YoonHae Fanfics Library



[Chapter] SoulMate (Part 7)

Author : DiahSoneelf

Genre : Part/chapter
Cast : Lee Donghae, Im Yoona
Choi Siwon, Tiffany Hwang
Cho Kyuhyun, Seo Ju Hyun
Other Cast : Sunye, Lee Hyukjae, Ok Taecyeon
Rating : PG – 15
Title : SoulMate Part 7
Annyeonghaseyo readers, mianhae Readers aku post part ini agak lama, soalnya kemaren sibuk sama SS4 INA sama banyak tugas disekolah mau UAS, author juga lagi kesemsem banget sama Donghae Oppa.. Yoona beruntung banget dapetin Hae Oppa, aslinya guantenggg bangettttt (loh kok jadi curhat) jadinya sempet lupain FF satu ini nih.. jongmal mianhae, daripada nunggu lagi.. langsung aja deh!!!
 
SoulMate
Part 7
“ gwenchana, tenang saja” ucapnya. Suara ini??? Aku masih menatapnya dan tiba-tiba ada cahaya dari film itu yang menerangkan penglihatanku.
“ Fishy” ucapku.
“ nte?” tanya laki-laki itu menatapku.
“ Yoona” ucap Donghae. Aku langsung otomatis menjauh darinya.
“ Donghae Oppa” ucapku.
“ gwenchana? Sepertinya kau terlihat ketakutan sekali” ucap Donghae Oppa.
“ ah gwenchana Oppa, aku memang sedikit takut horror, mianhae aku memelukmu tadi, jongmal mianhae” ucapku merasa bersalah.
“ tidak perlu begitu Yoona, santai saja” ucap Donghae Oppa.
Aku dan Donghae Oppa yang ternyata menonton sendiri tanpa ditemani oleh sang tunangannya itu, menonton tanpa berbicara satu sama lain. Aku ingin sekali menatap wajahnya sekali lagi, aku sangat merindukan Fishy….
Selama kurang lebih 2 jam, kami tanpa bicara satu katapun. Tiffany Unnie dan Siwon Oppa bangkit dari duduknya untuk keluar dari area teater ini. Aku pun mengikuti mereka.
“ Yoona” panggil suara yang sangat kukenal, aku menolehkan wajahku dan tersenyum kearahnya.
“ bisa temani jalan-jalan?” tanya Donghae. Apa?!!! Menemaninya jalan-jalan, aku sangat merindukan itu.
“ ehm, sebentar” ucapku kepada Donghae. Aku pun memanggil Tiffany Unnie.
“ Unnie, Unnie dan Oppa pergilah berdua, aku akan pergi dengan Donghae Oppa” ucapku menunjuk Donghae dibelakangku. Siwon Oppa tampak terkejut melihat sosok Fishy yang sekarang sudah sempurna. Siwon Oppa menghampiri Donghae Oppa.
“ Annyeong” sapa Siwon Oppa.
“ Annyeong, Donghae Imnida” ucap Donghae Oppa memperkenalkan dirinya.
“ Siwon Imnida, Tiffany sudah menceritakan soal dirimu, aku calon suaminya Tiffany, Unnienya Yoona” ucap Siwon Oppa tersenyum.
“ Tiffany waktu itu kerumah sakit dan menyebutkan soal pernikahan, jadinya kamu yang akan mendampingi Tiffany, kalian pasangan yang sangat serasi” ucap Donghae. Penekanan kata-katanya, seperti Donghae telah mengenal lama Siwon Oppa.. jangan-jangan…..
“ Yoona, pergilah, hati-hati ya” ucap Siwon Oppa memegang pundakku dan aku hanya mengangguk setuju. Tiffany Unnie dan Siwon Oppa sudah keluar dari area teater ini. Sekarang tinggal aku dan Donghae Oppa.
“ Oppa, kita mau kemana?” tanyaku menghampiri Donghae.
“ ikutlah denganku” ucap Donghae menarik tangan kananku dan digenggamnya. Deg Deg Deg Deg,,, Ya Tuhan, kenapa dia mengenggam tanganku, semoga dia tidak mendengar detak jantungku yang rasanya ingin meledak ini.
Aku dituntunnya ke basement dan dibukanya pintu mobil, menyuruhku untuk masuk, aku hanya bisa menurutinya.
Donghae Oppa menyetir mobilnya keluar dari lokasi ini.
*****
Aku dan Donghae Oppa dalam perjalanan yang tidak tahu kemana, kami saling diam tanpa ada yang memulai bicara sama sekali. Karena aku ada keraguan dan bingung kemana kita sebenarnya, aku memberanikan diri berbicara.
“ Oppa sebenarnya kita akan kemana?” tanyaku akhirnya.
“ ehm, suatu tempat yang sangat indah sekali, aku butuh teman bicara, aku selalu ketempat ini sendirian, tanpa teman bicara. Aku ingin kau menjadi teman bicaraku yang pertama” ucap Donghae Oppa. Teman bicara??? Kenapa tidak sahabatnya Eunhyuk Oppa atau kekasihnya Sunye Unnie.
“ ehm kenapa tidak Sunye Unnie atau Eunhyuk Oppa saja?” tanyaku.
“ aku tidak bisa bersama mereka, Eunhyuk pasti bete mendengar curhatanku, Sunye selalu sibuk dengan urusannya. Dan kau orang yang kukenal, jadinya mau kan kau jadi teman bicaraku?” tanya Donghae Oppa menoleh kearahku. Tatapan matanya yang tulus dan dalam, membuatku terpana melihatnya dan secara tak sengaja aku menganggukkan kepalaku setuju. Ada apa ini???
Donghae memberhentikan mobilnya disebuah taman bunga yang sangat indah, aku baru tahu di Seoul ada taman seindah ini. Donghae keluar dari mobilnya dan berjalan kearah bangku taman, aku pun mengikutinya.
“ maksudmu disini tempat untukmu menyendiri Oppa?” tanyaku duduk disampingnya.
“ ehm, disini sangat indah dan sepi cocok sekali untuk tempat menyendiri” ucap Donghae menatapku.
“ benar ind ah sekali” ucapku kagum dengan bunga-bunga disekelilingiku.
“ kau menyukai bunga Yoona-ssi?” tanyanya. Aku kaget dan menoleh.
“ ehm sangat suka, apalagi bunga mawar putih, sangat ind ah sekali” ucapku tersenyum.
“ mawar putih? Sunye sama sekali tidak menyukai bunga, sedangkan aku menyukai bunga, dulu aku bingung sekali mau memberikan apa untuk Sunye, biasanya wanita kan suka bunga” ucap Donghae. Mendengarnya menyebutkan nama Sunye, dadaku terasa sesak sekali.
“ memangnya Sunye Unnie menyukai apa Oppa?” tanyaku.
“ dia menyukai kalung, aku menembaknya dulu memberikan dia sebuah kalung berbentuk D. dan dia sangat menyukainya” ucap Donghae. Oh jadi Sunye sukanya kalung.
“ Oppa, bukannya kau memintaku untuk menjadi teman bicaramu?” tanyaku bingung yang sejak tadi hanya mengobrol itu-itu aja.
“ oh iya, aku lupa, Yoona-ssi, kau mengenal Om maku sejak kapan?” tanya Donghae.
“ ehm waktu itu aku bertemu dengan Sunye Unnie dan menemaninya untuk menjenguk Oppa, pada saat itu ada Ommanya Oppa, Om monim sangat baik sekali, dia ramah terhadapku. Mungkin sejak saat itu Oppa” ucapku.
“ Om ma menyapamu dengan ramah?” tanya Donghae.
“ ehm sangat ramah, dia juga selalu membawakan makanan kerumah sakit dan memintaku untuk memakannya, Om monim benar-benar baik sekali. Seperti Ommaku sendiri” ucapku.
“ jongmal? Om ma belum pernah memperlakukan yeoja yang dekat denganku seperti itu, Sunye pun yang sudah akan menjadi istriku saja, tidak pernah diperlakukan seperti itu. Sepertinya kau yeoja pertama Yoona-ssi” ucap Donghae. Aku membulatkan mataku dan kaget menden gar Donghae bicara itu. Masa sih Om monim tidak pernah begitu dengan yeoja lain.
“ Yoona-ssi, aku boleh meminta bantuanmu?” tanya Donghae.
“ ehm tentu saja Oppa, apa yang perlu kubantu?” tanyaku tersenyum.
“ sudah hampir 3 tahun aku berpacaran dengan Sunye dan kami sudah bertunangan dan akan menikah nantinya, tapi sikap Om ma ke Sunye tidak berubah dan selalu dingin, sepertinya hanya kau satu-satu yeoja yang akan dipercaya oleh Omma” ucap Donghae. Aku punya firasat yang tidak enak sekarang.
“ aku memintamu untuk bicara dengan Omma soal sikapnya ke Sunye, kumohon Omma bersikap baik ke Sunye, aku tidak ingin Sunye dan Om ma ada hubungan yang tidak enak nantinya. Aku mohon Yoona-ssi, tolong bicara dengan Om ma” ucap Donghae memohon, aku melihat tatapannya yang serius dan tulus. Dia sangat mencintai Sunye Unnie….
*****
Donghae mengantarkanku kembali kerumah. Sekarang kami sudah sampai didepan rumahku. Hari juga sudah mulai gela p.
“ Oppa gomawo sudah mengantarkanku pulang” ucapku tersenyum.
“ gomawo juga Yoona-ssi, sudah mau membantuku dan menjadi teman bicaraku, kapan-kapan lagi, kau mau tetap menjadi teman bicaraku?” tanya Donghae.
“ tentu saja Oppa, aku senang menjadi teman bicaramu Oppa. Aku pulang dulu, sekali lagi gomawo” ucapku membuka pintu mobilnya dan turun dari mobilnya.
Donghae membuka kaca jendelanya dan melambaikan tangannya sambil tersenyum. Aku juga melakukan hal yang sama, mobilnya pun pergi dan sudah tak terlihat lagi.
Aku masuk kedalam kamarku, kenapa setiap aku masuk kedalam kama rku aku merindukan sosok Fishy. Aniya Yoona sekarang dia sudah bukan Fishy lagi namun Lee Donghae. Bagaimana caraku berbicara dengan Ommonim, aku takutnya Om monim marah kepadaku.
*****
Sudah 3 hari berlalu saat Donghae Oppa memintaku untuk bicara dengan Om monim, namun aku masih bingung harus bicara apa..
“ Yoona” panggil Seohyun melambaikan tangannya didepanku. Ah untungnya ada dia. Aku minta bantuannya saja.
“ Seo, tumben datang pagi, kau bersama Kyuhyun Oppa?” tanyaku.
“ ani, dia tidak kuliah hari ini Yoona, katanya sih males, kenapa mukamu pucat begitu, kau sakit?” tanya Seohyun memegang keningku.
“ tidak panas, kau kenapa Yoona?” tanya Seohyun.
Aku pun mulai menceritakan masalahku kepada Seohyun.
“ Yoon, kau pasti bisa melewatinya, Donghae Omma pasti tidak akan marah denganmu, dia sepertinya menyukaimu. Aku menden gar cerita darimu soal Om manya Donghae, dia itu menyukaimu Yoona. Pasti dia akan mengerti” ucap Seohyun. Apa yang dibilang Seohyun mungkin ada benarnya juga. Om monim sepertinya tidak akan marah padaku.
“ uhh aku lega Seo, gomawo ya atas nasehatnya” ucapku tersenyum.
Setelah menden gar nasehat dari Seohyun, aku yakin pasti Om monim akan mengerti nanti.
******
“ Yoona” panggil Donghae Oppa menghampiriku.
“ Oppa” ucapku tersenyum.
“ kau bisa bicara sekarang dengan Om ma? Hari ini, aku dan Omma akan pergi belanja, Omma memintaku untuk menemaninya, kau kan wanita jadi mungkin akan mengerti soal belanja, bagaimana?” tanya Donghae Oppa.
“ ehm oke, aku bisa bicara hari ini Oppa, tapi Sunye Unnie, apa dia tidak apa-apa?” tanyaku.
“ tidak apa-apa tenang saja, dia sudah tahu kok” ucap Donghae Oppa.
“ syukurlah” ucapku tersenyum.
“ kajja” ucap Donghae Oppa menarik lengan kiriku.
Kami tiba disebuah Mall di kota Apgujong. Donghae Oppa memarkirkan mobilnya di basement. Aku turun dari mobil dan memakai tas selempang kecilku.
“ Kajja, Omma sudah menunggu didalam” ucap Donghae Oppa , ak u hanya mengangguk dan mengikutinya.
Kami masuk kedalam Mall yang lumayan besar ini, dimana-mana ada berbagai merek ternama.
“ Omma” panggil Donghae Oppa yang berhasil membuatku kaget, kenapa ketika bertemu dengan Om monim, aku jadi deg-degkan begini.
“ Hae, kau sama siapa?” tanya Om monim.
“ bersama dengannya” ucap Donghae Oppa menarik lengan kan anku agar aku bisa berdiri sejajar dengannya.
“ Oh Yoona, Ommonim merindukanmu” ucap Om monim memelukku. Aku menoleh ke Donghae Oppa, dimatanya ada tatapan kaget. Om monim melepaskan pelukannya.
“ Annyeonghaseyo Ommonim, saya merindukan Om monim juga, sudah lama tidak bertemu” ucapku tersenyum.
“ ada apa ikut dengan Donghae, Yoona?” tanya Om monim. Ottokhe, aku tidak tahu harus menjawab apa??
“ ehm itu Om monim…..
“ Yoona ingin bertemu dengan Omma, tadi kami bertemu di kampus, dan aku mengajaknya ikut, begitu Om ma” ucap Donghae Oppa memotong ucapanku. Aku membuang nafas lega.
“ oh begitu, kalau begitu, ayo bersama dengan Ommonim saja” ucap Om monim mengenggam tanganku dan aku pun tersenyum. Apa yang harus aku lakukan???
******
Kami bertiga sedang makan disebuah restoran yang kubilang cukup mahal. Aku duduk disebelah Om monim dan Donghae Oppa didepan kami.
“ Ayo Yoona, dimakan, yang banyak ya” ucap Om monim.
“ nte Om monim” ucapku tersenyum dan memulai makan. Kulirik Donghae Oppa yang ternyata sudah makan dan dari tadi tidak ada suaranya sama sekali, aku seperti hanya berjalan dengan Om monim.
“ dimana Sunye, Hae?” tanya Om monim tiba-tiba. Kulihat Donghae Oppa tampa k kaget menden gar Om monim bertanya seperti itu.
“ dia banyak tugas di kampus Om ma, tadi awalnya dia ingin ikut namun dosennya memanggilnya lagi” ucap Donghae Oppa.Aku tak yakin itu semua…
“ oh begitu, baguslah kalau begitu, dia harus terus kuliah agar tambah pintar” ucap Ommonim kembali makan, kulihat dari raut wajah Om monim seperti ada rasa tak suka.
Donghae Oppa menendang kakiku dan aku menatapnya.
“ wae” tanyaku tanpa mengeluarkan suara.
“ aku pergi ke toilet, kau bicara ya” ucap Donghae Oppa juga tidak mengeluarkan suara. Aku mengangguk mengerti.
“ aku ke toilet dulu” ucap Donghae Oppa bangkit dari duduknya dan berjalan kearah toilet. Aku menghela napasku, aku harus memanfaatkan waktu ini…
“ Om monim” ucapku. Om monim menoleh kearahku.
“ ada apa Yoona? Makanannya tidak enak, mau Ommonim pesankan lagi?” ucap Om monim.
“ aniya Om monim, ada satu hal yang ingin kutanyakan” ucapku yakin.
“ apa itu? Tanyakan saja Yoona” ucap Om monim tersenyum.
“ soal Ommonim bicara denganku di rumah sakit dulu soal ketidaksukaannya Om monim dengan Sunye Unnie, apa sekarang masih sama?” tanyaku ragu-ragu.
Raut wajah Ommonim berubah setelah menden gar nama Sunye.
“ Yoona, kenapa kau menanyakan hal itu?” tanya Om monim. Deg bagaimana ini??
“ aku temannya Sunye Unnie Ommonim, jika Om monim bisa cerita padaku, mungkin aku bisa menasehatinya” ucapku.
“ Ommonim sudah bilang waktu itu, tidak suka dengan Sunye karena sikapnya yang terlalu melebihkan harta dibandingkan perhatiannya ke Donghae, Om monim hanya ingin Donghae mendapatkan pasangan yang cocok nantinya, Sunye tidak ingin belajar makanan kesukaan Donghae, tidak pernah melakukan pekerjaan rumah, bagaimana dia jadi istri nantinya, bisa-bisa nanti dia hanya diam saja dirumah tanpa mengerjakan apa-apa, Ommonim tidak suka orang yang bermalasan seperti itu” ucap Ommonim.
“ bukannya Sunye Unnie membuka butik? Berarti dia pekerja keras Om monim, terlihat juga kalau dia seorang pekerja keras” ucapku.
“ pekerja keras? Apa kau pernah ke butiknya? Dia hanya menyuruh karyawannya, dia duduk saja tanpa melihat pelanggannya yang sedang mencoba pakaiannya, bagaimana mau ada pelanggan kalau begitu caranya” ucap Om monim.
“ aku belum pernah kesana Ommonim, namun aku memohon Om monim lebih baik berbicara langsung dengan Sunye Unnie soal ini, aku tidak mau nanti jadinya terlambat” ucapku.
“ Ommonim sudah pernah berbicara dengannya namun apa, dia sama sekali tidak berubah” ucap Om monim.
“ mungkin jika Om monim bersikap baik dengannya, Sunye Unnie akan berubah, aku yakin seseorang itu bisa berubah jika ada sesuatu yang membuatnya merubah dirinya” ucapku tersenyum.
“ Gomawo Yoona, nanti Ommonim akan berbicara dengannya, ayo kita makan lagi” ucap Om monim kembali melahap makanannya.
Akhirnya…..
 
Kami selesai makan dan sekarang menemani Om monim untuk membeli baju.
“ Yoona, cobalah pakaian ini” ucap Om monim memberiku sebuah mini dress berwarna putih dan biru.
“ tidak perlu Ommonim, tidak usa h repot-repot” ucapku menolak dengan halus.
“ apanya yang repot-repot sih, Ommonim memberikan ini sebagai tanda terima kasih” ucap Om monim. Terima kasih???
“ baiklah Om monim” ucapku menerima mini dress itu dan masuk kedalam ruang ganti baju.
Yoona PO V END
Donghae PO V
“ Yoona, cobalah pakaian ini” ucap Om ma memberikan Yoona sebuah mini dress.
“ tidak perlu Ommonim, tidak usa h repot-repot” ucap Yoona
“ apanya yang repot-repot sih, Ommonim memberikan ini sebagai tanda terima kasih” ucap Om ma.
Terima kasih? Apa yang telah dilakukan Yoona kepada Om ma?? Apa dia berhasil membuat Om ma bersikap baik kepada Sunye.
“ baiklah Om monim” ucap Yoona mengambil mini dress itu dan masuk kedalam sebuah ruang ganti.
“ Donghae kemarilah” panggil Omma, aku pun mendekati Om ma.
“ ehm ada apa?” tanyaku.
“ diamlah disini, temani Om ma melihat Yoona memakai mini dress.
“ mwo? Omma saja, kenapa mesti denganku?” tanyaku melihat Om ma.
“ lihatlah” ucap Om ma tanpa melihatku dan melihat kearah depan. Aku pun menoleh kearah yang Om ma lihat.
Deg Deg Deg Deg.. ini Yoona????? Dia berbeda sekali.
“ Om monim, bagaimana?” tanya Yoona memegang ujung mini dressnya. Mini dress yang dipakainya sangat simple dan berwarna biru. Entah kulitnya yang putih atau dressnya yang bagus. Kenapa dia sangat cantik mengenakan itu.
“ cantik sekali, kau sangat cantik Yoona” ucap Om ma menghampiri Yoona dan memegang mini dressnya.
“ bagaimana Hae?” tanya Om ma dan membuyarkan lamunanku.
“ hah? Eh? Ada apa?” tanyaku
“ kau kenapa? Takjub dengan penampilan Yoona?” tanya Om ma tersenyum menggoda.
“ aniya” ucapku singkat.
“ bagaimana Hae?” tanya Om ma.
“ bagus kok” ucapku datar dan langsung pergi. Aku tidak ingin berlama-lama disana.
Deg Deg Deg Deg Deg… jatungku kenapa????
 
******
Kami selesai menemani Om ma berbelanja, Yoona dibelikan mini dress tadi dan sekarang dia sudah berganti pakaiannya.
“ Om monim hati-hati dijalan” ucap Yoona.
“ Iya” ucap Om ma tersenyum. Aku membuka pintu untuk Om ma.
“ apa yang kau lakukan?” tanya Om ma.
“ heh? Mengantar Omma pulanglah, emangnya mau ngapain lagi” ucapku bingung.
“ Omma bersama dengan Pak Lee , kau antar Yoona pulang” ucap Om ma.
“ mwo? Kenapa Omma tidak bilang ada Pak Lee, kalau Om ma bilang aku tadi seharusnya pulang duluan saja” ucapku.
“ Omma tau kau akan begitu, Omma tidak ingin kau meninggalkan Yoona sendirian, yang membawa Yoona kau, jadi kau yang harus mengantarnya pulang juga” ucap Om ma.
“ Yoona pulang dengan Donghae ya, Omma pulang dulu, Pak Lee sudah disana” ucap Omma menunjuk kearah mobil hitam, benar juga itu mobil Om ma.
“ nte Om monim, terima kasih hari ini dan bajunya, aku sangat berterima kasih” ucap Yoona tersenyum.
“ Donghae antar dia pulang” ucap Om ma. Om ma tersenyum dan berjalan kearah mobil. Yoona memberikan salam hormat. Dia sopan sekali.
Mobil Omma sudah tidak terlihat sekarang hanya aku dan Yoona dibasement ini.
“ ayo kita pulang” ucapku membuka pintu dan masuk kedalam mobil. Yoona pun mengikuti dan duduk disebelahku. Dia langsung memakai Seatbelsnya.
Aku pun melajukan mobilku….
Sepanjang perjalanan kami hanya diam, tidak ada yang membuka mulut sama sekali.
“ hemm, Yoona bagaimana berhasil kah?” tanyaku melepas keheningan.
“ aku tadi sudah mencoba dan jawaban Ommonim hanya, Ommonim akan bicara dengan Sunye. Hanya itu saja” ucap Ommonim.
“ Ommonim bilang apa saja denganmu?” tanyaku penasaran.
“ Ommonim bilang tidak suka dengan Sunye karena sikapnya yang terlalu melebihkan harta dibandingkan perhatiannya ke Donghae, Ommonim hanya ingin Donghae mendapatkan pasangan yang cocok nantinya, Sunye tidak ingin belajar makanan kesukaan Donghae, tidak pernah melakukan pekerjaan rumah, bagaimana dia jadi istri nantinya, bisa-bisa nanti dia hanya diam saja dirumah tanpa mengerjakan apa-apa, Ommonim tidak suka orang yang bermalasan seperti itu, Ommonim bilang seperti itu Oppa, mianhae” ucap Yoona merasa bersalah telah menceritakannya denganku.
“ lalu kau bilang apa?” tanyaku tambah penasaran walaupun ada rasa sakit.
“ aku bilang, Sunye Unnie pekerja keras, karena Sunye Unnie punya butik sendiri“ Yoona.
“ Omma bilang apa?” tanyaku lagi.
“Ommonim bilang pekerja keras? Apa kau pernah ke butiknya? Dia hanya menyuruh karyawannya, dia duduk saja tanpa melihat pelanggannya yang sedang mencoba pakaiannya, bagaimana mau ada pelanggan kalau begitu caranya, Ommonim bilang begitu” ucap Yoona.
Benar yang dibilang Yoona, lebih tepatnya Omma…. Aku harus bagaimana??
“ lalu kau jawab apa?” tanyaku.
“ aku bilang belum pernah kesana, terus aku mohon Ommonim lebih baik berbicara langsung dengan Sunye Unnie soal ini, aku tidak mau nanti jadinya terlambat” ucap Yoona. Yoona bijak sekali…
“ Omma mau bicara dengan Sunye?” tanyaku.
“ Ommonim bilang sudah pernah, namun Sunye Unnie tidak berubah juga, aku bilang seseorang pasti berubah jika ada sesuatu yang membuatnya mau berubah dan aku minta Ommonim bicara dengan Sunye Unnie lagi” ucap Yoona.
“ wah, bagus sekali Yoona. Kau pintar, Gomawo” ucapku mengajak rambutnya dan tersenyum. Deg apa ini? Apa yang aku lakukan? Kenapa tanganku begini????
Aku jadi salah tingkah dan memfokuskan menyetir lagi..
Kami sampai di depan rumahnya Yoona. Hari sudah gelap ternyata.
“ Gomawo Oppa sudah mengantarkanku pulang” ucap Yoona.
“ cheonmaneyo Yoona, Gomawo juga sudah membantuku” ucapku tersenyum. Yoona melepaskan seatbelsnya dan turun dari mobil. Aku membuka jendela kaca mobil.
“ selamat malam Yoona, Gomawo” ucapku tersenyum. Aku melihat rumah dibelakang Yoona, rumah ini seperti tidak asing dimataku.
“ selamat malam Oppa. Cheonmaneyo” ucap Yoona tersenyum. Aku kembali melihatnya dan membalas senyumannya, aku pun kembali melajukan mobilku.
Aku menyetir mobilku dan sambil memikirkan rumah dibelakang Yoona tadi.
“ sudah dua kali, aku mengantarnya kerumah, aku melihat rumahnya sangat tidak asing sekali, apa aku pernah lewat depan rumahnya??” ucapku bingung.
Aku menggelengkan kepalaku dan berusaha melupakan itu semuanya….
Donghae POV END
Yoona POV
Aku masuk kedalam kamarku dan menyalakan lampunya. Aku letakkan tas belanja yang isinya mini dress pemberian Ommonim dimeja belajarku.
Tadi Donghae Oppa memegang kepalaku dan tersenyum.
“ kenapa dia melakukan itu? Aku jadi tidak enak begini” ucapku mengelus dadaku.
Aku mengambil sebuah photo album yang isinya aku dan Fishy.
“ aku merindukanmu Fishy, tadi aku membantumu untuk membuat Ommamu menyukai tunanganmu padahal hatiku sesak sekali. Tadi aku memakai mini dress pemberian Ommamu tapi kenapa kau hanya bilang bagus???” ucapku kesal.
“ Yoona ada apa denganmu?? Kau tidak boleh begini, Fishy sudah mempunyai hidupnya sendiri, sebelum dia kecelakaan kau bukan siapa-siapanya, teman bukan, sahabat juga bukan. Sudah lupakan saja Im Yoona” ucapku berbicara sendiri.
“ Yoona kau tidak apa-apa?” tanya Tiffany Unnie tiba-tiba membuka pintu kamarku.
“ UNNIE” teriakku kaget.
“ wae? Kenapa kau bicara sendiri?” tanya Fany Unnie.
“ aniya Unnie, kenapa kau tidak ketok dulu” ucapku meletakkan photo albumku dimeja.
“ itu apa?” tanya Fany Unnie mendekatiku dan menunjuk ketas belanja.
“ aku tadi abis belanja” ucapku berbohong.
“ jongmal?” tanya Fany Unnie langsung membuka tas itu dan mengambil mini dress ku.
“ YA!!!!” teriakku.
“ wae? Kau juga biasanya mau barang belanjaanmu dipegang oleh Unnie” ucap Fany Unnie.
“ itu bukan aku yang beli, itu hadiah Unnie” ucapku akhirnya jujur.
“ hadiah?? Dari siapa?” tanya Fany Unnie mendekatkan wajahnya ke wajahku sepertinya dia sangat penasaran.
“ Ommanya Fishy” ucapku.
“ MWO!!!!!!” teriak Fany Unnie. Aku langsung menutup mulutnya.
“ Unnie jangan teriak-teriak” ucapku dan melepaskan tanganku.
“ Omma dan Appa tidak ada dirumah” ucap Fany Unnie. Pasti Omma dirumah Halmoni dan Appa sibuk dengan kerjaannya.
“ bagaimana bisa?” tanya Fany Unnie.
Aku pun menceritakan semuanya dari awal sama Tiffany Unnie.
“ Babo, kau bodoh sekali Im Yoona” ucap Fany Unnie memukul kepalaku.
“ waeyo? Aku kan menolong orang” ucapku membela diriku sendiri.
“ itu jadinya nanti Omma Fishy jadi suka sama Sunye dan tidak begitu suka denganmu lagi, nanti kau tidak jadi dengan Fishy bagaimana? Unnie yakin kau masih suka kan sama Fishy?” tanya Fany Unnie.
“ Fishy sudah punya kehidupannya sendiri Unnie, aku ingin melupakannya” ucapku pasrah.
“ ah sudahlah Unnie capek denganmu. Unnie mau tidur dulu” ucap Fany Unnie meletakkan mini dressku di tempat tidur dan keluar dari kamarku.
Yoona POV END
Donghae POV
Aku membuka pintu kamarku dan membuka jaket yang kukenakan, kulemparkan jaket itu ditempat tidur.
“ kenapa rumah itu tidak asing ya” ucapku heran. Aku membuka Hpku dan memencet nomor telfon.
“ Hyukkie” ucapku.
“ ah wae? Kenapa kau membangunkanku”  ucap seseorang disana yang kudengar memang dengan suara bangun tidur.
“ apa kita pernah jalan-jalan disekitar perumahan di Myeongdeong?” tanyaku.
“ kenapa kau menanyakan hal itu? Tidak pernah, sudahlah aku mau tidur”  ucap Eunhyuk langsung menutup telfonnya.
“ aishh, dia tidak bisa diajak berbicara” ucapku
Aku duduk dibangku dan membuka laptopku. Aku mengingat Yoona yang sangat cantik mengenakan mini dress tadi.
“ YA!! LEE DONGHAE” teriakku mencoba melupakan ingatan tadi.
“ hilangkan itu, hilangkan” ucapku kesal.
“ kenapa aku jadi seperti orang gila begini sih” ucapku kesal.
“ sebaiknya aku main games saja menghilangkan pikiranku tentang Yoona” ucapku, mulai bermain Games di laptopku.
To… Be… Continue…
Part 7 akhirnya selesai juga, Mianhae sudah nunggu lama banget.. benar-benar maaf -__- part ini juga lebih dikit.. lagi gak ada inspirasinya, tapi Author bakalan buat part 8 lebih panjang dari ini…
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya para Pyros tercinta.. Gomawo ^^

Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * princelee86 says:

    Wah author abis liat SS4INA plus nonton Donghae oppa dari deket ya? Aaaaahhh envyyyy!!!😦 haha
    Donghae oppa nggak boleh sama Sunye pokoknya, haha. Go Yoona Go Yoona Go!!! hahaha ^^
    Part 8 jangan lama lama ya author ^^

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  2. * juhria zainuddin says:

    lanjut…
    tapi jangan lama ya!

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  3. * I'mBieberSwift13 says:

    Part 8 cepetan dipost ya thor😀 aku makin penasaran! Haeppa ngemesin banget😀

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  4. * HanifaYoonHae says:

    Bikin penasaran thor..!!
    knp Haeppa belum inget juga sih? -_____________-
    part 8 nya jangan lama2 ya..
    part 8 nya dtunggu secepatnya😀

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  5. * rere says:

    tamatnya lama bgt y chingu??

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  6. * tata says:

    berharap haeppa bisa jatuh cinta lagi ama yoongie…

    part 8-nya dipercepat ya unnie…hehehe.maksa.

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  7. * pingkan says:

    Thor di part 8 nanti haruz lebih panjang n menyentuh ya? . Di part ini aku suka juga bagus kok, tp kurang panjang. N jgn lupa part 8’a jgn klama’an ya?

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  8. * mochichi says:

    Senangnya bs ntn ss4ina
    aku juga pengen tp krn jauh ya udah deh, ga dikasi ama ortu.

    makin penasaran ceritanya.
    sebenernya d part ini kasian sih kalo ngebayangin keadaan kayak Yoona, tapi untungnya omma Hae suka ama Yoona.
    ayo fishy, ingatlah segera supaya Yoona cepet bahagia.

    next part mesti nebus dosa chingu, alias jgn lama2, hehehe
    ditunggu yah lanjutannya, fighting!!!

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  9. * deerfishy says:

    Kkk~ Ayookk Donghaeee inget Yoonaaa ~>< Gak sabarannnnn kkk.

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  10. * mimi says:

    Penasaran pangkat 3 sama kelanjutannya! ><
    part 8nya cepet ya author /nyengir/

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  11. * lya_yoonhae says:

    Akhirnya ada jga part 7..

    Ayo part 8 nya jangan lama”ya…

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  12. * Lyka_BYVFEGS says:

    udahlah omma,jdohkan sja ankmu dg yeoja yg kau suka, yaitu yoona.
    tdak prlu hrus memberi ksmpatan untk sunye.
    hehehe…
    next partnya aku tnggu chingu.

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  13. * dianaa says:

    menunggu kelanjutannya..🙂

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  14. * viraELForever says:

    .ahh akhir’nya part 7 datang jjha.,,, lma bnget thour…
    .mkin mnarik aj… moga”donghae oppa inget ma yoona eonni…. aisshh knp yoona eonni bgitu baik sich.,, yeoja yg sempurna….

    .part slnjut’nya di tnggu ea thour…. part 8 jngan lma”…..

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  15. * Pyro_thyna says:

    akhirnya ada lanjutannya juga,,,,, udah lama nunggu nih…

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  16. * Nadya says:

    Ayo thor bikin haepa inget ma yoon eonni,
    Next part *fighting*

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  17. * eruka says:

    author buat part 8nya jangan lama2 ya

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  18. * tiya says:

    akhirnya part 7 di publish juga….

    ditunggu part 8 nya…

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  19. * inasaragi says:

    makin seru aja eonni =D
    Akhirnya haeppa mulai mengingat soal dia yg jadi fishy🙂
    Baguss!! Benih” cinta di hapi haeppa buat yoong eonni mulai tumbuh ><
    Lanjut yg cepet yaaa ^^
    Ditunggu~
    Keep writing, fighting!!

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  20. Kyaaa aku penggemar FF chapter ini._.
    Daebak!!!
    Jangan lama-lama thor lanjutannya, aku penasaran sama akhirnya gimana^^
    Semoga Yoong eonnie sm Haeppa bersatu;;

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  21. * Nuuuu~ says:

    kyaaaaa makin seruuu nih >O^<
    benih2 cinta mulai tumbuh kyaaaa sneng

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  22. * Faradina Pramesti says:

    huwaahh
    makin seru ceritanya thor ..
    Cepetan lanjut yg part 8 yaa
    fighting author !

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  23. * devy says:

    donghae oppa cepet” inget yoong unnie..
    kasihan yoong unnie..
    lanjut thor jangan lama”..
    .

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  24. * narsha_vanya says:

    seruuu.. eonni.. pingin cepet2 baca kelanjutannya..
    jgn lama2 yahh eonni, terus part 8 panjangin yahh eonni..
    kalo ini sih pendek..
    ditunggu next part =)

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  25. * Indahnyaaja says:

    Aq bka 3x ff ini akhr.a yg k empat bsa smpe slesai,,,,,,,tadi k ganggu ma krjaan….

    Lnjut,,,eon jgn lma2 ya!!!!
    N janji lbih pnjng ya:)

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  26. * rianhae says:

    aku seSUJU thor.. Hae oppa guantenggggg buangeetttt aslinya!!!!

    ehm..ehm. Hae oppa cepetan balik dong ingatannya, kasian YoonA, so ayo cepetan lanjutannya… ^^

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  27. * Khotizah says:

    D tunggu part 8.ny ea??

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  28. * ijhul says:

    moga ajah abang hae cepet inget ama yoong,
    dan sepertinya gak bakalan lama lagi kan thor,,,,,???
    next part nya jangan lama yah,,yah,,,yah,,,,,

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  29. * icha says:

    waa bagus thor, cepet dilanjut yaaa ^^

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  30. * Ayhu_ElfSone says:

    “Suamiq,.. Ayo cpt ingat yoona onnie!”,.. Haha,.. Chingu, part 8 jngn lama2 yah!

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  31. * Shin hae hyun says:

    Harus sama yoona..hhihhii part 8 nya jangan lama-lama ya eonni🙂

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  32. * orang says:

    author, hari apa nontonnya? seatnya dimana? aku juga nonton day 2 di super fest e, gilaaa.. abang ikan ternyata lebih ganteng dari pada fotonyaa… Aaaa..!

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  33. * regina9402 says:

    next thor…

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  34. * Rara musketeer&pyrothenics says:

    Lanjut..

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  35. * choyoora1 says:

    ditunggu kelanjutannya,,
    bikin penasaran🙂

    | Reply Posted 4 years, 6 months ago
  36. * desi handayani says:

    bgus” biikin penasran
    daebakk

    | Reply Posted 4 years, 4 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: