YoonHae Fanfics Library



[Chapter] Be My Girl (Part 3)

Author : JHY Lim a.ka adelfishyoonadict
Length : Chapter
Cast: Donghae x Yoona
Support Cast : Kwon Yuri, Lee Hyukjae, Park Si Ho
Title : Be My Girl Again Part 3
Note : sebenernya FF ini udah the end ^^ kalau kalian menemukan FF jenis ini (?) ini bukanlah hasil copas-an, melainkan aku memang mempublishnya di beberapa blog dan di akun FB ku sendiri ^^ Happy Read ^^
Be My Girl Part 3 “Aku menunggumu sembilan tahun. Tapi balasanmu padaku hanya ini? Kau kembali hanya untuk menyakitiku! Kau tahu betapa tersiksanya diriku saat merindukanmu, dadaku begitu sesak memikirkan keadaanmu. Ingin aku melupakanmu, tapi aku tak bisa. Wajahmu selalu terbayang dibenakku”ujar yoona kesal, “Kau tahu betapa senangnya diriku saat pertama kali aku melihatmu. Tak pernah aku bayangkan itu, bertemu denganmu disaat hari pertama kali aku bekerja? Aku senang, senang, amat senang. Tapi sekarang kau telah menghancurkannya. Kau menghancurkannya, kau telah membuat hatiku sakit. Kau yang membuatku untuk berharap padamu!”ujar yoona sambil berlari keluar dari apartement. Donghae perlahan-lahan meneteskan airmatanya. Semakin deras mengalir di pelipis wajahnya. Donghae memeluka kedua kakinya, “Mianhae…mianhae…mianhae..yoona-ah… Disisi lain, Yoona berlalri tanpa arah, ia terus dan terus berlari. Hingga pada sebuah taman, ia menyandarkan tubuhnya ke batang pohon, dan perlahan-lahan ia mulai menjatuhkan tubuhnya. Airmata terus berlinang diwajahnya. Menyesali penantian yang ia lakukan selama ini, penantian yang tak ada artinya. Satu jam berlalu, Yoona lekas berdiri dan berjalan menuju apartement Yuri. Dengan langkah goyah ia memasuki apartement dan langsung menuju kamar yang telah disediakan yuri untuk dirinya. Ya memang selama Donghae merepotkan Yoona yang harus mondar-mandir antara Dangyun-sandodong, ia memutuskan untuk tinggal diapartement yuri yang letakknya tidak terlalu jauh dengan apartement donghae. *** Esok harinya, dengan mata sembab Yoona datang ke kantor tepat pada waktu. Ia langsung mengambil posisi duduk di tempatnya dan menyalakan komputer kerjanya, untuk melanjutkan laporan yang kemarin sempat tertunda. Tak lama kemudian, Donghae datang ia sedikit melirik yoona untuk meyakinkan apa yoona baik-baik saja. Lalu ia tetap berjalan, bahkan yoona tak memberi hormat padanya. Sesaat yoona mengosongkan pikirannya dan melamun di tengah-tengah pekerjaannya. Seoarang yeoja cantik masuk dan membuyarkan lamunan Yoona. “Permisi…”ujar Yeoja itu. Yoona memalingkan wajahnya, “Ne…ada yang bisa saya bantu?” “Apa donghae oppa ada didalam?”tanya yeoja itu. ‘Oppa? Dia memanggil donghae dengan sebutan Oppa? Siapa dia ? sedekat apa dia dengan donghae?’tanya yoona dalam hatinya. “Tentu saja dia ada. Silahkan masuk kedalam”ujar Yoona mempersilahkan. “Kamsahamnida”ucap yeoja itu sambil sedikit membukukan tubuhnya, dan diikuti oleh yoona. #didalam ruangan donghae….. “Oppa….”ujar yeoja itu seketika membuka pintu dan disambut dengan senyum manis donghae yang melihat kedatangannya. Donghae berdiri dari kursinya dan menghampiri yeoja itu lalu memeluknya. Yoona yang melihat itu dari jendela langsung memalingkan wajahnya. “Minyoung-ah…kapan kau kembali? Kenapa kau tidak menelepon ku terlebih dulu?”tanya donghae. “Semalam, aku memang sengaja untuk tidak memberi tahu oppa. Aku mau memberi Oppa surprise. Bagaimana keadaan oppa sekarang? Kau tau aku sangat merindukanmu, sunkyu, dan sungmin oppa”jawab Minyoung. “Gwenchanayo. Aku juga sangat merindukanmu”ujar donghae sambil memeluk minyoung. “Oppa apa kau sudah makan siang?”tanya Minyoung. “Belum. Ayo kita makan siang bersama, sudah lama aku tidak makan bersamamu”jawab Donghae yang mengamit tangan Minyoung dan berjalan keluar ruangan. Yoona yang berada diluar ruang donghae, memutuskan untuk berpura-pura untuk tidak melihat kejadian itu. Donghae dan Minyoung berjalan kearah luar dan mneghiraukan yoona yang berada disana. *** “Ahh…oppa kenapa kau tahu aku ingin memakan kimchi?”tanya Minyoung yang sesampainya di Restaurant yang menjajarkan berbagai macam Kimchi. “Sangat terlihat diwajahmu”jawab donghae singkat sambil melangkahkan kaki masuk kedalam restaurant. Minyoung hanya tersenyum mendengar jawaban Donghae. Donghae menarik kursi untuk Minyoung, lalu donghae duduk dihadapan Minyoung. Mereka memesan berbagai macam Kimchi. Ditempat lain, dua orang yang tengah dilanda kasmaran sedang makan siang bersama. “Oppa.. kau tau Donghae melakukan apa pada Yoona?”tanya Yuri sambil memasukan salad kedalam mulutnya. “Ani…memangnya kenapa?”tanya balik hyuk. “Entahlah, semalam aku mendengar suara isak tangis Yoona, aku tak berani bertanya padanya”jawab Yuri. “Benarkah? Apa lagi yang dilakukan manusia ikan yang bodoh itu?”gerutu Hyuk. “Oppa, menurutmu apa donghae oppa masih menyimpan perasaan pada Yoona?”tanya Yuri. “Entahlah aku juga kurang pasti dengan itu. Semenjak pulang dari eropa tingkahnya terlalu cepat berubah”jawab Hyuk, “Lalu apa yang kau rasakan padaku?”tambah Hyuk. Yuri yang mendengar pertanyaan Hyuk tersentak kaget, dan pipinya mulai memerah seperti buah tomat. “Menurut oppa bagaimana?”tanya balik Yuri. “Aiishhh….mana bisa aku tahu, kalau kau tak menjawabku” “Naneun…Choayeo oppa”ujar Yuri yang mengundang reaksi salah tingkah dari hyuk. “Benarkah? Apa kau mau menjadi yeojachinguku?”tanya hyuk lagi. “Tentu saja aku mau”jawab Yuri dengan cepat tanpa berpikir panjang lagi. “Yuri-ah… apakah kau membantuku?”tanya Hyuk. “Apa?” “Menyatukan Yoona dan Donghae kembali, aku tak ingin melihat kedua orang bodoh itu menyakiti diri mereka sendiri”jelas Hyuk. “Aku setuju padamu oppa”ujar Yuri mengiyakan. *** Yoona mendatangi sebuah Taman kanak-kanak, yang menjadi kenangannya waktu dirinya masih berhubungan dengan Donghae. Yoona melangkahkan kakinya masuk kedalam sekolah itu, bahkan semua guru yang berada disekolah itu mengenal yoona dengan baik. “Ahh…kau datang lagi Yoona-ssi?”tanya salah seorang guru yang sedang bermain dengan seoaran anak kecil. Yoona hanya tersenyum dan menghampiri salah seorang anak, yang cantik. Dimana anak itu tidak mempunyai orang tua, jadi Yoona menitipkan anak itu beberapa bulan lalu disekolah itu. “Haena…”panggil Yoona pada anak itu yang langsung melemparkan senyum pada yoona, “Kau sedang apa?” “Ini…”haena memberika selembar kertas pada yoona. Terlihat terdapat gambar, Ayah-Ibu yang sedang menggandeng tangan anaknya. “Bagus,, kau pintar sekali”ujar Yoona sambil membelai lembut rambut haena. “Yoona-ssi apa bisa bicara sebentar?”pinta salah seorang guru. Yoona segera mengikuti guru itu, “Yoona-ssi kami tidak bisa merawat Haena lebih lama lagi disini” “Apa? Kenapa?”tanya Yoona. “Ini sekolah formal, bukan sebuah panti asuhan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya padamu”ujar guru itu. “Ah…baiklah. aku akan membawa haena pulang hari ini. Terima kasih atasa bantuanmu selama ini”ucap Yoona. Yoona membawa pulang Haena, dan bingung harus membawa Haena kemana. Tak mungkin ia membawa pulang Haena kerumah Yuri. Karena dirinya saja sudah membuat repot Yuri apalagi harus ditambah Haena. Yoona mengirimi Donghae pesan, untuk meminta izin ‘Mr. Presidir, saya minta izin siang hari ini untuk mengurus sesuatu’ (pesan terkirim) ‘Baiklah hari ini kuizinkan, tapi lain kali tidak akan’ (balas donghae) ‘Kamsahamnida’ (balas Yoon lagi). Yoona menyusuri sepanjang jalan yang berada di Seoul, mencari sebuah apartement untuk dirinya tinggal bersama Haena. Haena menarik-narik tangan Yoona lalu memegang perutnya. “Kau lapar?”tanya Yoona. Haena mengangguk. “Baiklah kita akan mencari makan terlebih dahulu”ujar Yoona yang sambil memasuki sebuah rumah makan yang tak jauh dari tempatnya berdiri. Seusai makan yoona meneruskan pencarian apartementnya, hampir seharian ia mencari apartement akhirnya ia menemukan apartement yang pas untuknya dan juga untuk Haena. “Haena akhirnya kita menemukan tempat tinggal juga. Mulai sekarang kau tinggal disini bersamaku”ujar Yoona yang duduk disebelah Haena. “Ne…umma”ujar Haena yang membuat Yoona geli dengan kata Umma yang ditujukan padanya. Esoknya Yoona membawa Haena kesebuah penitipan anak, hanya untuk menitpkan Haena selama dirinya bekerja. “Aggashi..apa bisa anda mengisi formulir pendaftaran ini?”tanya pegawai itu. “Ah..baiklah”jawab Yoona sambil melihat lembar formulir pendaftarannya itu. ‘Apa yang harus ku isi disini? Haena tak memiliki orang tua, haruskah aku yang menjadi ibunya?’tanya yoona dalam hati. Yoona memantapkan dirinya untuk megisi kolom ibu dengan namanya. Lalu memberikan lembar formulir itu kepegawainya. “Aggashi…seprtinya kau melupakan sesuatu”ujar Pegawai itu pada Yoona. “Ahh…mianata” ‘Appa? Siapa appa haena?’tanya Yoona pda hatinya lagi. “Ini”beri Yoona pada pegawai, dan pegawai itu menchek kembali agar tidak ada yang tertinggal. Nama : Lee Hae Na TTL  : Seoul, 03 Maret 2008 Nama Ayah: Lee Dong Hae Nama Ibu: Lim Yoon Ah Ketika pegawai itu membaca lembar formulir tersebut, pegawai itu tersenyum seperti ada sesuatu yang lucu disana. Tapi yoona tak memperdulikannya. *** ‘Aiishhhh…kenapa aku menulis namanya disana?’batinya sambil melangkahkan kakinya kedalam gedung kantornya. Tok…tok…tok….(ketuk yoona pada pintu ruangan donghae) “Masuk”sahut donghae dari dalam. Yoona masuk kedalam dan memberikan sebuah file yang harus ditandatangani donghae. Donghae membacanya lalu menandatanganinya. “Hari ini, kau ada meeting di Hotel Synara sampai pukul 5 sore”ujar Yoona yang memberitahukan jadwalnya donghae. “Baiklah”ujar Donghae sambil memberikan kembali file itu pada yoona tanpa melihat wajah yoona. Tak lama kemudian, karyawan yang menemani donghae meeting datang, dan masuk kedalm ruangan donghae. “Tn…maaf saya tidak dapat menemani anda meeting hari ini, Saya baru saja mendapat telfon kalau istri saya akan melahirkan hari ini”jelas karyawan itu pada Donghae. “Ah…Gwenchanayo.. apa kau sudah menunjuk seseorang untuk menggantikanmu?”tanya Donghae. “Im Yoona akan menggantikan ku”ujar karyawan itu. Jam 14.00KST , Donghae dan Yoona keluar dari gedung kantor. Donghae mengemudikan mobilnya keluar area kantor. Sekitar setengah jam perjalanan, mereka sampai di Hotel Synara. Yoona dan donghae bergegas masuk kedalam Hotel dan langusng menuju lantai 45 tempat dimana meeting berlangsung. 3 jam meeting berlangsung dengan lancar, Yoona dan Donghae keluar dari tempat meeting. Donghae masih berbincang-bincang dengan Client-nya yang didampingi Yoona yang berdiri disampingnya. Setelah itu mereka langsung menuju Lift, pintu lift terbuka sekitar 9 orang terisi dalam Lift. Yoona dan Donghae masuk dan langsung mencari tempat paling belakang. Didalam Lift yoona dan Donghae tak berbicara sama sekali. Sekitar 2 orang masuk kedalam lift dilantai berikutnya yang membuat lift penuh sehingga Yoona dan Donghae berdiri berhadapan. Deg! Deg! Deg! Kedua jantung mereka berdetak dengan cepat, darang mengalir deras ditubuh mereka. Yoona yang tajk berani menatap donghae mengalihkan perhatiannya kearah atas langit-langit lift, lain dengan donghae yang sesekali melihat Yoona. 2 orang masuk kedalam lift, orang-orang yang berada dilift bergeser dan membuat Yoon dan Donghae terimpin dipojok lift. Sebuah guncangan terjadi disana, yang membuat semua orang kehilangan keseimbangan dan…. Chu…chu…chu…chu…*nyanyi ala f(x) Yoona yang sedang melihat kearah atas tentu saja kaget dengan sebuah kecupan yang tidak disengaja itu. Donghae dengan segera menjauhkan wajahnya dari Yoona. Taklama kemudian, tibalah mereka dilantai dasar hotel. Yoona dan Donghae berjalan agak berjauh-jauhan. “Yoona”panggil seseorang dari arah samping kanan Yoona. Donghae dan Yoona memberhentikan langkah mereka dengan bersamaan. Yoona menolehkan kepalanya ke sumber suara. “Sedang apa kau disini?”tanya orang itu. “Aku sedang menemani atasanku meeting disini”jawab Yoona, “Oh..ya kenalkan ini atasan ku Lee Donghae, dan Tn… ini temanku Park Si Ho” Donghae dan Siho sama-sama membungkukkan tubuh mereka. Donghae melihat Siho dengan sinis dan langsung memasang wajah jutek. “Jadi kau orangnya”ujar Siho. “Apa?”tanya Donghae heran dengan pernyataan Siho. “Ani..lupakanlah”jawab Siho, “Yoona-ssi apa kau telah selesai dari pekerjaanmu?” Yoona melirik Donghae yang meminta jawaban darinya. Donghae yang mengerti langsung mengiyakan dan pergi dari tempat itu. “Ne…aku telah selesai”ujar Yoona. “Bagaimana kalau aku antar kau pulang?”tanya Siho. “Ne…”jawab Yoona singkat. Yoona masuk kedalam mobil Siho. Siho memacu mobilnya dengan kecepatan normal. Donghae mengikuti kemana mobil Siho pergi. Sesampainya di depan apartement yuri, siho segera membukan pintu mobil untuk Yoona. “Jadi disini sekarang kau tinggal?”tanya Siho pada Yoona. “Ne…kurasa hanya tempat ini yang terdekat dari kantor tempatku bekerja”jawab Yoona. “Apa dia orangnya?”tanya Siho melirik Yoona. “Siapa yang kau maksud?”tanya balik Yoona. “Atasanmu” “Ah…ne..memang dia orangnya”ujar Yoona. “Sudah kuduga”ucap Siho pelan, “Apa kau senang sekarang dapat bertemu dan bekerja bersamana dengannya?” “Ne,,,aku sangat senang” “Yoona apa mungkin kau akan memandangku seperti kau memandangnya?”tanya Siho. “Mwo?” “Aku benar-benar menyukaimu Im Yoona, lupakanlah dia” Yoona menelan ludahnya mengingat penantian yang selama ini dia nanti tak ada hasil, “Aku akan mempertimbangkannya lagi” “Jadi, apa masih ada peluang untukku?”tanya Siho. Yoona hanya menganngguk. Siho membalikan badannya yoona agar menghadapnya, lalu ia mendaratkan kecupan manis di dahi Yoona. Donghae yang melihat itu geram, ia menggenggam stir mobilnya dengan keras. Yoona langsung masuk kedalam apartement. Ia membereskan baju-baju yang ada didalam lemari kedalam tas. Yuri yang melihat itu menghampiri yoona. “Kau mau kemana?”tanya Yuri. “Aku akan pindah, aku sudah menemukan tempat tinggal yang lumayan dekat dengan tempat kerjaku”jawab Yoona. “Kenapa?”tanya Yuri. “Aku tidak ingin merepotkanmu terus Yuri-ah, dan aku juga ingin hidup mandiri”jawab Yoona lagi sambil mengamit tasnya. “Sendiri lagi?”gumam Yuri. “Tenanglah, aku pasti akan sering menghubungi dan mengajakmu bertemu”ujar Yoona pada Yuri. Yuri mendekap Yoona erat. “Berikan alamatmu yang baru padaku”pinta Yuri. “Nanti akan ku sms, tapi ku mohon jangan kasih tau umma, appa, dan Sooyoung eonni”pesan yoona pada yuri. “Araseoyo”ujar Yuri, yang melambaikan tangan pada Yoona. Sebelum ketempat tinggalnya yang baru, Yoona pergi ketempat penitipan anak untuk mejemput Haena. *** Selama setahun yoona mengurus Haena seoarang diri, ia tetap menjalani hari-harinya seperti biasa. Selama setahun pula Yoona belajar memasak, itu ia lakukan demi Haena. Bahkan sampai detik ini, tak ada satu orang-pun yang tahu kalau yoona mempunyai seoarang anak. “Oppa…bagaimana ini, sudah setahun tapi tak ada perbuhan sikap dari Yoona dan Donghae. Kadang berantem, kadang tertawa bersama. Apa yang harus kita lakukan?”tanya Yuri pda Hyuk yang berada dihadapannya. “Bagaimana kalau kita buat mereka berada disatu ruangan yang sama?”tanya Hyuk. “maksudnya? Bukankah mereka sering bersama dalam satu ruangan?” “Ini beda lagi chagi, jadi kita buat mereka terjebak dalam satu ruangan selama seharian”jelas Hyuk. “Bagaimana caranya?”tanya Yuri. Hyuk menjelaskan misi pertama yang harus mereka jalankan. Disaat waktu yang sama Yoona memasuki Cafe dimana tempat Yuri dan Hyuk tengan menyusun rencana. Hyuk yang tak sengaja melihat Yoona menggendong anak kecil, tak berkata sedikitpun. Yuri yang heran dengan Hyuk menolehkan kepalanya kearah belakang. “Oh My God”ujar Yuri. “Yoona-ssi”panggil Hyuk. Yoona kaget mendengar panggilan dari hyuk, tak bisa berbuat apa-apa kecuali menghampiri Hyuk dan Yuri. “Yoona, anak siapa dia?”tanya Yuri yang masih tidak percaya denga apa yang dilihatnya. “Tentu saja anakku”jawab Yoona. “Jeongmal? Sejak kapan mempunyai anak?”tanya Hyuk. “Setahun yang lalu, aku mengadopsinya”jawab Yoona. “Apa orang tua dan eonni-mu tahu?”tanya Yuri lagi. Yoona menggelengkan kepalanya. “Dasar gila”gumam Yuri. Yoona hanya tersenyum pada hyuk dan Yuri. “Yeppo”ujar Hyuk sambil mencubit pipi haena. “Siapa namanya?”tanya Hyuk. “Haena”jawab yoona. “Hae…Haena?”ujar hyuk. Yoona mengangguk. ‘Neottae mune nae maeum eun, gabot ibgo ijen naega matseo julge Ni hwasareun Trouble! Trouble! Trouble! nareul no ryeosseo Neoneun Shoot! Shoot! Shoot! naneun hoot! hoot! hoot!’  Yoona segera mengangkat teleponnya. “Yoona-ah cepatlah kau pulang hari ini” “Memangnya ada apa eonni?”tanya Yoona pada Sooyoung eonni-nya. “Sudahlah kau pulang saja dulu”ujar Sooyoung memutuskan sambungan. “Yuri-ah, oppa, apa aku bisa minta tolong?”tanya Yoona. “Mwo?”respon Yuri. “Aku minta kalian untuk menjaga Haena sebentar saja, aku harus pulang kerumah orang tuaku”jelas Yoona. “Ne..??”respon Yuri kaget ketika mendengar penjelasan dari yoona. “Kumohon”ujar Yoona sedikit memelas. Mau tidak mau Hyuk dan Yuri harus membantu Yoona. *** ‘ada apa ini? Kenapa Siho ada dirumahku?’batin Yoona yang nampak bingung dengan orang-orang yang berada didalam rumahanya. “Umma, ada apa ini?”tanya Yoona. “Begini, kami sepakat untuk menjodohkan kalian berdua”ujar umma Yoona. “Mwo?”respon yoona kaget dengan apa yang baru saja umma-nya katakan, “Umma, ini bukan zama siti nurbayah. Umma ini udah zaman modern, umma aku tidak mau begini caranya. Aku yang menjalani hidupku”. “Ne, umma tahu.  Tapi kenapa kau tidak mencobanya terlebih dahulu”ujar umma. “Haa…”yoona mendesah, “Baiklah kalau itu yang umma mau. Aku akan mencobanya” Yoona masuk kedalam kamarnya, entah apa yang harus dia lakukan. Ia mengambil handphone dari sakunya. Dan menekan dial pada kontak Yuri. “Yeobseo” “Yuri-ah…apa yag harus aku lakukan?” “Mwo?” “Umma, menjodohkan ku”ujar Yoona lemas. “Mwo?”yuri tak percaya dengan apa yang yoon katakan. “Dengan Siho” “Mwo??” “Eotteokhae yuri-ah?”ujar yoona. “Jelaskan padaku besok”sahut Yuri memutuskan sambungan telephone. Sementara di tempat Cafe yang tadi, yuri yang berada diluar toilet berlalri keluar. “Oppa…oppa” “Wae? Kau kenapa?”tanya Hyuk pada Yuri. “Yoona…yoona..”ujar Yuri yang sempat melirik kesebelahnya yang sudah ada Donghae. Mendengar nama Yoona, donghae mendelikan matanya, meminta kejelaskan dari Yuri. “Yoona…yoona dijodohkan oleh orang tuanya”ujar Yuri yang membuat Hyuk tidak percaya. Donghae yang mendengar pernyataan dari mulut Yuri menjatuhkan gelas yang berada ditangannya. Dirinya diam terpaku. Hyuk dan Yuri melihat kearah Donghae dengan heran. “Tidak mungkin”gumam donghae.

Lalu apa yang akan dilakukan oleh Donghae? Dapatkah Donghae merebut Yoona kembali? Lalu apa Yoona akan perbuat dengan perjodohannya itu? Apakah dia akan menerimanya atau tidak? Bagaimana dengan rencana Hyuk dan Yuri?

To Be Continued


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * mimimi says:

    Lanjut, cepet ya eonni😀

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  2. * mochichi says:

    ayo Hae, kejar Yoong lagi!
    lnjutannya dtgg🙂
    btw yah, itu tulisannya terlalu rapet2 jd agak puyeng pas bacanya >.<

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  3. * Haenha~Elfishy says:

    Sudah lma aq menanti ff ini publish..
    Knp sich bgtu bnyk rintangn dlm kisah percintaan hae n yoong.
    Ini d jdoh.n lg..

    Bca.a mngris hati bgt,.
    D tnggu next part.

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  4. * rani says:

    Daebak cerita@..
    Ditunggu part selanjut@…
    Kalau bisa cepat ya author,karna bikin penasaran…
    Terima kasih…

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  5. * Vi2n Nurul says:

    annyeong, ,qw reader ru nie, ,qw bngung dg skap Haeppa, ,np dia spt nyembunyiin ssuatu, ,tp p itu? ?tp qw tw Haeppa psti msh sgt mncintai Yoongnie, ,lnjut thor, ,smg happy ending ea. . .Gumawo xD

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  6. * viraELForever says:

    .aduhh gmna tuch.,, yoona eonni k0g di jodohin ma siho oppa sgla.,, haeppa ayo rebut yoona eonni lgy.,,,

    .crita’x mkin seru nich,, part sljut’x di tnggu.,,

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  7. * Renatha says:

    Daebak cerita’a !!
    Aku tunggu part selanjut’a

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  8. * Hyemi.SoneDai5yELFPyro4ever says:

    Lanjutt..penasaran!!

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  9. * iqda says:

    ditunggu part selanjutnya thor,,,,,,^^

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  10. * Won Ah Hwang says:

    daebak chingu.. Part selanjutnya cepetan dong, penasaran🙂

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  11. * regina9402 says:

    lanjut thor.

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: