksud adalah Lee Donghae? Untuk apa dia kesini?”
__

Keesokan harinya Donghae kembali ke taman yang kemarin ia datangi. Sekedar ingin menjernihkan pikirannya. Donghae hari ini berniat untuk mendatangi kediaman Siwon dan Yoona, hari ini adalah hari Minggu jadi ia yakin Siwon dan Yoona ada di rumahnya tidak pergi untuk beraktivitas seperti biasa. Ia telah memantapkan hatinya untuk menyelesaikan semua masalah yang ada hari ini juga.

Satu jam kemudian Donghae berdiri di depan pintu gerbang sebuah rumah bergaya Eropa itu, ya saat ini ia telah tiba di depan rumah Siwon dan Yoona. Ia mengumpulkan semua tekadnya untuk menemui Yoona dan meminta maaf padanya dan tentunya juga meminta maaf pada Siwon.
Donghae dengan keberaniannya segera memencet bel yang ada pada tembok pagar.
Sesaat kemudian pelayan perempuan keluar dari rumah mewah itu, Bibi Song.

Donghae segera memberitahukan maksud kedatangannya pada Bibi Song.

“Ah, selamat siang. Saya Donghae, Lee Donghae. Saya ingin bertemu dengan Siwon-ssi dan Yoona-ssi. Apa bisa?”

“Anda siapanya ya?” Tanya Bibi Song.

“Saya.. mmm saya… temannya dariKorea.”

“Oh baiklah. Mari masuk. Tuan Siwon dan Nona Yoona ada di dalam.”

Bibi Song pun mengantarkan Donghae untuk menuju masuk ke dalam rumah Siwon dan Yoona. Jantung Donghae kini berdebar amat sangat kencang, jujur di dalam hatinya ia khawatir jikalau Siwon dan Yoona tidak menerima permintaan maafnya. Terutama Yoona.

Dari ruang keluarga di rumah itu Siwon yang sedang duduk santai sambil menonton acara televisi pun langsung bertanya pada Bibi Song siapa yang datang.

“Siapa yang datang Bibi Song?” Tanya Siwon sambil menyeruput teh ginsengnya.
“Mari Tuan Lee Donghae silahkan masuk.” Kata bibi Song.

Tidak menunggu waktu lama Donghae pun muncul di hadapan Siwon. Siwon menatapnya kaget dan masih berpendar kemarahan dari matanya.

“Kau?! Beraninya kau datang ke sini! Kau mau apa, hah?!”

“Siwon-ssi kedatanganku kemari bertujuan untuk megutarakan permintaan maafku padamu dan juga pada Yoona.”

“Sudah tidak ada gunanya kau meminta maaf padaku, apalagi pada Yoona. Kau sudah terlambat, Lee Donghae.”

“Siwon, tolong aku mohon. Berikan aku kesempatan untuk membenahi semua kesalahanku. Sungguh waktu itu aku sama sekali tidak bermaksud menyalahkan Yoona atas kecelakaan yang menimpa Jessica.”

“Lalu apa maksudmu menjauhi Yoona? Kau tidak tahu betapa sedihnya adikku itu di saat kau menjauhinya? Kau tidak tahukan!” bentak Siwon makin menjadi.

“Ya, untuk hal itu aku akui aku memang bodoh mengambil keputusan untuk menjauhi Yoona. Itu keputusanku yang amat sangat salah. Dan aku sadar kalau aku…… mencintainya.”

“Apa? Mencintainya? Masih berani kau mengucapkan kata cinta setelah apa yang kau lakukan pada Yoona? Kau tidak tahu diri Donghae!” Siwon membentak Donghae dengan nada yang keras.

Yoona yang sedang beristirahat mendengar suara Siwon yang terdengar hingga ke kamarnya. Yoona langsung menaiki kursi rodanya dan keluar dari kamar.

“Siwon Oppa kenapa teriak-teriak seperti itu?” Tanya Yoona heran pada dirinya sendiri.

Saat Yoona keluar dari kamarnya, betapa terkejutnya dia mendapati Donghae ada di rumahnya. Dan saat ini Siwon tengah berusaha mengusirnya dengan kasar.

“Siwon, aku mohon dengarkan aku dulu. Aku sungguh-sungguh.” Ucap Donghae yang dengan masih berusaha agar Siwon mendengarkannya walaupun Siwon sudah mendorong-dorong tubuh Donghae agar keluar dari rumahnya.

Karena Siwon adalah tipe orang yang bisa dbilang tempramen, maka dengan tanpa pikir panjang Siwon memukul wajah Donghae. Karena posisi berdiri Donghae yang tidak seimbang maka Donghae pun tersungkur dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah.

“Oppa! Cukup!” teriak Yoona.

Sekejap Siwon dan Donghae pun menoleh ke arah Yoona berada.

Siwon dengan nafasnya yang tersengal-sengal menahan emosi menatap adiknya dengan tatapan tidak percaya. Baru kali ini Siwon mendengar Yoona berteriak seperti tadi padanya.

“Siwon Oppa, hentikan! Aku mohon. Berikan dia kesempatan untuk menjelaskan.” Lanjut Yoona yang sudah mulai ingin menangis.

“Tapi Yoong. Kau tidak mengerti, si brengsek ini….” Kata-kata Siwon terhenti.
“Cukup Oppa. Aku ingin bicara padanya.”

Mendengar hal itu ada perasaan lega di dalam hati Donghae. Yoona mau bicara padanya dan mendengarkan semua penjelasannya.

Lalu dengan terpaksa Siwon membiarkan Yoona berbicara dengan Donghae. Yoona yang dengan perlahan menjalankan kursi rodanya menuju Donghae yang masih tersungkur itu, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. Antara kasihan melihat Donghae terluka dan tatapan kecewa yang masih tersimpan.

Yoona mengulurkan tangannya membantu Donghae untuk berdiri. Dengan senyum yang terpancar dari wajah Donghae, ia segera menyambut uluran tangan Yoona dan bangkit dari tersungkurnya tadi.

“Kita bicara di teras saja.” Kata Yoona dingin.

Donghae mengikuti Yoona yang sudah berjalan menuju teras rumahnya.

“Kau ingin bicara apa?” Tanya Yoona masih dengan sikap cueknya.

“Aku… aku ingin minta maaf padamu juga Siwon. Aku sungguh-sungguh ingin minta maaf atas apa yang telah akau lakukan. Saat itu aku masih terbawa perasaan pada cinta lama, tapi aku sadar bahwa yang aku lakukan itu salah. Aku bersalah karena telah menjauhimu tanpa alasan yang jelas. Dan aku sadar aku telah kehilangan sesuatu yang berharga. Yaitu kehilanganmu Yoong. Maafkan aku.” Jelas Donghae panjang lebar.

Yoona masih tidak bergeming. Ia ingin memaafkan Donghae saat itu juga tapi ia masih tidak yakin. Beberapa menit kemudian Yoona melirik menatap wajah Donghae, ia melihat luka lebam dan darah di sudut bibirnya.

“Pasti sakit sekali.” Yoona membatin.

“Kau tunggu di sini sebentar.” Pinta Yoona pada Donghae dan masuk ke dalam rumah.

Tidak berselang lama Yoona kembali dengan membawa baskom yang diisi dengan es batu serta membawa kain handuk kecil.

“Kau membawa itu untuk apa?” Tanya Donghae mengerutkan alisnya.

“Sini, aku obati dulu lukamu. Pasti sakitkan?” lanjut Yoona.

Donghae merasa terkejut dengan apa yang dilakukan Yoona. Ia tidak menyangka Yoona masih perhatian padanya. Dengan perasaan yang campur aduk Donghae kembali duduk di kursi teras dan Yoona kini ada di hadapannya.

Yoona mulai mengompres luka lebam Donghae sambil membersihkan darah yang mulai mongering di sudut bibir Donghae.

DEG! Jantung mereka berdua semakin berdetak cepat seolah ingin keluar ketika mata mereka saling menatap dalam. Perlahan tangan Donghae mulai memegang tangan Yoona yang sedang mengompres luka Donghae. Mata mereka masih saling menatap satu sama lain.

“Yoong, maafkan aku. Aku mohon. Aku tidak mau kehilanganmu lagi.” Donghae memecah keheningan.

“……” Yoona masih diam.

“Yoong, kalau kau masih benci padaku kau boleh marahiku, memakiku atau memukulku sekalipun asalkan kau puas dan mau memaafkanku.”
“…..” Yoona masih enggan untuk berbicara.

“Ayo Yoong pukul aku, pukul aku seperti ini! Ayo pukul aku.” Ucap Donghae yang meraih tangan Yoona yang sebelah kiri dan menampar-namparkannya pada pipi kanan Donghae sendiri. Donghae menahan tangis.

“Cukup Oppa, cukup! Jangan sakiti dirimu sendiri.” Ujar Yoona yang menahan tangannya untuk meghentikan aksi Donghae tersebut. Bulir-bulir seperti kristal bening itu perlahan keluar dari mata indah Yoona dan membasahi pipinya yang halus itu.

“Aku belum bisa tenang kalau kau belum bisa memaafkanku.” Air mata Donghae pun tak kuasa ditahannya.

“Aku….. aku sudah memaafkanmu. Bahkan sebalum kau menyusulku kesini, aku sudah memaafkanmu Oppa.”

“Sungguh? Kau memaafkanku? Gomawoyo Yoong. Jeongmal gomawo. Entah hatimu itu terbuat dari apa, kau sungguh baik hati Yoong. Aku sangat senang kau memaafkanku.” Senyum terharu dan bahagia kini terukir di wajah sendu Donghae.

“Ne, Oppa. Aku memaafkanmu.” Lanjut Yoona lalu mengusap air mata Donghae.

“Adasatu lagi yang ingin aku katakan.”
“Apa itu Oppa?” Tanya Yoona heran.
“Aku… aku… mencintaimu.” Ucap Donghae yang menatap Yoona sungguh-sungguh dan penuh cinta, terlihat jelas di matanya.

“A..a..apa? kau?” Yoona terkejut tak percaya.

“Aku benar-benar mencintaimu Yoong. Aku baru sadar gadis yang selama ini aku cintai itu kau Yoong. Rasa ini mulai muncul ketika pertama kali kita bermain di taman hiburan. Kau masih ingatkan? Bodohnya aku malah memungkiri perasaan itu, pada saat itu aku takut kalau perasaanku belum yakin. Aku memang bodoh Yoong. Di saat aku menjauhimu, aku merasa kosong dan kehilangan. Aku menyesal Yoong, aku terlambat menyadari perasaanku sendiri.” Jelas Donghae panjang lebar sambil menggenggam tangan Yoona erat dan menundukkan kepalanya.

“Kau….. belum terlambat Oppa. Kalau kau mau tahu, selama ini aku masih menunggumu Oppa. Karena aku juga mempunyai perasaan yang sama terhadap Oppa. Aku…. Aku juga mencintai Oppa.”

Sontak Donghae mendongakkan kepalanya setelah mendengar apa yang telah dilontarkan dari bibir tipis gadis itu.

“Kau.. kau juga mencintaiku? Sungguh?” Tanya Donghae seraya meyakinkan.
Yoona menganggukkan kepalanya dan senyum manispun terukir di wajah cantiknya.
Spontan Donghae pun merengkuh tubuh kurus gadis itu ke pelukkannya. Ia tak tahu harus berkata apa lagi untuk saat ini. Ia teramat bahagia. Ia mengeratkan pelukkannya, seakan tak ada hari esok. Benar-benar bahagia.

Perlahan namun pasti, Donghae mendaratkan kecupan hangat di kening indah Yoona.

Dari dulu Donghae memang sangat menyukai kening gadis itu, menurutnya indah.
Kedua pasang mata dengan tidak sengaja melihat kejadian itu.

“Kau tidak boleh bersamanya. Im Yoona.”

To be continue

Haaaaaiiii akhirnya part 4 keluar juga. Hehehe maaf ya kalau untuk part ini ceritanya agak membosankan mungkin. Tapi di part selanjutnya akan diusahakan untuk memberikan cerita yang lebih baik lagi hehehe.. okaaaay author pamit dulu ya CLING *menghilang* hahaha.


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * mochichi says:

    Benci kata tbc dsni….
    Huhuhuhuhu…
    Abis lagi seru2-nya
    Part ini jg pendek!
    Pasti Siwon deh yg ngelarang
    Haduhhh,gmn nasib YoonHae nih?
    Lnjt yah chingu..

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  2. * fishy says:

    kyaaa,,,gak sabar tnggu lanjutannya

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  3. * Indahnyaaja says:

    Ah…chingu lgi seru2.a kputus
    kpndekan ini chingu…..
    Siwon pa seunggi yg mau misahin yoonhae:/
    lnjut…lnjut…
    Jgn lma2 ya chingu……

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  4. * tata says:

    “tampan dan tidak begitu tinggi” begitulah ciri2 donghae oppa kita semua.hahaha

    gak tau kenapa,aku gak mau yoonhae bersatu.
    donghae oppa udah terlalu jahat di episode kemarin2.
    cinta gak harus memiliki kan…..
    ditunggu part berikutnya,
    jangan2 seunggi tunangan yoong unnie ya???

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  5. * jeyma says:

    emmm
    cp tow yg glarang yoonhae??
    siwon kh??
    ahhh oppa restui mrka br-2 donk!!

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  6. * Lyka_BYVFEGS says:

    nah!!!
    siapa tuch yg akan menghancurkan hbungan yoonhae???
    siwon oppa kah?
    aigo! penasaran…

    lanjut ya chingu, aq tunggu.
    semangat!!!

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  7. * Marzha says:

    Jangan lama-lama updatenya chingu,…. nunggu part ini aja lama, please cepetan ya chingu..

    Pas lagi seru-serunya, eh ada kata TBC.. Hufff… Semangat thor, buat lanjutannya.. Ditunngu yah.. ^^

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  8. * DeerYoongie says:

    Woaah.. akhirnya YoonHae bersatu(?) juga :3
    Eh? tapi Siwon bakal ngerestuin kagak tuh?😮
    Yaaa~ kayaknya ada orang 3 yang bakal ngerusak hubungan YoonHae lagi ini :s

    part 5 ditunggu ._.

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  9. * yuli_kyuli says:

    akuu gak sbr nunggu part slnjutnya😀
    kerennnnnnn bngt lahh.^^

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  10. * fira says:

    wahhh,next chapter bakal jadi KASUS nih???
    soalnnya siwon oppa kyaknya ngg stuju dngan hubungan YoonHae???? @soktau
    tapi critannya bgus kok thor,dtnggu yah next chapternnya>
    jgan klamaan
    gomawo
    fighting!!!

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  11. * mimimi says:

    Aaa! Next partnya cepet dipublish ya😀 siwon nyebelin deh-_- *ditampolsiwonest

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  12. * ncha says:

    akhirnya part 4 muncul ^^ buat part selanjutnya di post agak lebih cepat dong chingu😦
    hehehe
    ffnya bagus,^^
    Singkirkaaan Seung Gi!! hahaa

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  13. * tiya says:

    akhirnya part 4nya ada….
    siapa tuh yg mau misahin yoonhae?
    *gak boleh*

    ditunggu part selanjutnya…

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  14. akhirnya..🙂
    lanjut lanjutt

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  15. * yenny_yoonhaelovers says:

    pendek bgt thor FF’n..
    lanjutan’n jgn lama2 yah..yah..yah.. ^^

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  16. * Haenha~Elfishy says:

    Hwaaa..
    Konflik.a kerenz brasa real byang.n yoonhae.
    D lnjut next part.
    So deep bgt ff.a..

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  17. * kayla says:

    bikin penasaran aja dech…npa mesti tbc siiihhh

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  18. * jeanitnut says:

    Aku baru baca *doeng*
    Seneng deh ini pengganggunya Seunggi. Berasa makin nyata.
    Next part ditunggu^^

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  19. Udah baca td tp baru komen xD
    BAGUS >b<
    jangan bikin SeungGi ganggu -__-

    | Reply Posted 4 years, 9 months ago
  20. * Salsabila ayomi says:

    akusukaakusukaakusukaakusuka

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  21. * devisonelf YoonHae Pyrotecnis says:

    appa seunggi oppa mw dijdiin pengganggu??
    klau jgn yya .. ksian kan Yoonhae klau kya gtu ..
    cpet lanjut thor

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  22. * @Syafiraaputri_ says:

    Unnie part 5 nya buruan keluar dong ><
    Ahh bikin greget !
    Tapi daebakk😀

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  23. * tya nengsih says:

    ku baca dri part 1seru banget……pasti selanjutnya juga seru…….kutunggu……

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  24. Musti lanjut.
    Harus lanjut.
    Gaboleh galanjut. #TerlaluMemaksaAuthor
    Oppa Ciwon jahara niy,masa Yoongie gaboleh sama Hae T.T kalo gaboleh ya sama aku aja Haenya :* #Pletak

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  25. * Salsa_YH says:

    eh seruuuuuuuuu bangetttt sumpah seru..
    aishh..lg asik2 baca knp TBC sih..

    makin penasaran nih..

    sumpah ni crita bkn gu’ut gemeteran+sedih,crita’a mengharukan bgt..

    Haeppa mangatse..
    JANG…

    | Reply Posted 4 years, 3 months ago
  26. * inggridAnjani says:

    Part 5 nya belom keluar ya? Kok lama?😦

    | Reply Posted 4 years, 1 month ago
  27. * Dila says:

    Yah lagi seru baca eh malah bersambung. cepetan yah thor lanjutin part 5 nya sampai end🙂

    | Reply Posted 4 years, 1 month ago
  28. * Yoonhae01 says:

    part 5 nya kok blum kluar?
    pnsaran nih…

    | Reply Posted 3 years, 9 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: