YoonHae Fanfics Library



[Two-shots] I Saw U Everytime (Part 2-End)

poster not mine kkkkkk mianhae bagi yang merasa memiliki foto di atas, saya minta^^

Author : yhkyss19 a.k.a Lee Dongjae

Genre : Two-shoot, Romance, Comedy (little little[?])

Main cast : Lee Donghae x Im Yoona

OC : FIND IT! xD /dibunuh

Rating : PG-14

Tittle : I Saw U Everytime. 2

Note : First FF YH, mianhae jika mengecewakan penonton(?) happy readinggg. has been post on http://sparkfishpum.wordpress.com (mine)

I Saw U Everytime

Part 2

“oppa, kau melamun lagi.”

“tidak. Apa kau sudah melupakannya yoong?”

“melupakan apa? Melupakan siapa?” yoona bertanya balik.

“namja itu………”

“mwo??!! Kau tahu kalau aku mencintainya? Sebenarnya kau ini siapa, oppa? Mengapa kau tahu semua tentang aku?”

“sudahlah jawab saja!! Bagaimana bisa kau menikahiku kalau kau mencintai dia. Yeoja aneh.” Emosi donghae meluap-luap.

“kenapa kau memarahiku? Apa yang salah dari ku? Hah?”

“JELAS SAJA AKU MARAH!!! Kita menikah sudah hamper sebulan, tapi belum pernah berbuat apa-apa. Kau pun tidak berani menatap mataku, lebih parahnya lagi kau masih mencintai namja lain! Namja yang sudah menjadi suami orang lain pulaaa.” Donghae mencaci maki yoona. Sebenarnya dia tidak mau melakukan itu, tapi ini semua di luar kendalinya.

“su…su..a..mi?” yoona menjawabnya dgn terbata-bata, air matanya sudah terjatuh.

“iya! Dia sudah menikah dengan Jung Jessica, bahkan Jessica sudah hamil 1 minggu! Sementara kau dan aku, berciuman saja baru sekali!” donghae terus meracau, omongannya sudah tidak ada yang benar. Semua yang selama ini dia pendam, ia keluarkan begitu saja.

“cu..kup.. op..pa….kau pikir aku mau ada di posisi seperti ini. Kau tidak mengerti perasaanku. Ku kira kau namja baik dan lembut. Tapi ternyata kau seperti ini, kau jahat!! AKU BENCI PADAMU!!” yoona berteriak dan dia pun berlari keluar rumah.

Donghae POV

“cu..kup.. op..pa….kau pikir aku mau ada di posisi seperti ini. Kau tidak mengerti perasaanku. Ku kira kau namja baik dan lembut. Tapi ternyata kau seperti ini, kau jahat!! AKU BENCI PADAMU!!” yoona berteriak pada ku dan dia pun berlari keluar rumah.

Dia pergi. Dia pergi. Dia pergi. Aku yang membuatnya pergi, aku membuat hatinya sakit. Donghae pabo. Kau bilang kau mencintainya, tapi kau malah menyakitinya. Lee donghae pabo, nan jeongmal paboya. Biarlah.. mungkin dia ingin sendiri. Cepat pulang yoong, jeballl.

*

Yoona POV

Setelah menenangkan diri di bukit itu, aku melanjutkan perjalananku. Aku pergi ke rumah Soo, Choi Sooyoung. Ini sudah pukul 8 malam.

*tok tok tok*

“nuguseyo…….yoong unnie? mengapa kau kemari?” Tanya sooyoung.

“soo, bolehkah aku menginap di sini untuk semalam?”

“ne. ayo masuk”

Aku pergi, ke rumah soo dan suaminya. Ya, suaminya, Lee Kyuhyun. Yang tak lain tak bukan adik dari donghae oppa.

“apa aku tidak akan mengganggu kalian?” tanyaku saat sampai di ruang tamu, ada kyu yg sedang duduk juga.

“tentu saja noona, kau tau? Aku sudah berenana a…-“

“ssst diamlah kyu, dia itu noona mu. Bicaralah yang sopan” potong sooyoung.

“aish arra, arra. Memangnya kau dan donghae hyung sedang bertengkar? Dasar ikan lohan.” Kyuhyun terus meracau.

“begitulah. Tenang saja, aku hanya menginap semalam saja. Kalian tidak keberatan kan?” tanyaku hati-hati sambil melihat soo dan kyu bergantian.

“tentu tidak unnie, aku justru senang kau ke sini^^”

“yaa!! Maksudmu apa soo? Bagaimana bisa kita me…–“

“shikeuro evil!!”

Hahaha mereka ber-2 lucu sekali. Aku iri pada mereka, aku an donghae oppa tidak pernah beradu pendapat seperti mereka. Benar-benar lucu.

“mianhae unnie, kau bisa langsung masuk ke kamar tamu di sebelah dapur. Aku akan mengurus si evil ini.” Kata sooyoung, aku mengangguk lalu masuk ke kamar tamu.

*

Author POV

Kyuhyun menekuk wajahnya, itu tandanya dia kesal. Sooyoung pun menghampirinya.

“kyu, kau seharusnya lebih sopan pada yoong unnie.”

“aku bukannya tidak sopan soo, hanya saja kita akan ‘senam’(?) malam ini. Mana bisa kita melakukannya kalau ada noona ikan itu-_-“

“kenapa kau jadi yadong seperti ini tuan Lee?? Kan masih ada malam esok, esok, dan esoknya.” Jawab sooyoung.

“aish. Shireo. Aku mau sekarang! Manusia setengah monyet itu telah menularkan ke’yadong’annya pada ku, soo.”

“kau tidak malu pada noona-mu?”

“aniyo. Baiklah, tidak apa-apa kan? Ayolah soo, jebaaaal.” Kyu memasang puppy eyes nya. Sooyoung pun mengangguk. Dengan lembut kyu mencium bibir sooyoung. Sooyoung pun membalasnya.

Lama-lama ciuman kyu menjalar ke leher sooyoung. Tubuh sooyoung pun jatuh ke tempat tidur. Dan………………………………………

S.K.I.P  Y( ._.)

Yoona POV

Aku terbangun dari tidurku. Aku mimpi buruk. Mimpi tentang kejadian tadi siang, saat aku dan donghae oppa bertengkar. Ya ampun, sebegitu merasa bersalah kah aku padanya? Sampai-sampai di mimpi pun aku bertemu dengan dia? Ku akui ini memang salahku. Salahku karna memaksa appa untuk menjodohkanku, salahku karna masih belum melupakan seunggi oppa, salahku karna tidak menjadi istri yang baik untuk donghae oppa. Jeongmal mianhae, donghae oppa.

“kyu……………… ap..phoo”

“gwenchana nyonya evil.. bertahanlah sebentar lagi” jawab kyu lembut.

“ahhh” sooyoung mendesah(?) pelan.

Aish-_- seharusnya aku tidak menginap di rumah ini. Aku mengganggu mereka ternyata. Aku jadi tidak enak. Donghae oppa juga pasti ingin seperti itu, eh? Kenapa jadi Hae oppa lagi?? Lebih baik aku tidur saja.

*

Handphone ku bergetar lagi. Aku mengeceknya. Ada 75 misscall dari donghae oppa. Aigo, sekhawatir itukah kau kepadaku oppa? Aku ini jahat oppa.

Aku keluar kamar, kulihat sooyoung sedang mencuci piring. Kyuhyun sedang menonton tv. Aku teringat akan suara-suara aneh yang mereka buat semalam, kkkkkkkkk.

“pagi noona ikan.” Sapa kyu.

“yaaaa! Kau ini kyu, bersikap sopanlah terhadap noonamu.” Omel sooyoung dari dapur.

“aku sudah bersikap sopan jagi, buktinya aku memanggilnya noona.”

Lagi-lagi mereka berdebat hahaha lucu sekali. Hmm…. Aku jadi ingin mengerjai mereka.

“sudahlah, jangan bertengkar terus.. soo, kau tau? Semalam aku terbangun dari tidurku karna ada suara suara aneh.”

“suara aneh apa?” Tanya sooyoung.

“ituloh, ‘ahhhh’ ‘aihhhh’ seperti itu:/ mungkin hantu….” Ucapku.

*klonteng klonteng(?)* sooyoung menjatuhkan panci yang sedang iya cuci, dan kyuhyun menjatuhkan remote tv dari genggamannya. Muahahaha sudah kuduga mereka akan seperti ini.

“emmm di rumah ini tidak ada hantu noona, iya kan soo?” jawab kyuhyun sambil mengusap tengkuknya.

“i..i…ya unnie, tidak ada….. mungkin tikus..” sambung sooyoung salah tingkah.

“hahaha mungkin..”

“oh iya, tadi hyung ku yang merupakan kembaran dari ikan itu menelpon ke sini. Dia mencarimu.”

“lalu kau bilang  apa?”

“yaa aku bilang kau masih tidur.” Jawab kyu.

Pabo!!!!!! Setan pabo!!!!!!!!! Kenapa aku memiliki adik ipar yang merupakan kembaran dari setan dan kenapa setan itu pabooo щ(⁰Д⁰щ) *dirajam sparkyu*

“oh……. Begitu” jawabku. “soo, aku ingin berolahraga sebentar. Aku titip handphone ku ya” lanjutku.

“ne, unnie. Jangan terlalu lama, aku sudah menyiapkan sarapan.”

“ne.”

*

Author POV

“kau tahu kyu? Sesungguhnya tadi itu memalukan-_-“ kata sooyoung.

“mana aku tau kalau dia akan terbangun, youngiee.” Kyu mencubit pipi sooyoung.

“appo……. Eh iya, sudah 30 menit tapi yoona unnie belum kembali juga. Kemana dia?”

“mollayo… sudahlah, mungkin dia sudah berbaikan dengan hyung ikanku(?)”

“mungkin saja..”

*ting tong* *ting tong*

“nuguseyo??” sooyoung membuka pintu dan dia menemukan donghae yg sedang bernafas terengah-engah.

“oppa?” “hyung?”

“annyeongg, yoona dimana soo?”

“dia sedang berolahraga oppa, handphonenya dia tinggal. Dia bilang sebentar, tp sampai sekarang belum kembali. Kupikir dia sudah bersama mu.” Jelas sooyoung.

“mwo?? Mana handphone nya?”

“ini, hyung. Memang kau dan dia sedang ada masalah??” tanya kyu.

“hmm? Iya, ceritanya panjang. Kalau begitu aku permisi, annyeong kyu, soo.” Donghae langsung bergegas pergi.

*

Donghae POV

“Yoong kau pergi kemana? Kembalilah yoong, aku mohon.”

Aku sudah mengelilingi tempat-tempat yang biasa dia kunjungi, ke semua teman dekat yoona. Tetapi dia tidak ada. Haruskah aku memberitahu umma, appa, abeoji, dan eomonim? Memang seharusnya begitu kan? *donghae galau(?)*

*

Akhirnya umma appa aboeji eomonim serta kyu dan soo ikut mencari yoona. Enhyuk pun ikut membantu. Aku sudah tidak bisa berpikir jernih sekarang. Kalian tahu rasanya kehilangan orang yang kalian sayang? Sungguh itu sangat sakit. Lebih sakit dari penyakit apapun. *ga sengaja curhat(??)*

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, dan aku masih belum menemukan yoona. Kita sedang berada di rumahku, ini untuk berjaga-jaga jika saja yoona pulang ke rumah. Eomonim terus menangis. Aigo, aku sudah membuat mertuaku meneteskan air mata. Menantu macam apa aku ini.

“umma, uljima.. aku pasti akan menemukan yoona, uljima..”

“hiks..hiks… dia juga pernah melarikan diri seperti ini dulu, tidak ada yang pernah bisa menemukannya. Bahkan seunggi, sahabatnya.” Eomonim menjelaskan sambil menangis.

“tapi aku pasti bisa menemukannya umma. Kalau begitu aku pergi lagi, annyeong. Kajja hyuk-ah”

“hyung, aku ikut. Hyung ku itu tidak akan bisa menyetir dengan benar kalau otaknya sedang penuh. Soo, kau juga umma ya..” kata kyuhyun.

“ne, kyu.”

*

“tempat mana yang belum kau kunjungi hae?” Tanya hyukkie.

“seingatku semua tempat sudah ku datangi. Dan di semua tempat itu tidak ada yoona.”

“kau yakin, hyung?” ujar kyuhyun.

“aku yakin kyu… kau sendiri tahu, aku sering mengikutinya dulu.”

“oh, ne. Secret admirer, eh tidak-tidak. Kau itu stalker.” Balas kyu mencoba bercanda.

“hyun…….” Tegur eunhyuk.

“mianhae hyung…”

“gwenchana. Langitnya mendung, aku takut yoona kehujanan hyuk, hyun..”

“dia itu kuat kan? Kau sendiri yang bilang padaku, dia seperti rusa.” Balas hyuk.

“ne, noona ipar ku itu titisan setan(?) dia pasti tidak akan kenapa-kenapa hyung…” sambung kyu.

dia pasti sedang menyendiri……. Pasti…… di suatu tempat, tempat  apa yang biasa iya kunjungi jika sedang sedih?? Bukankah aku sering mengikutinya? Ayolah ikan….. kau harus mengingat tempat itu.. dia suka kesunyian saat sedang sedih, dia suka menyendiri dan menagis jika sakit hati, dia suka berteriak tentang yg ada di hatinya saat dia kesal, dia sedang menyendiri di…………………..AKU TAHU!!

“hyun, hentikan mobilnya.”

“kau mau apa hyung?” Tanya kyu.

“hentikan saja, kalian bisa pulang.”

“tapi yoona belum ditemukan hae.” Ujar hyuk.

“biar aku saja yang mencarinya, kalian pulanglah. Tolong antarkan hyuk pulang, hyun.”

“ne, hyung. Jaga dirimu.” Aku turun dari mobil. Kyu dan eunhyuk pun sudah lenyap dari hadapanku.

Aku pun mulai berlari, bukit itu tidak jauh dari sini. Aku harus segera menemukannya sebelum hujan turun. Bisa-bisa dia sakit.

15 menit pun berlalu.

Aku telah sampai di bukit ini. Kulihat samar-samar punggung yeoja itu. Terdengar isak tangis dari bibir mungilnya itu. Aku diam membatu, ini salahku. Benar-benar salahku.

*

Yoona POV

Duduk aku sendiri di bukit ini. Bukit ini memang tempat favorit ku jika sedang merasa sedih. Tidak ada yang tahu kalau aku sering menyendiri di sini. Jadi pasti tidak akan ada yang menemukanku. Bahkan donghae oppa sekalipun. Hatiku masih sakit sekarang, aku harus meluapkan semuanya di sini sekarang. Air mataku sudah menganak sungai dari tadi pagi. Anehnya air mata ini tidak habis-habis.

“SEUNGGI OPPA!!!! BENARKAH KAU SUDAH MENIKAH DENGAN JESSICA UNNIE?? DAN JESSICA UNNIE SUDAH MENGANDUNG ANAKMU?? CHUKKAE!!!! SEMOGA KALIAN BAHAGIAAAAAAAAAAA, SEMOGA AKU BAHAGIAAAA(?).

UMMA, APPA AKU MENYAYANGI KALIAN……

Dan……DONGHAE OPPAAAAAAAAAA!!!!!!! KAU TAHU BETAPA SAKITNYA HATIKU SAAT KAU BERBICARA SEPERTI ITU PADAKU???? SANGAT SAKIT OPPA, NEOMU APPO. KAU TAHU KENAPA AKU TAK BERANI MENATAP MATAMU? ITU KARNA SOROT MATAMU SANGAT MIRIP DENGAN SOROT MATA SEUNGGI OPPA!! LALU, SIAPA  SEBENARNYA DIRIMU?? MENGAPA KAU TAHU SEMUA TENTANG AKU?? AKU SANGAT MEMBENCI MU…. AKU…….a..ku..aku… men..cin..ta…imu….. nan jeongmal saranghae oppa.. hiks.. hiks…” aku berteriak sekencang mungkin. Aku tidak mengira aku akan berkata seperti itu. Tapi itulah yang ada di hatiku sekarang. Dan pasti tidak akan ada yang mendengar perkataanku tadi, terutama kau donghae oppa. Air mataku semakin mengalir dengan deras sekarang.

*slirrrr* (suara angin[?])

Dingin sekali. Aku lupa membawa jaket, sepertinya akan hujan. Kuhapus air mataku lalu kugosokkan kedua tanganku supaya terasa hangat.

“pakailah ini, nanti kau sakit.” Seseorang memberikan sebuah jas kepadaku. Chakkaman!! Suara ini?? Aku tercengang, dia di sini?

“nado saranghae, yoong.”

*

Donghae POV

“SEUNGGI OPPA!!!! BENARKAH KAU SUDAH MENIKAH DENGAN JESSICA UNNIE?? DAN JESSICA UNNIE SUDAH MENGANDUNG ANAKMU?? CHUKKAE!!!! SEMOGA KALIAN BAHAGIAAAAAAAAAAA, SEMOGA AKU BAHAGIAAAA(?).

UMMA, APPA AKU MENYAYANGI KALIAN…..

Dan……DONGHAE OPPAAAAAAAAAA!!!!!!! KAU TAHU BETAPA SAKITNYA HATIKU SAAT KAU BERBICARA SEPERTI ITU PADAKU???? SANGAT SAKIT OPPA, NEOMU APPO. KAU TAHU KENAPA AKU TAK BERANI MENATAP MATAMU? ITU KARNA SOROT MATAMU SANGAT MIRIP DENGAN SOROT MATA SEUNGGI OPPA!! LALU, SIAPA  SEBENARNYA DIRIMU?? MENGAPA KAU TAHU SEMUA TENTANG AKU?? AKU SANGAT MEMBENCI MU…. AKU…….a..ku..aku… men..cin..ta…imu….. nan jeongmal saranghae oppa.. hiks.. hiks…” dia berteriak sambil menangis. Aku tak percaya. Dia…mencintaiku? Donghae pabo! Dia mencintaimu, tapi kau malah membuatnya menangis seperti ini.

Setelah berteriak, aku melihatnya menggosok-gosokkan ke-2 tangannya. Ckck pabo, pasti dia tidak membawa jaket. Kuhampiri dia, ku pakaikan jas ku padanya.

“pakailah ini, nanti kau sakit.” Dia diam, sepertinya dia tahu ini aku.

“nado saranghae, yoong.” Lanjutku lagi, sambil merangkulnya.

“kau tau dari mana aku di sini?” tanyanya dingin dan mencoba melepas rangkulanku, cepat-cepat kueratkan rangkulanku ini agar dia tidak bisa kabur lagi.

“sst diamlah… biarkan seperti ini yoong.”

Kami terdiam cukup lama. Aku pun membuka percakapan.

“kenapa kau berbohong padaku yoong? Kenapa kau mengatakan kalau kau membenciku? Kenapa kau tidak bilang dari awal kalau sorot mata ku ini sama dengan sorot mata namja itu? Waeyo yoong? Kenapa kau melarikan diri? Kenapa kau hobby sekali membuat orang sulit untuk bernafas? Kena…–“

“kenapa oppa selalu bisa menemukanku? Kenapa? saat di rumah kita sedang mati lampu 1 minggu yang lalu….. kau bisa menemukanku juga, padahal aku sudah bersembunyi di tempat yang sangat sempit, gelap, dan sunyi. Kenapa oppa tahu semua tentang aku? Kenapa oppa hobby sekali membuat orang merasa penasaran? Waeyo??” yoona membalas semua pertanyaanku dengan pertanyaannya, dia masih terisak.

“cause I saw u everytime, I saw u when u was invisible or not. Aku melihatmu dengan hatiku, yoong. Dimanapun kau, aku pasti akan menemukanmu.”

“memang kau pesulap? Kau belum menjawab pertanyaan terakhirku, oppa.” Katanya lagi.

“baiklah, tapi kau janji jangan marah padaku. Dari dulu, aku adalah Secret Admirer mu. Saat aku memasuki semester terakhir kuliahku, saat itu juga kau mendaftar di kampusku. Di hari pertama kau sudah membuat para senior marah, apa kau ingat?”

#flashback

“kenapa kau terlambat? Kau ini mahasiswa baru!!” teriak yesung.

“mianhae sunbae.” Jawab yoona.

“cepat lari keliling lapangan 5x, PPALIWA!!!!!” sahut jung soo.

#end of flashback

“ne, si kepala besar yg tempramen dan senyum malaikat namun jahat. Lalu?” yoona mulai meletakkan kepanya di atas kakiku, kau tahu ini membuatku sangat gugup.

“sejak hari itu aku selalu memperhatikanmu. Apalagi kau langsung terkenal karna wajahmu yang cantik ini. Eunhyuk, sahabatku, selalu berkata ‘cepat tembak dia hae-ah. Kau tidak mau kan kalau dia di rebut namja lain’. Tapi aku terlalu pengecut untuk mengatakan itu. Yah… lagi-lagi dewi fortuna tidak memihak kepadaku. Kau, im yoona. Akhirnya dekat dengan namja itu, hati ku kosong saat itu. Aku sering ke bukit ini untuk menciptakan lagu untuk mu. Tapi, tetap saja aku merasa menyesal. Menyesal karna tidak pernah mengatakan perasaan itu, la—“

“tunggu dulu, jadi setiap hari kau mengikutiku?” selanya. Aku mengangguk.

“oppa kau ini..—“

“ssst, dengarlah dulu.. aku belajar melupakanmu karna aku sudah terlalu menunggumu bahkan sampai aku telah lulus. Tapi, semakin aku berusaha melupakanmu, semakin besar pula rasa sayangku padamu. Sampai akhirnya, kau datang ke bukit ini saat aku sedang di sini juga tentunya. Kau menangis, kau berteriak, kau menendang-nendang pohon ini” aku menunjuk pohon di samping kami.

#flashback

“beautiful, you’re so beautiful…..” (lagu Donghae yang beautiful)

*tap tap tap* langkah kaki seseorang mendekat kea rah donghae. Donghae pun segera bersembunyi.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!”

DEG. Donghae shock. Yeoja yang menempati hatinya kini ada di depannya. Sedang menangis dan kelihatan kacau. ingin sekali dia memeluk yeoja itu, tapi dia sadar dia tidak bisa.

“SEUNGGI OPPA!! NEO, PABO PABO PABO PABO!!! YOU’RE SO PABO! APA KAU TIDAK MENYADARI KALAU AKU MENYUKAIMU, MENYAYANGIMU? KENAPA KAU PABOOOO???!!! KENAPA KAU MALAH MEMINTA BANTUAN KU UNTUK MENDEKATI JESSICA SUNBAE??? KENAPA???? KAU BODOH LEE SEUNGGI!! HIKS.. HIKS…. Kau.. kau…bodoh…….tidak….akulah yang bo…doh….hiks…hiks.” ujar yeoja itu sambil menendang-nendang pohon di sampingnya.

#end of flashback

“saat itu hati ku sakit yoong. Aku sangat ingin memelukmu, tapi kau tidak mengenalku… aku memang namja pengecut yang hanya bisa mengagumimu saja yoong…” air mataku memaksa keluar, aku memang bukan orang yg pintar menahan air mata.

“oppa, uljima…..” yoona segera duduk dan menghapus air mataku.

“mianhae yoong, aku telah membentakmu dgn kasar..”

“gwenchana oppa… aku tidak bisa bayangkan jika aku jadi kau. Kau hanya bisa memandang orang yang kau sayangi dari jauh, tanpa bisa menenangkannya, tanpa bisa membuatnya tertawa, tanpa bisa memilikinya.. kau sungguh hebat oppa… im yoona pabo!” yoona memukul-mukul kepalanya.

Yoona POV

“saat itu hati ku sakit yoong. Aku sangat ingin memelukmu, tapi kau tidak mengenalku… aku memang namja pengecut yang hanya bisa mengagumimu saja yoong…” air matanya menetes. Sungguh, ketampanannya bertambah saat menangis.

“oppa, uljima…..” aku segera duduk dan menghapus air matanya.

“mianhae yoong, aku telah membentakmu dgn kasar..”

“gwenchana oppa… aku tidak bisa bayangkan jika aku jadi kau. Kau hanya bisa memandang orang yang kau sayangi dari jauh, tanpa bisa menenangkannya, tanpa bisa membuatnya tertawa, tanpa bisa memilikinya.. kau sungguh hebat oppa… im yoona pabo!” aku memukul kepala ku sendiri.

“hey, ya! Apa yang kalu lakukan?”

“aku sedang merutuki diriku sendiri oppa. Aku sungguh pabo, aku tidak menyadari bahwa selama ini ada orang yang selalu memperhatikanku, selalu mencoba menghiburku walau dia sadar dia tak bisa melakukannya, selalu merasa sakit saat melihatku menangis, selalu tertawa saat aku bahagia, selalu ingin tahu apa yang aku rasa, sela…–“

“sssstttt.” Donghae oppa mendekatkan wajahnya ke wajahku, aku pun langsung memejamkan mata.

Nafasnya sudah menyapu wajahku, kuperkirakan jarak wajah kami hanya 3cm sekarang. Namun tiba-tiba………… *tik tik tik brushhhhhh* (ujan wkwk)

Hujan turun dengan deras. Donghae oppa langsung menarikku untuk mencari tempat berteduh. Dan dia merikku ke sebuah gazebo yang tak jauh dari bukit tadi.

“kau basah, yoong.”

“kau juga, oppa. Jangan khawatirkan aku..”

“di sinilah aku menciptakan lagu-lagu untukmu yoong.” Donghae oppa mencoba mengeringkan rambutnya. Demi apapun dan demi siapapun, rambutnya yang basah membuat ketampanannya semakin bertambah. Im yoona pabo, bertahun-tahun sudah kau menyia-nyiakan dia.

“nyanyikan 1 lagu untukku oppa..”

“shireo :p”

“ayolah, reffnya saja kalau gitu.. jeballll.” Aku memohon padanya.

“oke, baiklah. Ehm.. ‘you’re my everything, nothing ur love won’t bring. My life is yours alone, the only one I’ve ever known. Yours spirit pulls me through, when nothing else will do. Every night I pray on bended knee. That you will always be, my everything’ saranghae, Im yoona.”

“nado saranghae, oppa.” Ucap ku sambil tersenyum.

Lagi, dia mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku memejamkan mata. Dan..

CHU.

Dia mencium keningku lembut dan lama. Ku kira dia akan mencium bibirku /eh.

“hujannya deras yoong. Bagaimana ini? Kau bisa sakit.”

“tidur saja dulu oppa. Toh aku bersamamu, pasti kau akan melindungiku kan? Hehehe.”

“dasar kau ini. Duduklah dismpingku, bersenderlah dibahuku. Kajja, sudah larut yoong”

“ne, umma kekekekek~”

Donghae POV

Dia sudah tertidur lelap di bahuku. Sungguh hari ini hari yang menyenangkan. Aku beruntung karna kau menikah denganku yoong. Wajahnya sangat lugu saat sedang tidur. Aku bersyukur karna di cintai oleh mu yoong. Nan jeongmal saranghaeyo, Im Yoona.

*

EPILOG

Malam telah berganti dengan pagi. Aku dan yoona sudah ada di rumah. Aku sudah selesai mandi, sedang duduk di tepi ranjang. Sedangkan yoona masih memakai handuk, aish yeoja itu harus makan banyak supaya tubuhnya sedikit berisi, agar lebih sexy tentunya. EUNHYUK-AH PENYAKIT YADONGMU KAMBUH DI OTAKKU, OH TIDAK(?).

“yoona…”

“waeyo oppa?”

“tubuhmu kurus sekali, perbanyaklah makanmu…”

“supaya apa? Supaya aku terlihat sexy? Aku sudah cukup sexy oppa, lihat saja.” Dia melepas handuknya.

Terlihatlah dengan jelas lekukan tubuhnya, dia hanya memakai tank top dan hot pants.

“iya kan oppa? Hehe kau tidak tergoda?” *plak* #yoonaketularaneunhyuk #butuhpencerahan(?)

“kau bersedia sekarang, yoong?” tanyaku ragu.

“ne, ayo”

Aku menggendongnya dgn bridal style, tubuhnya ringan sekali. Kuletakkan tubuhnya di tempat tidur kami.

“nan jeongmal saranghaeyo, Yoong.” Bisikku di telinganya.

“nado, Lee Donghae oppa.” Balasnya.

Lee Hyukjae, kau harus bertanggung jawab atas penyakit yadong ku yang kambuh ini……………..

-FIN-


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * tata says:

    hehehe
    kasian pas tinggal 3cm malah ujan.
    gagal deh…

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  2. * Nadya says:

    Aaaa yoonhae kenapa final thor.. Harusnya diterusin #eehh..
    Ketularan yadong

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
    • * narsha_vanya says:

      kalo mau diterusin liat aja ke blognya yhkyss eonni, nama blognya ada di atas kok!! cmn saran,.. oh ya jgn lupa comment juga yahh.. ^^
      jgn jadi SILENT RIDER

      | Reply Posted 4 years, 8 months ago
      • * yhkyss19 says:

        wuahahahah xD readers pengertian nih *tag narsha_vanya*

        Posted 4 years, 7 months ago
  3. * rindafishy says:

    huaaa .. happy ending ..
    kereen kereeen ..

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  4. * mochichi says:

    Hae tertular virus yadong Nyuk
    kekeke🙂

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  5. * narsha_vanya says:

    Wahahahah Eonni, meskipun aku dah baca part 2nya di blog eonni, tapi aku juga bakal comment disini lagii..
    FFnya daebak… boleh gak eonni, req FF YoonHae yg OS (oneShooot) eonni jadi gak bakal lama nunggu hehe😛

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  6. * i am elf says:

    bgs chingu lanjut ah baca sekuelnya di blog chingu hehehe

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  7. * jeanitnut says:

    yaampun donghae bener-bener yadong haha-_-
    btw, ini ff-nya sukses bikin ngakak tengah malem /digampar
    ditunggu ff selanjutnya~

    | Reply Posted 4 years, 8 months ago
  8. * mimipyros says:

    Sukaa deh sukaaa😀
    jangan bosen2 bikin ff YH yaaaa😀

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  9. * tiya says:

    happy ending….
    seneng yoonhae tetep bersatu..

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  10. * yenny_yoonhaelovers says:

    wkwkwkk…
    pasti sllu eunhyuk oppa deh yg d salahin klo ada yg ngelakuin itu😀 *poor hyukjae*

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  11. * myyh says:

    yah, yah kenapa jadi ketularan eunhyuk gini ?
    Tapi kenapa ngga di lanjut juga.haha *malah ikutan yadong*😀
    Keren🙂

    | Reply Posted 4 years, 7 months ago
  12. * regina9402 says:

    endingnya lucu…

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  13. * YeEunHae says:

    unnie da sequelnya gg ??

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago
  14. * tzytzy says:

    baguss

    | Reply Posted 3 years, 5 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: