YoonHae Fanfics Library



[Chapter] My Beautiful Y (Part 4)

Author : Elfishkhun0623 
Cast :
Lee Dong Hae x Im Yoon Ah
Other Cast : Super Junior, SNSD,
(KiBum, HeeChul, LeeTeuk) –  (YuRi, Jessica)
Genre : Chpater, Friendship, family, romance (?)
Disclaimer : Hae punya Yoong, Yoong punya Hae, cast dan cerita milik author. Semua cast hanya nama yang author pinjam, kenyataan hanya ada didalam cerita mereka sendiri. *plak
maaf ya lama banget lanjutannya >b< pada lupa kali ya -__-.
Happy Reading …
My Beautiful Y
Part 4
“tapi Yoong bagaimana dengan TaecYeon? Bukankah kalian sedang diberitakan? Bahkan banyak natizen yang setuju jika kalian berhubungan.” DongHae mengungkapkan rasa gundah dihatinya.
          “ehmm dia juga hanya temanku Oppa.”
          “benarkah? Apa kau tak merasakan sesuatu?”
          “tentu saja dia temanku, aku tak mungkin ada perasaan dengannya Oppa. Hanya Hwae Oppa yang ada dihatiku, lagipula kau tau Oppa TaecYeon-ssi kemarin mulai PDKT dengan Jessica Eonnie.” Jelas YoonA sambil tersenyum-senyum.
          “Jinjja? Tapi kenapa kau tersenyum-senyum sendiri Yoong?” tanya DongHae heran menatap YoonA.
          “ne, kupikir mereka sangat cocok. Jessica Eonnie kan sangat suka namja yang seperti TaecYeon-ssi.” YoonA terus saja mengembangkan senyumnya.
          “ck Yoong kau ini, sebenarnya siapa yang sedang jatuh cinta? Kau atau Sicca?” heran DongHae menatap YoonA yang ada dalam pangkuannya.
          “Ani, hanya saja aku ingat bagaimana kita dulu, hhehe.” Cengir YoonA, DongHae yang memangku YoonA  hanya tersenyum sambil membelai rambutnya dengan sayang.
‡Flashback‡
Panas terik matahari yang semakin menjadi-jadi tak pernah mematahkan semangat seorang Im YoonA untuk terus menjalani hari-harinya agar menjadi seorang bintang yang sukses kelak. “ah Yoona-ah apa kau langsung pergi ke SM sekarang?” tanya seorang sunbae memecah lamunan YoonA.
“Ah KiBum Sunbae, ne aku langsung kesana Oppa. Oppa juga?” tanya YoonA balik pada KiBum sunbaenya dari Super Junior.
“ne, hmm kita bersama-sama saja kesana.” Tawar KiBum pada YoonA didepannya.
“ah ne Oppa.” Jawab Yoona tersenyum dengan manis, walaupun YoonA gadis tomboy tapi senyumannya tak bisa menipu bahwa dia benar-benar cantik.
“tunggu sebentar Yoona-ah, kau tidak buru-buru kan?” tanya KiBum sebelum mereka pergi.
“ah anio Oppa.”
“kalau begitu tunggu sebentar.” Ujar KiBum sambil melirik kesana kemari.
“hmm, tapi kau sedang mencari apa Sunbae?”
“ah pokoknya tunggu sebentar.”
“oh ne Oppa.”
Sekitar 15 menit YoonA menemani KiBum, sebenarnya YoonA ingin cepat-cepat ganti pakaian karena dia tak begitu nyaman dengan rok, tapi YoonA sudah terlanjur menyetujui ajakan KiBum untuk pergi bersama ke SME. Walaupun sedikit bosan tapi YoonA tetap saja memancarkan senyumnya yang indah itu. “ah itu dia..” seru KiBum memecah lamunan YoonA.
“ada apa Oppa?” tanya YoonA polos.
“orang yang kita tunggu sudah datang, kajja.” KiBum segera menuju orang yang ditunggunya.
“orang? Kita?” YoonA mengerutkan alisnya heran sambil mengikuti arah pandangan KiBum. “DongHae Sunbae?” kaget YoonA dalam hati.
“ah hyung kau ini lama sekali.” Gurau KiBum.
“hhe, mianhae aku harus menemui seseorang lebih dulu.” Jawab DongHae sambil mengusap hidungnya yang tak gatal.
“ah kalau begitu kajja, sudah lama aku dan YoonA menunggumu hyung.” Kata KiBum merangkul DongHae, sedangkan YoonA? Dia hanya menggeleng tak percaya kalau dia bisa pergi ke kantor SME bersama dengan DongHae.
“YoonA-ah kajja..” ucap KiBum memalingkan wajah dengan wajah misterius.
“ne Oppa.” Jawab YoonA malu-malu.
KiBum mempererat rangkulannya dan membisikkan sesuatu pada DongHae yang sama sekali tak bisa didengar oleh YoonA. YoonA hanya mengikuti kedua sunbaenya itu dibelakang dengan sedikit menunduk dan sesekali menatap DongHae heran yang terlihat menggerutu pada KiBum sambil memanyunkan bibir.
“YoonA-ah kau pergi dulu dengan DongHae hyung ya? aku akan menyusul kalian.” Ujar KiBum tiba-tiba, DongHae yang disampingnya menatap KiBum aneh dan menarik-narik tangan KiBum seperti anak kecil. YoonA yang mendengar perkataan KiBum segera mendongak dan menatapnya dengan tatapan bingung.
“nde??” bingung YoonA.
“kau ke kantor SME dengan DongHae hyung, aku harus pergi dulu sekarang. Tolong jaga dia, dia sedikit merepotkan.” Kata KiBum pada YoonA lalu mengedipkan sebelah matanya pada DongHae. DongHae yang mengerti maksud KiBum hanya mendengus tak percaya bila dia bisa dikibuli dongsaeng kesayangannya itu.
“eh?” YoonA menatap KiBum dengan polosnya.
“ck pokoknya aku pergi sekarang. Bye.” Ucapnya segera berlari dari hadapan YoonA dan DongHae.
“Ah ne Oppa.” Ucapnya saat KiBum sudah jauh dari hadapannya. “ngg DongHae Sunbae kajja.” Ajak YoonA pada DongHae mencoba santai.
“huh? Ngg ne, kajja.” DongHae berjalan mengiringi langkah kaki YoonA, suasana menjadi hening tak ada yang memulai pembicaraan. DongHae sedikit kecewa YoonA tak memanggilnya Oppa seperti YoonA memanggil KiBum, apa mungkin karena KiBum kakak kelas YoonA jadi dia memanggil KiBum dengan Oppa?. “apa yang harus ku katakan?” batin DongHae mencari-cari kata yang pas untuk mengajak YoonA berbicara.
“DongHae Sunbae, apa kau mau?” YoonA menawarkan sebuah lollipop, ternyata YoonA sudah mengajaknya bicara lebih dulu sebelum DongHae mengeluarkan sepatah kata.
“ah gomawo Yoong.” DongHae mengambil permen itu sambil tersenyum manis, YoonA yang tak sengaja menatap wajah DongHae menjadi diam sekejap, dia tertegun tak mengedipak mata, YoonA terlalu kagum pada mata teduh DongHae dan juga senyumnya.! Benar-benar manis mengalahkan manisnya lollipop itu.!
“Yoong?” panggil DongHae mengibas-ngibaskan tangan didepan YoonA.
“eh, nde Sunbae?” YoonA yang gelagapan segera membenarkan posisi. “tunggu, tadi dia memanggilku apa?” heran YoonA dalam hati.
“ani, kajja.” Kata DongHae segera memalingkan wajah ketika YoonA menatapnya.
Dalam perjalanan mereka hanya kembali diam tak mampu menemukan sebuah kata untuk memulai pembicaraan, bibir mereka terasa lengket untuk terbuka. Perasaan tak karuan menyelimuti, jantung mereka berdetak seperti sedang berlomba, keringat terus mengalir seperti tak ada penghalang untuk mengalir, tangan YoonA mulai dingin dan DongHae mulai berkeringat dingin, benar-benar kontras dengan hawa musim panas yang sedang terjadi disana.
“hmm DongHae Sunbae.” Panggil YoonA setelah lama hanya dalam diam.
“ah nde?” DongHae hanya menoleh sekilas dan mengalihkan pandangannya lagi.
“aku tidak suka suasana hening, bisakah kita berbicara sesuatu?” tanya YoonA dengan polosnya. DongHae yang mendengarkan penuturan YoonA hanya mengekeh pelan, tak menyangka bahwa gadis itu benar-benar mengajaknya bicara, sebenarnya bukan karena gadis itu mengajaknya bicara tapi lebih tepatnya perkataan gadis itu yang membuatnya mengekeh.
“DongHae Sunbae, kenapa kau hanya tertawa?” gerutu YoonA, di akan menunjukkan sifat aegyonya jika sedang kesal.
“kau ini ternyata sangat terbuka Yoongie, tak seperti yang kupirkan.” Kata DongHae menahan tawanya.
“nde? Sunbae memanggilku apa?” YoonA memastikan pendengarannya tidak sedang terganggu, sebenarnya YoonA juga penasaran dengan perkataan DongHae yang terakhir, tapi dia tak mau besar kepala, siapa tau DongHae tak hanya memperhatikannya tapi trainee lain juga jadi YoonA mengurungkan niatnya untuk bertanya.
“ah, aku memanggilmu Yoong, Yoongie, Yoong-ah, dan Yoong yang lain. Wae? Tidak boleh?” tanya DongHae balik, sepertinya DongHae mulai mencoba bersikap santai dengan hoobaenya itu.
“ah anio Sunbae, hanya saja itu terdengar asing ditelingaku.” Jawab YoonA menatap DongHae sekilas.
“eh? Jinjjayo?” tanya DongHae tak percaya, YoonA hanya mengangguk mengiyakan jawaban atas pertanyaan DongHae. “berarti aku punya panggilan khusus untukmu.” Lanjutnya.
“hhe ne Sunbae, itu sangat manis.” Jawab YoonA tanpa sadar.
“Jeongmal?” tanya DongHae memastikan.
“ah, hhe kajja Sunbae.” Bukannya menjawab pertanyaan DongHae , tapi YoonA segera berlari mendahului sunbaenya itu. DongHae yang menatap YoonA mengembangkan senyumnya dan menggeleng tak percaya, segera disusulnya gadis itu.
“ah dasar gadis.”  Gumam DongHae sambil melirik-lirik langkah kaki YoonA.
♥ ♥
Suasana SME seperti biasanya ramai dan tak ada yang berubah, tapi tidak untuk dua insan manusia yang baru saja menginjakkan kaki mereka dilobi kantor. Tak begitu banyak mata yang memperhatikan kedatangan mereka, tak sedikit pula yang mencuri-curi pandang pada dua orang yang terlihat seperti sepasang kekasih itu.
“DongHae~ya kau datang bersama YoonA?” LeeTeuk yang kebetulan sedang lewat mengahmpiri mereka berdua sambil mengembangkan senyum anehnya.
“nde? Anio tadi kami bertiga dengan KiBum juga, tapi dia tidak bersama kami lagi karena ada urusan mendadak.” DongHae menggaruk dahinya saat menjawab, entah benar atau tidak yang pasti YoonA sedikit kecewa dengan jawaban DongHae, walaupun YoonA masih bisa berpikir logis atas jawaban DongHae yang harus diakuinya benar tapi dia merasa tidak rela dan menginginkan DongHae menjawab dengan jawaban lain.
“ah jinjja? Wah sayang sekali. Hmm bagaimana kalau sekarang kalian ikut aku makan? Pasti kalian belum makan kan?” LeeTeuk segera mengajak YoonA dan DongHae menuju cafetaria kantor, YoonA hanya tersenyum dan sedikit membungkuk pada LeeTeuk yang sekarang menarik tangan YoonA dan DongHae.
Suasana cafetaria lumayan sepi, hanya ada segelintir orang saja yang sedang berbincang-bincang dan menikmati makan siang, mungkin sebagian besar dari trainee lain sekarang sedang berlatih. Dipojok cafetaria ada Yuri, EunHyuk, dan Jessica yang sedang bercanda, YoonA yang tak enak dengan DongHae segera menyusul YulSicHyuk.
“DongHae~ya.” panggil seseorang yang duduk disamping DongHae.
“hyung? Kapan kau datang?” tanya DongHae polos.
“dasar, aku sudah sedari tadi disini. “ geram HeeChul. “Wae? Kau belum berani mengungkapkannya juga?” lanjut HeeChul mengikuti arah pandangan DongHae.
“molla, aku takut hyung.” Jawabnya pasrah.
“cepat katakan atau kau akan menyesal seumur hidupmu.”
“ngg, maksud hyung?”
“lebih baik kau katakan sekarang daripada kau tak pernah mengatakannya sama sekali.” DongHae hanya diam mendengar perkataan HeeChul, ditatapnya gadis yang sedang tertawa lepas itu saat bersama orang lain, jika disampingnya gadis itu lebih banyak diam. Kenapa gadis itu diam? Apa gadis itu membencinya hingga gadis itu  tak pernah merasa bahagia jika berada didekat DongHae seperti yang dia lihat sekarang? Pikiran-pikiran itulah yang selalu membuat DongHae takut jika berhadapan dengan gadis itu, untuk memulai pembicaraan saja sulit bagaimana jika dia ingin mengungkapkan perasaannya?
“Oppa hentikan.” Kata YoonA setengah tertawa menghadapi tingkah konyol EunHyuk.
“hh bahkan dia bisa akrab dengan Hyuk hingga sudah memanggilnya dengan Oppa.” Gumam DongHae. YoonA sudah menambah member Super Junior yang dipanggil Oppa, yaitu EunHyuk, ShinDong dan KiBum.
“nugu?” tanya LeeTeuk membuyarkan lamunan DongHae.
“bukan siapa-siapa.”
“oh, hmm aku mau bergabung dengan merka, kalian mau ikut?” tanya LeeTeuk menunjuk EunHyuk cs.
“boleh juga.” Jawab HeeChul langsung menarik DongHae, DongHae yang kaget segera mengikuti langkah HeeChul. Entah sengaja atau tidak HeeChul mendudukkan DongHae tepat disamping YoonA,  YoonA yang menyadari kehadiran sunbaedeulnya langsung diam seketika.
“ah Yoona~ya bagaimana, kau sudah terbiasa bukan?” tanya LeeTeuk.
“sudah LeeTeuk Oppa, terimakasih sarannya sunbae.” Jawab YoonA tersenyum senang.
“kalau kau ingin curhat atau meminta saran sebaiknya jangan menelponku, curhat saja langsung daripada melalui telpon aku sedikit tidak leluasa apalagi kau pasti membuang banyak pulsa.”
“jadi hyung sering ditelpon YoonA?” seketika DongHae merasa dadanya sesak dan tak nyaman, entah apa yang dirasakannya tapi dia benar-benar tak bisa membaca hatinya.
“ne Oppa, tapi yang dulu itu tidak serius kan?” tanya YoonA hati-hati.
“serius apanya?” tanya EunHyuk dan HeeChul bersamaan.
“ah bukan apa-apa kok.” Jawab LeeTeuk menahan wajahnya yang mulai merah padam.
“Im Yoon Ah?” panggil Yuri.
“ah anio Eonnie, bukan apa-apa.”
“jangan bohong.” Celetuk Jessica.
“aku hanya mengatakan besok kalau sudah besar YoonA harus menjadi istriku.” Canda LeeTeuk menahan tawanya, dia tak sadar bahwa sedari tadi orang yang duduk disamping YoonA sudah akan meledak-ledak.
“YA.! kau ini jangan bercanda hyung.!” Geram HeeChul yang tersedak. “jangan membuat orang lain terluka.”
“terluka? Nugu?” tanya LeeTeuk polos, YoonA juga menatap heran HeeChul.
“sepertinya disini sangat panas, bagaimana kalau kita minum jus?” kata EunHyuk mencoba mencairkan suasana.
“ah Hyuk kau sangat pintar. Benar apa yang dikatakan Hyuk ayo kita minum jus.” Tambah HeeChul yang sekarang mengangkat jusnya.
“Hyung, mianhae. Aku mau mengajak YoonA keluar.” Kata DongHae tiba-tiba dan langsung saja mengajak YoonA pergi dari cafetaria. Semua orang menatap DongHae heran, tak begitu mengerti apa yang dilakukan oleh DongHae. LeeTeuk, Jessica dan Yuri menatap EunHyuk dan HeeChul bergantian, tapi mereka berdua juga hanya mengangkat bahu.
DongHae membawa YoonA pergi ketaman belakang kantor SME, pikirannya benar-benar kalut, dia takut apa yang dikatakan LeeTeuk akan menjadi kenyataan. “ah sunbae.” YoonA membuyarkan lamunan DongHae dan berusaha melepas pergelangan tangannya yang masih digenggam erat oleh DongHae .
“ah mianhae.” Ucap DongHae sangat pelan saat melepas genggamannya.
“ngg gwenchana sunbae.” YoonA menyunggingkan seuah senyum pada DongHae.
Diam, seperti biasanya mereka hanya diam jika hanya berdua, tak pernah ada bahan pembicaraan yang sanggup diucapkan  walaupun berbagai pertanyaan sudah antri dipikiran masing-masing “hmm yang tadi itu..” DongHae yang mulai tak tenang memulai pembicaraan.
“nde?”
“Im YoonA aku menyukaimu.” Ucap DongHae tegas dengan seluruh keberaniannya satelah lama diam menggantung perkataannya.
“MWO?” YoonA yang kaget, dia bingung apa yang dia rasakan entah senang, tak percaya, atau yang lainnya tapi YoonA hanya sanggup mengeluarkan sebuah kata itu.
“ssstt, aku sungguh-sungguh.” Kata DongHae menaruh jari telunjuk dibibirnya, YoonA segera mengatupkan bibirnya dan menutupnya dengan kedua tangan. “jadi bagaimana? Ngg aku tidak memaksamu, tenang saja.” Lanjut DongHae sedikit gugup.
“ngg tapi sunbae kan..”
“hmm aku tak akan mengganggu latihanmu tenang saja, aku akan menunggumu sampai kau debut. Jadi kau tidak perlu menjawabnya sekarang.” Kata DongHae dengan cepat memotong perkataan YoonA.
“sunbae, aku..”
 “dan satu lagi, bolehkah aku memintamu untuk memanggilku dengan panggilan Opaa?” pintanya.
“tapi sunbae..”
“Oppa, panggil aku Oppa.”
“…”
“Yoong..”
“benarkah? Aku masih tak percaya..”
“sungguh Yoong, percayalah aku benar-benar menyukaimu ah ani maksudku mencintaimu.”
“dengan sikap DongHae sunbae yang berbeda kepadaku??” tanya YoonA hati-hati
“Oppa Yoong, panggil aku Oppa.” Gerutu DongHae. “aku begitu karena tidak tau harus bagaimana bersikap denganmu, aku takut kau jauh dariku, aku takut kau tak menyukaiku, aku takut kau mengabaikanku, aku terlalu penakut untuk mendekatimu.” Lanjut DongHae menatap langit biru yang sangat indah.
“DongHae .. Op-pa..”
“walaupun aku sudah berusaha untuk bersikap biasa padamu, bersikap layaknya orang lain padamu, mendapat perhatianmu lagi seperti dulu sebelum aku debut, bisa dekat denganmu dan bersikap seperti dulu saat kau selalu memberiku semangat dan suport ketika ayahku tiada, bersikap layaknya seseorang yang sedang jatuh cinta, tapi maafkan aku Yoong aku tak sanggup melakukannya padamu. Aku takut untuk memulai, aku takut juga jika berakhir.” Ucap DongHae pelan. “dan kau harus tau satu hal Yoong, aku tidak mau lagi untuk menunggu, aku ingin segera mengatakannya padamu, perasaanku sudah tak bisa kutahan lagi, aku juga takut didahului orang lain. Dan aku merasa sepertinya kau menjauh dariku sejak aku debut Yoong, aku ingin kau perhatikan lagi, aku juga ingin hanya memperhatikanmu.” Lanjutnya, kali ini dia menatap YoonA.
“Op-pa, mianhae.” Hanya kata itu yang mampu keluar dari mulut YoonA, dia menangis. Seorang Im YoonA menangis karena perkataan DongHae .!
“…..” hening tak ada jawaban.
“mianhae..”
“oh begitukah? Tak apa Yoong, aku paham kau memang terlalu sempurna untukku. Mianhae jika aku mengganggu hidupmu, aku yakin pasti kelak kau mendapat lelaki yang pantas untukmu.” DongHae tersenyum getir. “beginikah rasanya tak dianggap? Beginikah Im YoonA dulu? Beginikah rasanya sakit hati? Benarkah aku jatuh cinta? Apa ini memang cinta pertamaku?” Pertanyaan-pertanyaan mulai bermunculan dikepala DongHae, belum pernah dia merasakan seperti ini.
“Op-pa..” YoonA belum sanggup merangkai kata-kata untuk semua pernyataan DongHae.
“baiklah, aku hanya menyampaikan perasaanku. Aku tak akan marah padamu atau memaksamu. Kalau begitu aku pergi dulu, jangan lupa berlatih sebentar lagi kau akan debut.!!” Ucap DongHae saat berbalik masuk kedalam kantor SME lagi, tak lupa dia mengusap kepala YoonA.
“Op-pa….” YoonA memegang tangan DongHae yang sedang mengusap kepalanya,. “saranghae” lanjutnya, DongHae yang akan mengangkat tangan mengurungkan niatnya. Dia belum percaya apa yang telah terucap dari bibir YoonA.
DongHae menatap YoonA yang masih menunduk, diperhatikannya YoonA dengan teliti. “Yoong, kau??” DongHae terkejut mengetahui YoonA menangis. “uljima Yoong uljima.. kau kenapa menangis Yoong?” khawatir DongHae.
“….”
“Yoong sungguh aku tak memaksamu untuk menerima cintaku, atau membalas cintaku. Jangan menangis, kumohon.” Kata DongHae semakin khawatir, tapi YoonA malah mengeratkan pegangannya pada tangan DongHae, tak rela DongHae pergi.
“….”
“Im YoonA jangan membuatku bingung, jangan membuatku begini. Jangan membuatku semakin mencintaimu. Jangan membuatku merasa bersalah telah lancang mencintaimu atau berhenti mencintaimu nantinya.” DongHae yang tak tega melihat YoonA menangis segera membenamkan kepala gadis itu dalam pelukannya, didekapnya tubuh YoonA dengan erat dan penuh sayang.
“Oppa, mianhae.” Lagi-lagi YoonA hanya sanggup mengatakan itu.
“tak apa Yoong, aku tau. Jangan menangis lagi. Aku tak memaksamu menerima cintaku.” YoonA melepas satu tangannya dari tangan DongHae, diambilnya sebuah kertas dari tas selempang warnah coklat yang YoonA bawa, lalu diberikan pada DongHae.
DongHae menyerngitkan dahi sebelum YoonA mengangguk untuk menyuruhnya membaca. “DongHae Oppa apa sebaiknya aku pergi,? meninggalkanmu sejauh mungkin agar aku melupakanmu yang selalu tak memperdulikanku,? Aku yang mencintaimu, yang menyayangimu, yang selalu peduli padamu, yang selalu memperhatikanmu, yang tak pernah bisa tenang jika tak melihatmu tersenyum. Suatu saat nanti jika aku sudah jauh kuharap kau mengerti, kuharap kau sadari bahwa aku benar-benar mencintaimu, sadar bahwa aku selalu peduli padamu dan sadar atas perubahanku padamu. Oppa kenapa sulit? Aku ingin melupakanmu.!!”
 “Mwo? Yoong?”
“Hae Oppa jeongmal saranghae.”
“nde? Kau serius Yoong?” YoonA hanya mengangguk, tak sanggup berbicara lebih banyak lagi. DongHae mendesah pelan sebelum dia melepas pelukannya. “Yoong jangan bercanda.” Lanjutnya masih tak percaya, YoonA menggeleng kuat. “aku akan menunggumu, berjanjilah kau akan seperti dulu lagi dan tidak akan berubah padaku.” Ucap DongHae memberikan senyum terbaiknya. YoonA mengangguk lagi, senang, lega, terharu semua bercampur aduk dihati YoonA, gadis itu menatap DongHae dan terseyum walaupun air mata terus mengucur dari mata indahnya.
“sudah Yoong jangan menangis, mulai sekarang kita mulai semuanya bersama-sama. Walaupun kita belum menjadi sepasang kekasih aku akan melakukan yang terbaik untukmu, untuk kita.” DongHae mengangkat dagu YoonA dengan tangan kirinya, tangan kanannya ia gunakan untuk mengusap air mata YoonA. “aku tidak akan berpaling darimu, aku hanya akan melihatmu asal kau janji juga hanya melihatku untuk kau cintai bukan sekedar Hoobae-Sunbae, dongsaeng-oppa.” YoonA hanya mengangguk mendengar ucapan DongHae, belum pernah terpikirkan bahwa DongHae juga menaruh rasa yang sama padanya. “ehm, satu hal lagi, siapa gadis lain yang kau maksud?”
YoonA berusaha menunduk tapi DongHae menahannya, ditatapnya dengan lembut mata gadis itu. “HyeSun Eonnie..” ucapnya sangat pelan, DongHae tersentak dan mengekeh pelan.
“Im YoonA, dia hanya kuanggap sebagai nuna saja. Tidak lebih Yoong. Kau tau, aku selalu bercerita tentangmu padanya.” DongHae mengacak rambut YoonA dengan gemas. “lihatlah wajahmu merah Yoong, kau sangat imut.” Kali ini DongHae mencubit ujung hidung YoonA.
“Oppaa..” YoonA merengek kesal.
“sudahlah, ayo kita mulai semuanya bersama.” Kata DongHae mendekatkan wajahnya lalu tersenyum senang.
“ne Oppa.” Balas YoonA segera meraih kertas yang masih berada ditangan DongHae.
DongHae heran ketika tangan YoonA berusaha menggapai kertas itu, “ini untukku Yoong, ini surat cintaku yang pertama. Kau tak boleh membawanya.!!” YoonA hanya mengkerut, tapi dengan cept dia tersenyum lagi. “kalau begitu kajja, sepertinya sudah cukup. Kita akan bersama mulai saat ini, PDKT seorang Lee DongHae pada Im YoonAh. Ingat itu Yoong.” Lanjutnya sambil mencubit dagu YoonA.
“Im YoonA akan menjadi gadis impian Hae Oppa.” Balasnya dengan tangan dikepalkan, DongHae yang melihatnya hanya tersenyum sambil mengecup sekilas kening YoonA. YoonA yang kaget hanya bisa membelalakkan maatanya tak percaya, mendapat pengakuan dari seorang Lee DongHae saja sudah membuatnya melayang, apalagi kalau diberi kecupan DongHae??
DongHae segera menarik YoonA yang masih bengong masuk kedalam gedung, mereka berdua bergandeng tangan layaknya sepasang kekash. Sesekali melempar senyum dan menggoda, selama YoonA trainee dan akan debut DongHae tak pernah memberinya support dan perhatian, walaupun masih malu-malu dihadapan YoonA dan orang lain tapi DongHae selalu berusaha yang terbaik.
#flashbackend
“ah Yoong, aku ada acara makan malam bersama MinHo, kau mau ikut?”
“kemana?” tanya YoonA heran,
“ke cafe depan kantor, biasalah makan dan sedikit cerita.” Jawab DongHae memberi tatapan kau-tau-kan.
“ah baiklah, aku juga ingin berbicara dengan Dongsaeng kesayanganmu itu Oppa.” DongHae segera berdiri menggandeng YoonA pergi menuju cafe depan kantor SME.
“Oppa..”
“ne?”
“gendong..” rengek YoonA manja, DongHae hanya menatap YoonA heran sebelum akhirnya memasang posisi bersedia saat akan lari.
“ah DongHae Oppa kau memang pahlawanku.” Goda YoonA sambil tersenyum lebar.
“memang apa yang bisa kutolak dari permintaanmu Im YoonA.?” Cibir DongHae segera berdiri saat YoonA sudah berada dalam posisinya.
“kekekeke, tenang saja Oppa, aku tak pernah meminta macam-macam bukan?” godanya.
“baiklah-baiklah, sampai dimana aku menggendongmu nona Im YoonA?”
“sampai ujung hatiku, ahahaha..” YoonA tertawa dengan lepas sambil memeluk leher DongHae dengan erat, yang dipeluk hanya geleng-geleng tak percaya dengan kelakuan gadisnya.
TBC
maksa banget ya disini? Maaf ya kalau kurang memuaskan  -___-
hehe jangan lupa RCL, kasih kritik dan saran diterima banget kok ^^
makasih yang udah sempet bca FF gaje ini  >.<

Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * gieyoonaddict says:

    kerenn YoonHae nya
    di tunggu cerita YoonHae yg lainnya ya ,,

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  2. * Lyka_BYVFEGS says:

    aku tdk bisa berkomentar apa2 jika baca ff dgn cast yoonhae.
    aku selalu berdo’a semoga dikehidupan nyata mereka berdua bahagia bersama.
    mengarungi bahtera rumah tangga yang langgeng, hingga maut memisahkan.

    keep writing, unnie!!!

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
    • * tata says:

      sama…
      walaupun kita harus menunggu lama untuk memastikan kebenaran hubungan mereka.
      aku akan setia menunggu.
      Yoonhae
      hehehe

      | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  3. * viraELForever says:

    .so sweet… aq cka qw cka..

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  4. * Indahnyaaja says:

    Daebak chingu,,,,,,
    feel.a dpet bgt kya nyata,,,,,,,
    bca.a bkin syum2 geje,,,,,,:D
    lnjutin chingu,,,,,,,,

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  5. * Nadya says:

    Aku juga mau digendong haeppa .
    Lanjut thor”’fighting*

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  6. * SweetYoonHae says:

    akhirnya part 4 muncul…..
    aku suka ma ff nie….
    terus dilanjutt ja thorr,,,,,,,,

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  7. * vhaa9sone says:

    hihihi YoonHae lucu…
    jdi ktawa2 sndiri bacanya,,,

    critanya seru thor,, serasa nyata…
    lanjut thor!!!
    Hwaetaeng!

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  8. * rindafishy says:

    lanjut lanjut thor .. tp chapter slnjtnya flasback jgn banyak2 ya thor ,

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  9. * mochichi says:

    bagus kok…
    so sweet bgt cerita awal jadiannya
    kekeke😀

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  10. * Cho soo kyo says:

    Yoong bisa ngegombal jg….lnjt chingu…

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  11. * mimipyros says:

    Feelnya kerasa dh beneran:’)
    yoonhae jjang:D

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  12. * Pyro_thyna says:

    Akhrnya part 4 keluar, lama bgt seh author publishnya smpe reader jd lumutan penasarannya., ceritanya bgus bgt thor,, ntar next part masukin komplik ya trus jgn lama2 publishnya..

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  13. * Pyro_thyna says:

    Mianhae author, mksudku konflik.

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  14. * tiya says:

    akhirnya part 4 muncul….
    keren banget….
    akhirnya lucu…🙂

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  15. * yenny_yoonhaelovers says:

    hahahaa… Yoona knp jd ngerayu Donghae gtu di ending’n :p

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  16. * yhkyss19 says:

    ff nya unyuh :3 jadi kayak orang gila nih senyum2 sendiri(?)
    whehhehe trus berkarya authornya!!~ ;3

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  17. * narsha_vanya says:

    wahh YoonHae couple, so sweet bnget..
    ah jadi makin berharap kalo mereka itu REAL..
    woahhh… FFnya jeongmal daebak..
    Eonni, bikin lagi yahh FF YoonHaenya..
    KEEP WRITING, FIGHTING!! ^^

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  18. * aulia says:

    bagus – bagus senyum-senyum sendiri bacanya
    lanjutin thor fighting😀

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  19. * rani says:

    Daebak…
    Ditunggu part selanjut@..
    Secepat@ ya author,he..he..
    Gomawo…

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  20. * myyh says:

    kalo baca ff YH yg romance pasti dapet feel nya.aaahhhh lucu kalo pacaran kaya gitu🙂

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  21. * devisonelf YoonHae Pyrotecnis says:

    author lanjut lagi dong ..
    udh bner pnasaran , gak tahan nieh ..

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  22. * pyro says:

    Author Lanjut

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  23. * Rika CalisthAiden says:

    mianhae thor aku bru komen dipart ini,keren thor ceritanya,cepet dilanjut penasaran apa yg diomongin hae oppa sama minho oppa

    | Reply Posted 3 years, 4 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: